Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Part 66.


__ADS_3

''Maa, papa tidak datang sendiri, papa sama temannya,''Ujar Leo sambil menunjuk Parel yang mengikut dari belakang bersama yang lain, Ayu terdiam melihat siapa yang datang bersama Parel.


Yang datang Parel, Hansen, pak Pajar dan Rio, pak Pajar belum menyadari kalau ia sekarang di rumah anaknya karena ia sibuk bercerita dengan Rio.


''Papa, hiks.. hiks.. hiks,'' Kata Ayu sambil berlari mengejar pak Pajar, mendengar suara anaknya pak Pajar segera melihat kedepan pak Pajar segera merentangkan tangannya menyambut Ayu.


''Hiks.. hiks.. hiks, Ayu sangat merindukan papa,''Ujar Ayu sambil menangis.


''Papa juga sangat merindukan mu,'' Ujar pak Pajar sambil mengeratkan pelukan dia ke Ayu melepas rasa rindu dia selama ini.


Parel dan Hansen belum mengerti apa yang terjadi mereka sibuk menerka-nerka, sedangkan Rio menunggu giliran karena ia juga merindukan Ayu, sedangkan Leo dari tadi bingung melihat mama dia menangis memeluk pria yang tidak ia kenal.


''Ma, siapa mereka?" Ucap Leo bertanya sambil menunjuk pak Pajar dan Rio.


''Ini opa, Rio yang ini opa Pajar,'' Ujar Rio sambil berjalan ke arah Leo, setelah sampai di depan Leo, Rio segera menggendong Leo dan mencium ke dua pipi Leo, Rio gemes melihat pipi Leo yang tembam.


''Iya ini opa, sini sama opa,'' Pak Pajar berkata, sambil melepaskan Ayu dari pelukannya, lalu pak Pajar mendatangi Rio yang sedang menggendong Leo, pak Pajar mengambil Leo dari gendongan Rio.


Ayu menyalami Rio, tapi Rio segera memeluk Ayu, menyalurkan rasa rindu dia, Ayu menangis di pelukan Rio.


''Hiks..hiks hiks, "Ayu menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


''Nenek pasti senang, kamu sudah ke temu besok pagi kita ketemu nenek ya,'' Ujar Rio, Ayu menganggukkan kepala dia tanda setuju.


''Oh begitu ceritanya,'' Ujar Parel setelah mendengar cerita Ayu, mengapa bisa sampai ia pergi, saat ini mereka duduk di ruangan tamu rumah Ayu.


''Banyak yang terjadi setelah kamu pergi,'' Kata pak Pajar.


''Setelah kau pergi, papa di berhentikan kerja, sekara papa sudah tinggal di rumah almarhum kakek Rahmat,''Pak Pajar kembali melanjutkan ceritanya.


''Sekarang papa mu sudah menikah sama kak Ria,'' Ucap Rio.


''Kok bisa tapi pude Ria suaminya pakde Husnul, Kata Ayu yang masih bingung.


''Mas Husnul sudah meninggal tiga tahun yang lalu, sedangkan papa mu sudah menceraikan Mawar setelah papa mu tau kalau dia sering menyiksa mu disaat kamu masih di rumah papa mu,'' Ujar Rio menjelaskan.


''Kamu ikut papa pulang ya, di sana papa belikan rumah untukmu kalau kamu tidak mau serumah dengan papa,''Ujar pak Pajar mengajak.


''Ayu sudah nyaman disini, kalau saat ini Ayu tidak bisa ikut papa,''Ayu menolak ajakan papanya.


''Kamu pikir-pikir dulu tawaran papa, kalau kamu berubah pikiran kamu hubungi papa ke nomor yang papa beri tadi,'' Ujar pak Pajar.


''Iya yu, kami dengan senang hati kalau kamu mau ikut pulang ke rumah almarhum kakek Rahmat,''Rio berkata, meyakinkan Ayu yang terlihat ragu.

__ADS_1


''Iya pa, Ayu pikir dulu,'' Ayu berucap, dalam hati Ayu membatin,''Tapi istri papa dan istri pakde belum tentu mau menerima ku kembali ke sana."


''Ya sudah kita tidur sudah tengah malam, besok kita berbincang lagi,''Kata Rio.


''Aku tidur sama siapa ya?" Ucap Leo yang bingung masih berpikir, mau tidur dengan siapa, karena ia ingin tidur bersama mereka, papa Parel dan juga opa Pajar dan opa Rio.


''Leo maunya tidur dengan siapa?" Kata Parel bertanya.


''Maunya tidur sama papa juga opa Pajar opa Rio, soalnya belum pernah ada orang tidur di rumah Leo,'' Ucap Leo dengan polosnya.


''Tidur sama opa saja ya,''Kata pak Pajar menawarkan, Leo terlihat sedang berpikir, tingkah Leo membuat semua orang yang ada di situ gemes.


''Leo tidur sama opa Pajar saja,'' Putus Leo.


Merekapun tidur di ruangan tamu, karena kamar cuma ada satu, Ayu yang tidur di kamar.


Menjelang subuh Ayu bangun, ia keluar dari kamar, ia melihat anak dia, Leo tidur di pelukan pak Pajar, Leo begitu nyenyak tidur sambil memeluk pak Pajar, Ayu sedih melihat anak dia yang begitu menikmati tidur di pelukan opanya.


''Andai kamu punya papa, kamu pasti selalu tidur di pelukan papa mu, tapi sayang papa mu tidak bertanggung jawab dengan perbuatan dia, mama menyesal mengenal dia.''


Setelah solat subuh, Ayu membuat sarapan untuk mereka yang menginap di rumah dia. Sedangkan Parel dan Hansen juga Rio asik bercerita, sedangkan Leo asik bermain dan bercanda bersama opa Pajar.

__ADS_1


Mereka sarapan bersama setelah Ayu selesai menghidangkan.


__ADS_2