Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Kepulangan Rido.


__ADS_3

Fikri selalu mengintai rumah pak Pajar, tapi ia tidak pernah melihat pak Pajar berduaan dengan Ayu, bahkan sampai sekarang ia belum pernah melihat wajah Ayu seperti apa semenjak remaja.


kenapa mereka tidak pernah muncul berduaan, sial apa mereka tau aku mengintai mereka, awas saja kalau sampai aku dapat bukti perselingkuhan kalian habis kalian hancur ku buat," kata Fikri bicara sendiri.


**


Sudah tiga bulan almarhum bu Parida meninggal, hari ini Ayu lulusan sekolah, tapi ia tidak datang karena perut Ayu sudah besar, pak Pajar yang mewakili Ayu, dengan alasan Ayu sakit.


Saat pak Pajar pamit pergi kesekolah Ayu, Ayu melihat kepergian papanya, ada kesedihan di hatinya Ayu karena tidak bisa datang langsung kesekolah seperti teman dia yang lain.


**


Pak Pajar pulang dari sekolah Ayu segera menemui Ayu.


"Kamu hebat Nak, walau kamu sekolah dari rumah kamu bisa mendapat dia paling tinggi dari temanmu yang lain," kata pak Pajar setelah ia bertemu dengan Ayu.


"Alhamdulillah Pa, Ayu tidak menyangka kalau Ayu bisa dapat nilai bagus," jawab Ayu merasa senang.


"Iya papa juga berpikir seperti itu, tapi kamu bisa dapat nilai tinggi, kalau anakmu sudah lahir kamu kuliah saja," ujar pak Pajar menawarkan.


"Kalau aku kuliah siapa yang jaga anak Ayu Pa?" tanya Ayu.


"Papa cari untuk momong anak kamu," jawab pak Pajar.


"Tapi itu nambah biaya Pa, belum lagi biaya Ayu kuliah juga susu anak Ayu," kata Ayu merasa sungkan.


"Tidak apa-apa yang penting kamu fokus belajar dan ngurus anak kamu saja, insyaallah uang papa masih ada untuk membiayai kuliahmu juga membiayai anakmu," jawab pak Pajar.

__ADS_1


"Kita lihat nanti saja Pa, Ayu pikiran dulu," kata Ayu merasa ragu.


"Kamu jangan ragu, ini untuk masa depanmu, kalau papa sudah tua kamu yang papa harapkan membiayai papa, kalau kamu tidak bekerja gimana papa minta uang sama kamu," ujar pak Pajar.


"Iya, Ayu akan kuliah," jawab Ayu, ia bersemangat setelah mendengar perkataan papanya.


"Gitu dong, kamu harus bisa sukses agar orang yang menyakitimu menyesal di kemudian hari," kata pak Pajar agar Ayu bersemangat kembali.


"Ayu bersyukur punya papa, semoga papa sehat terus sampai Ayu menjadi orang sukses," kata Ayu.


"Amin, ya sudah papa istirahat dulu," ujar pak Pajar.


"Iya Pa," jawab Ayu. Lalu pak Pajar keluar dari kamar Ayu.


Ya Allah dengarkan lah segala doaku, ku mohon jadikan aku menjadi orang yang sukses di mana dengan, aku ingin membahagiakan papaku dihari tuanya nanti," gumam Ayu.


**


"Sudahlah aku lelah mengintai mereka, gara-gara sibuk mengintai mereka aku tidak bisa bermain sama teman-teman ku, mungkin memang benar papa tidak ada hubungan dengan Ayu, mama saja yang cemburu buta," kata Fikri dalam hati.


**


Hari ini Rido pulang karena mereka libur panjang, ia sangat bersemangat ingin cepat sampai karena ia sudah sangat merindukan keluarga dia, juga sangat merindukan Ayu, Rido ingin membawa Ayu keluar di kota bersama dia, agar mereka bisa selalu bersama, itu yang membuat Rido begitu bersemangat.


