Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Ayu dapat Perkerjaan.


__ADS_3

Pak Pajar menangis setelah membaca surat dari Ayu.


"Semoga kamu baik-baik saja, baiklah seperti permintaanmu papa tidak akan mencari mu," ucap pak Pajar didalam hati.


Didalam isi surat itu memang Ayu mengatakan, papanya tidak perlu mencari dia.


**


''Dek, dek, bangun kita sudah sampai," kata bu Wati salah satu penumpang di mobil Bus yang ditumpangi Ayu, karena Ayu masih tidur padahal mobil itu sudah sampai dan mau putar balik kembali kekota, karena itu buk Wati membangun kan Ayu.


Ayu terbangun setelah ia merasa ada yang mengguncang badan dia, ia terkejut melihat tempat dia saat ini terasa asing, setelah berapa saat baru Ayu ingat kalau dia saat ini didalam mobil Bus.


"Maaf dek, kakak bangunin kamu, soalnya kita sudah sampai," kata bu Wati.


''Tidak papa kak, kita sudah sampai mana kak?" tanya Ayu.


"Kita sudah sampai Riau," jawab bu Wati.


Ayu masih ragu mau turun apa tidak, ia tidak tau tempat dia sekarang, karena melihat Ayu hanya diam bu Wati kembali berkata,


"Kita harus cepat turun, semua penumpang sudah pada turun," ujar bu Wati, perkataan bu Wati menyadarkan Ayu dari lamunan dia.


''Iya Kak," jawab Ayu, lalu bu Wati turun dari Bus itu, tinggal Ayu didalam Bus, teman sopir menghampiri Ayu lalu berkata,


"Dek! ongkosnya," kata teman sopir.


''Berapa pak? tanya Ayu.

__ADS_1


''RP. 300,000," kata teman sopir, lalu Ayu bertanya lagi.


"Maaf pak, mobil ini mau pergi kemana lagi?" tanya Ayu.


''Mobil ini putar balik ke Jakarta," kata teman sopir, menjawab.


Mau tak mau Ayu turun setelah ia membayar ongkosnya, Ayu termenung ia tidak tau harus pergi kemana.


"Dik, kamu masih disini," tanya bu Wati.


"Iya kak," jawab Ayu.


''Sama dong, kakak juga masih disini menunggu jemputan, adik nunggu jemputan juga?" tanya bu Wati.


Ayu akhirnya menceritakan semua permasalahan dia, bu sedih dan iba


"Apa tidak merepotkan," tanya Ayu.


"Tidak, malah aku senang ada teman dirumah, soalnya kakak belum punya anak, suami kakak sering pergi keluar kota," jawab bu Wati.


**


Sekarang Ayu tinggal dirumah bu Wati, setiap hari Ayu sibuk mencari kerjaan, Ayu berharap ia dapat kerjaan agar ia bisa cepat keluar dari rumah bu Wati, Ayu merasa tidak enak hati menumpang dirumah bu Wati, walau bu Wati selalu berkata kalau ia senang Ayu tinggal dirumah dia, sebab Ayu merasa bu Wati bukan siapa-siapa dia, jadi Ayu merasa segan.


Setelah Ayu mencari pekerjaan selama dua Minggu akhirnya ia dapat kerjaan walau hanya tukang bersih-bersih dijalan, tapi Ayu sudah senang dan bersyukur mendapat kerjaan itu, Ayu berniat akan pindah dari rumah bu Wati setelah gajian.


hari Ayu sibuk mencari kerjaan ia berharap dapat kerjaan agar ia bisa cepat keluar dari

__ADS_1


Sementara itu, pak Pajar menghubungi Rio, ia ingin menceritakan ke Rio kalau Ayu sudah pergi dari rumah dia.


''Halo," jawab Rio setelah menerima telepon dari pak Pajar.


"Assalamu'alaikum Yo," ucap pak Pajar.


''Wa, alaikumsalam mas," jawab Rio.


''Maafkan mas Yo, Ayu sudah pergi dari rumah," kata pak Pajar, Rio terkejut mendengar kabar itu, lalu Rio bertanya.


"Pergi ke mana mas?" tanya Rio.


''Mas tidak tau Yo, jawab pak Pajar, lalu pak Pajar menceritakan bagai mana sampai Ayu pergi.


Rio yang mendengar alasan Ayu pergi dari rumah pak Pajar, jadi sedih.


''Sudah berapa lama Ayu pergi mas?" tanya Rio.


''Ayu pergi sudah 15 hari Yo," jawab pak Pajar.


''Kenapa baru sekarang mas mengabari?" tanya Rio.


''Mas baru ingat ngabari kamu Yo, soalnya mas sibuk cari Ayu," jawab pak Pajar beralasan ia tidak mau kalau sampai Rio marah ke dia, gara-gara tidak mengabari Rio, padahal ia tidak mencari Ayu, sebab Ayu sendiri yang meminta agar tidak usah dicari kepergian dia.


💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟


Hai Pembaca setia AYU YG MALANG.ikuti terus ya jalan cerita nya dan jangan lupa

__ADS_1


beri dukungan dengan cara like dan komen dibawah ini 👇👃 👃👃


__ADS_2