Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Part 69


__ADS_3

Saat Ayu ingin mengatakan sesuatu Rido sudah pergi, Ayu memandang kepergian abangnya sampai Rido tidak terlihat lagi.


''Kamu orang baik bang, kalau saja kamu tidak bertunangan aku akan memikirkan tawaranmu aku yakin kamu bisa menjadi ayah yang baik untuk Leo, aku tidak mau melihat orang-orang yang ku sayangi kecewa kalau aku menerima mu apa lagi ibu mu yang tidak suka melihat ku lagi karena kebodohan ku sendiri, aku tidak menyalahkan bule Rini tidak suka sama aku karena aku pantas menerimanya akulah penyebab kakek meninggal,'' Ayu berbicara sendiri dalam hati.


Sedang asik melamun terdengar suara hp Ayu berbunyi bertanda ada yang menghubungi, Ayu segera melihat hp, ia melihat yang menghubungi papa Pajar ia segera mengangkat.


''Halo, assalamualaikum,'' Ucap Ayu.


''Wa, alaikumsalam,''Jawab pak Pajar.


''Rido masih di rumah mu?" Tanya pak Pajar.


''Tidak pa, bang Rido sudah pergi,''Kata Ayu.


''Oh papa pikir Rido masih disitu, tadi papa mau bilang kalau Rido masih ada kamu bareng Rido kemari, nenek sudah dari tadi mau ketemu sama kamu, ya sudah kamu kemari,'' Ujar pak Pajar.


''Iya pa ini Ayu sudah mau kesana,''Jawab Ayu.


''Ya papa tunggu assalamualaikum,'' Pak Pajar mematikan sambungan teleponnya setelah mendengar salam dari Ayu.


''Wa, allaikumsalam,''Jawab Ayu.

__ADS_1


Ayu segera pergi ke rumah pak Adi, sesampainya Ayu di rumah pak Adi, Leo sudak berkacak pinggang ia marah karena ibunya lama datang.


''Assalamualaikum,''Kata Ayu sebelum masuk rumah pak Adi.


''Wa, alaikumsalam,''Jawab semua orang dari dalam.


''Mama kenapa lama? Leo sudah capek nunggu mama dari tadi,'' Ucap Leo protes.


''Iya mama kok lama? lihat anak kita sudah marah karena lama menunggu mama,'' Ujar Parel, berseloroh menimpali perkataan Leo seolah-olah mereka pasangan suami istri.


Mendengar perkataan Parel Rido mengepalkan tangannya menahan rasa marah dan cemburunya Rido tidak senang melihat pria lain mencoba mendekati Ayu.


Ayu tidak menanggapi perkataan Parel Ayu sudah biasa mendengar perkataan Parel yang suka bercanda.


Melihat neneknya yang sudah lama dirindukannya Ayu segera memeluk bu Aini.


''Ayu juga rindu sama nenek hiks.. hiks.. hiks,'' Ucap Ayu di sela tangisnya.


Semua orang yang ada disitu ikut terharu, Ayu melepas pelukan neneknya, lalu Ayu mendatangi bule Rini dan menyalaminya, Rini terpaksa menerima tangan Ayu yang menyalaminya walau ia tidak suka melihat Ayu, karena banyak orang disitu, Ayu juga menyalami Ria yang sudah menjadi istri pak Pajar.


''Apa kabar bule?" Ucap Ayu, belum sempat Ria menjawab Rio sudah bersuara.

__ADS_1


''Sekaran ganti panggilan bukan bude mu lagi tapi ibu mu,'' Ucap Rio sambil tertawa merasa lucu, semua orang yang ada disitu ikut tertawa.


''Jangan dengerin itu si Rio kamu kalau mau panggil bule juga tidak apa-apa senyaman kamu saja mau manggil apa, kabar bule baik, bule senang bisa bertemu sama kamu lagi,'' Ucap Ria, karena di keramaian dia tidak mau menunjukan rasa tidak suka dia, di depan semua orang yang ada disitu, apa lagi ada pak Pajar disitu.


''Ayu ikut pulang sama nenek ya, kita tinggal serumah seperti dulu lagi,'' Ajak bu Aini ke Ayu.


''Tidak bisa nek Ayu disini saja Ayu mau mandiri,'' Kata Ayu menolak.


''Tapi nenek masih rindu sama Ayu, mereka sudah mau pulang, kapan lagi nenek jumpa sama Ayu,'' Ujar bu Aini.


''Pesta Rido ibu menginap lama disini, atau sekarang ibu tinggal disini,'' Kata Rio menawarkan.


''Ibu tidak bisa, kamu tau kalau ibu sudah sering sakit-sakitan, kalau dia disini Ayu sudah membawa ibu ke rumah sakit,'' Kata Ria tidak suka.


''Ayu nanti yang berkunjung ke rumah nenek, kalau Leo libur sekolah,''Kata Ayu menjawab.


''Nenek tunggu kamu datang,'' Kata bu Aini.


Rombongan para pengantar lamaran Rido berpamitan mau pulang, ada kesedihan di hati Ayu kembali berpisah dengan keluarganya begitu juga pak Pajar dan bu Aini juga Rio mereka sedih berpisah kembali dengan Ayu, ada yang lebih sedih diantara mereka semua ya itu Rido, ia sangat sedih berpisah kembali dengan orang yang ia cintai.


Tapi tidak dengan Rini juga Ria mereka suka berpisah dengan Ayu, mereka berharap mereka tidak bertemu lagi dengan Ayu.

__ADS_1


Saat Rido berpamitan ke Ayu, ia menyalami Ayu, ia memberi kertas entah apa isi kertas itu tanpa ada yang tau, Ayu diam tidak mengatakan apa-apa, tiba-tiba Rido memeluk Ayu sangat erat, membuat rasa cemburu Ika melanda ada kecurigaan di hati Ika melihat tunangannya karena ada perubahan ia lihat semenjak bertemu Ayu.


Rombongan itupun pergi.


__ADS_2