Ia mau menguliahkan Ayu, ia berani menguliahkan Ayu karena ia sudah mengajar sambil kuliah di kampus tempat ia kuliah, ia sudah punya gaji yang cukup untuk menguliahkan Ayu, Rido membawa oleh-oleh banyak untuk keluarga juga untuk Ayu.


Sesampainya Rido dirumah, ia hanya bertemu dengan mamanya, ia tidak melihat Ayu.

__ADS_1


''Assalamualaikum," ucap Rido sebelum masuk rumah, ia melihat pintu rumah dia terbuka ia segera masuk.


''Wa, alaikumsalam," jawab Rini, Rini yang sedang memasak menghentikan kegiatan dia karena mendengar suara anak dia, ia heran kenapa anaknya pulang, Rido memang tidak mengabari keluarganya kalau ia akan pulang, Rido ingin memberikan kejutan Rido segera mengambil tangan mamanya dan menyalami dan mencium tangan ibu dia, Rini segera memeluk anak dia, ia sudah sangat merindukan Rido.


"Ma! Ayu mana aku lihat pintu rumah Nenek dikunci?" tanya Rido.


''Kamu sudah makan apa belum, kalau belum biar mama siapkan?" tanya Rini balik, Rini sengaja mengalihkan pembicaraan mereka, karena Rini belum punya jawaban yang harus ia berikan agar Rido mengerti dan tidak mengurusi Ayu lagi, Rini tidak suka lagi melihat Ayu, sebab Ayu sudah membohongi mereka dan membuat malu, gara-gara ulah Ayu mertua dia meninggal, ia tidak mau masa depan anak dia hancur karena mengurusi Ayu, ia tau kalau Rido sangat menyayangi Ayu kalau Rido tau apa yang terjadi dengan Ayu, sudah dipastikan Rido akan berusaha menolong Ayu walau harus mengorbankan masa depannya itu yang membuat Rini melarang semua orang memberitahu masalah Ayu ke Rido.


"Rido sudah makan, Rido mau ketemu Ayu ma, dimana dia apa dia ikut Nenek ke sawah?" tanya Rido.


''Kamu istirahat saja kamu kan masih capek dari perjalanan jauh, nanti kita bicara lagi setelah kamu istirahat, mama mau lanjut masak nanti keburu papa mu pulang," kata Rini, dengan berat hati Rido pergi ke kamarnya ia mengalah walsu ia merasa heran kenapa mama dia seolah-olah menyembunyikan sesuatu dari dia.


Rini kembali melanjutkan memasak, ia kepikiran bagai mana kalau Rido tau kalau Ayu sudah tidak tinggal bersama mereka karena Ayu sudah tertangkap basah bersama pria lain di rumah kekeknya sampaienyebabkan almarhum pak Rahmat meninggal, pasti Rido akan hancur pikir Rini, Rini bertekat merahasiakan ini dari Rido, setelah ia selesai memasak ia pergi kesawah menemui ibu mertua dia, sesampainya Rini disawah ia mencari ibu mertua dia, setelah ia bertemu dengan ibu mertua ia duduk di sebelah mertua dia, kebetulan bu Aini duduk di tepi sawah.


"Ada apa kamu menyusul ibu, apa ada masalah?" tanya bu Aini merasa heran.


"Rido pulang bu," jawab Rini.


''Alhamdulillah cucu ibu pulang, ibu sudah rindu dengan dia," kata bu Aini, ia terlihat bahagia mendengar kabar kepulangan Rido, lain halnya dengan Rini, ia cemas memikirkan bagai mana reaksi Rido kalau tau masalah Ayu.


"Bu, aku takut bagai mana kalau Rido tau masalah Ayu," ujar Rini.


''Kita memang haru mengatakannya biar bagai mana pun kita menyembunyikan nya Rido pasti akan tau, kalau Rido tau dari orang lain dia lebih marah lagi ke kita," tutur bu Aini.


πŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’ŸπŸ’Ÿ


Hai pembaca setia AYU YG MALANG. ikuti terus ya ceritanya dan jangan lupa

__ADS_1


dukung juga dengan cara beri like dan komen di bawah iniπŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘ƒπŸ‘ƒ


__ADS_2