Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
part 58


__ADS_3

Bu Wati larut dalam pikirannya hingga ia tidak mendengar kalau Ayu memangilnya.


''Kak..kak..kak."Ayu memanggil sampai beberapa kali namun bu Wati tetap larut dengan lamunannya sampai Ayu menepuk pundaknya barulah bu Wati tersadar.


''i..ya, a..pa yu.''Kata bu Wati menjawab kelaparan.


''Mikiri apa sih kak? tadi Ayu yang melamun sekarang kakak hayo mikir apa." Kata Ayu bercanda.


''Kakak, tidak mikir apa-apa kakak ngantuk." Kata bu Wati mengelak, ia tidak berani bertanya ke Ayu tetang apa yang dilihat dia walau ia sangat penasaran.


''Ya kalau sudah mengantuk kakak tidur, Leo juga sudah tidur." Kata Ayu, ia sengaja mengusir bu Wati dari Kamar dia, Ayu takut kalau bu Wati melihat suaminya ada dikamar dia, sudah dipastikan bu Wati akan salah paham.


Bu Wati pergi dari kamar Ayu dengan sejuta pertanyaan di pikirannya, sepanjang langkah bu Wati dari kamar Ayu ke kamar dia ia terus saja memikirkan tanda merah yang ada di leher Ayu.

__ADS_1


Sementara itu dikamar Ayu, setelah bu Wati pergi Andi keluar dari bawah tempat tidur, melihat Andi kembali mendekati dirinya Ayu ketakutan.


''Maafkan abang yu, tadi ke bawa emosi mendengar kamu mau mencari laki-laki lain buat ayah sambung Leo, abang mencintaimu yu abang tidak bisa melihat mu bersama pria lain mendengar kamu bicara pria lain saja abang cemburu terima abang jadi ayah sambung Leo anang janji abang akan membahagiakanmu dan juga Leo."Andi berkata ia berusaha meyakinkan Ayu.


''Besok Ayu kasih jawaban abang pergi dari kamar Ayu supaya Ayu bisa beristirahat dan bisa memikirkan tawaran abang."Kata Ayu ia sengaja berkata seperti itu agar Andi segera keluar dari kamar dia. Mendengar perkataan Ayu Andi senang ada harapan kalau ia diterima Ayu sebagai ayah sambung Leo.


''Ya yu, abang akan menunggu, ya suda abang keluar. ''Kata Andi dengan hati gembira dia keluar dari kamar Ayu.


Sesampainya bu Wati dikamar, ia mengingat kalau ia tadi terbangun suami dia sudah tidak ada dikamar sekarang juga tidak ada pikiran kotor ke suaminya menyerang dipikiran dia, tapi bu Wati mencoba menepis pikiran itu. Semakin lama ia semakin penasaran ia melangkahkan kaki dia mendatangi kamar Ayu kembali. ''Semoga saja apa yang aku pikirkan tidak terjadi.''Kata bu Wati dalam hati.


Mendengar suaminya sudah mendengkur, bu Wati bangun dari tidurnya ia pergi ke kamar tamu sesampainya dia dikamar tamu tangis bu Wati pecat ia tidak menyangka suaminya yang sangat menyayanginya selama ini telah menduakan dia.


''Tega kalian membohongi aku, kurang baik apa aku ke kalian ini kah balasan kebaikan yang kuberikan hiks..hiks..hiks.'' Kata bu Wati meluapkan kemarahannya bu Wati mengira kalau suami dia dan Ayu punya hubungan. Bu Wati ketiduran setelah ia capek menangis.

__ADS_1


Pagi harinya Andi kalang kabut ia tidak menemukan istrinya, Bu Wati terbangun mendengar suaminya memanggil dirinya, bu keluar dari kamar mendapati suaminya.


''Ada apa sih mas? pagi-pagi sudah ribut!" Kata bu Wati menegur suaminya.


''Mama dari mana? papa cari dari tadi tidak ada." Kata Andi bertanya.


''Mama tidur dikamar tamu, tadi malam mama susah tidur jadi mama pindah ke kamar tamu." bu Wati berkata menjelaskan.


''Ma, Ayu tidak ada dikamar nya! papa sudah mencari di sekitar rumah kita tapi papa tidak menemukan dia." Kata Andi memberitahu.


''Mungkin dia bawa Leo jalan-jalan di sekitar sini." Kata bu Wati.


''Ayu sudah pergi, papa sudah memeriksa kamar Ayu baju dia dan Leo sudah tidak ada." Kata Andi menjelaskan.

__ADS_1


Mendengar perkataan suami nya, bu Wati pergi ke kamar Ayu diikuti Andi dari belakang, mereka melihat kamar Ayu memang sudah kosong tidak ada lagi barang mereka, hati bu Wati bertanya tanya mengapa Ayu pergi? ''Apa ini rencana Andi dan Ayu apa mereka akan menikah dan meninggalkan dirinya


mungkin saja Ayu sekarang tinggal di rumah barunya yang dibelikan suaminya agar mereka bisa bebas.''Pikir bu Wati.


__ADS_2