Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Part 111


__ADS_3

Ika pergi kerumah dia mendatangi Susi, sesampainya ia dirumahnya, ia segera masuk, ia bisa keluar masuk rumah karena Ika punya kunci cadang rumah mereka, Ika mengetuk pintu kamar Susi dengan keras, Susi terbangun dari tidur dia setelah mendengar suara ketukan pintu yang sangat keras.


"Siapa ya malam-malam begini ngetuk pintu kamarku, apa bapak ya," ucap Susi bicara sendiri, lalu ia buru-buru membuka pintu kamar dia.


Setelah pintu terbuka, Ika menampar Susi lalu Ika juga menjambak rambut Susi, Susi tidak melawan karena dia masih bingung kanapa ia Jambak dan ditampar, Ika mengamuk habis-habisan, Susi babak belur dihajar Ika, karena Susi sudah tidak berdaya baru Ika menghentikan pukulan dia. Lalu berkata,


"Sekali lagi kamu mengadu kepada suamiku habis kamu di tanganku!" ancam Ika kepada Susi, Susi diam saja tidak menyahut sedikitpun.


Lalu Ika pergi dari rumah dia setelah menghajar Susi, sementara Susi bangun dari lantai setelah Ika pergi, ia mengambil ponsel dia, lalu menghubungi Rido.


Rido baru saja memejamkan mata dia, suara ponsel dia berbunyi tanda ada yang menghubungi lalu Rido melihat siapa yang menghubungi setelah dia melihat Susi yang menghungi Rido segera mengangkat telepon dari Susi karena dia takut anak dia Kenapa-napa dirumah.


"Assalamualaikum ada apa Sus?" ucap Rido setelah mengangkat telepon dari Susi.


"Apa habis dihajar bu Ika pak, aku tidak bisa mengasuh Diba dan Wiah, badan ku sakit semua hiks.. hiks.. hiks," adu Susi sambil menangis.


"Kenapa dia sampai memukulmu?" kata Rido merasa heran.


"Karena Susi ngadu sama bapak, kalau ibu sering keluar," jawab Susi.


"Astagfirullah hal adzim, ya sudah kamu istirahat saja nanti bapak pulang," ujar Rido merasa bersalah dan iba kepada Susi karena masalah mereka Susi jadi korban amukan Ika.


"Iya pak," jawab Susi singkat.


Setelah mematikan telepon dari Susi, Rido menghungi Parel.


Setelah telepon diangkat dari sebrang sana Rido marah.


"Assalamualaikum ada apa Do, kamu menghungi tengah malam begini?" ucap Parel merasa penasaran.


"Kamu ke rumahku sekarang, bawa bu Ati anak-anak tidak ada yang menjaga, Susi sudah babak-belur dihajar Ika," kata Rido.


Parel terkejut mendengar perkataan Rido, lalu dia bertanya,


"Kenapa Ika memukul Susi? Kata Parel karena penasaran.

__ADS_1


"Kau tanya sendiri sama Ika, ya sudah aku tutup dulu teleponnya assalamu'alaikum," ucap Rido lalu mematikan teleponnya dia tanpa menunggu jawaban Parel.


"Wa, allaikumsalam," jawab Parel walau dia tau Rido sudah mematikan sambungan telepon dia.


Parel pergi kekamar Ika, sesampainya Parel dikamar Ika, ia segera bertanya kepada Ika setelah dia bertatap muka dengan Ika.


"Kamu apakan Susi?" ucap Parel dengan nada membentak.


Ika terkejut ia tidak menyangka kalau Rido mengabari abang dia, lalu Ika menjawab.


"Susi sudah mengadu domba aku sama bang Rido, dia sudah mengatakan yang tidak-tidak tentang aku ke bang Rido, aku jadi emosi melihat dia," ujar Ika menjelaskan, setelah mengatakan itu Ika tertunduk karena melihat wajah abang dia sangat marah.


"Kamu itu bisanya buat malu saja, karena ulahnya abang malu sama Rido, abang tidak menyangka kamu seperti itu, bagai mana kalau Susi tidak terima kamu dilaporkan ke polisi," kata Parel dengan rasa kecewa melihat adiknya.


"Ika minta maaf bang," ucap Ika memelas.


"Kamu minta maaf ke Susi bukan abang," ujar Parel meninggikan suara dia karena sudah emosi melihat Ika, suara Parel yang begitu keras membangunkan bu Ati.


Bu Ati segera mendatangi kamar yang terdengar keras itu, setelah bu Ati sampai dikamar tamu, ia melihat Ika menangis sambil duduk bersujud di kaki Parel, melihat itu bu Ati sedih dan heran kenapa Ika seperti itu pikir bu Ati.


"Ada apa ini, kapan kamu kemari nak?" kata bu Ati ke Ika, Karena bu Ati tidak tau Ika dirumah Parel, bu Ati juga belum tau permasalah Ika.


"Bu, tolong bilang sama bang Parel untuk memaafkan aku bu," kata Ika memelas.


"Kamu bangun tidak baik seperti itu," ucap bu Ati sambil membangunkan Ika dari lantai.


"Ibu nasehati Ika bu, aku tidak tau lagi mau bicara apa," ujar Parel lalu pergi kekamar dia.


"Kamu bikin kesalahan apa? sehingga Abang mu marah," kata bu Ati merasa penasaran.


"Cuma salah paham bu," jawab Ika berbohong.


"Ya sudah kamu tidur sudah tengah malam, besok saja kita bicarakan masalah ini," ujar bu Ati.


"Iya bu," jawab Ika, lalu Ika masuk kekamar mandi, sedangkan bu Ati kembali ke kamar dia.

__ADS_1


Sesampainya Parel dikamar dia, ia baru ingat kalau Rido meminta dia dan ibu dia menjaga anak mereka, lalu Parel kembali kekamar Ika, tapi bu Ati sudah tidak ada, lalu Parel pergi kekamar bu Ati.


"Bu!" ucap Parel sambil mengetuk pintu kamar ibu dia, bu Ati membuka kamar dia lalu bertanya,


"Ada apa lagi Rel?" kata bu Ati.


"Ibu berkemas kita pergi kerumah Rido, anak mereka tidak ada yang jaga," ujar Parel.


"Loh apa Ika tidak bawa anak dia?" ujar bu Ati.


Parel menceritakan permasalahan Ika dan Rido ke ibu dia, bu Ati terkejut mendengarnya.


Setelah selesai berkemas Parel dan bu Ati pergi kerumah Rido, sesampainya disana mereka terkejut melihat keadaan Susi, bu Ati mengompres bekas pukulan Ika di semua badan Susi, Parel pergi membeli obat ke Apotek.


Setelah selesai diobati Susi tertidur, sedangkan bu Ati dan Parel membicarakan masalah Ika dan Rido.


Bu Ati merasa gagal menjadi seorang ibu, karena ulah Ika, Parel mencoba menghibur ibunya.


"Sudah bu tidak usah terlalu dipikirkan nanti ibu sakit," ujar Parel sambil mengelus tangan ibu dia.


"Tapi ibu malu dengan tingkah adikmu," jawab bu Ati.


"Nanti biar Parel yang menghukum dia, agar dia jera dan tidak akan berbuat seperti itu lagi," ujar Parel.


**


Setelah Ika bangun ia mencari ibunya, ia tidak melihat ibu dia, dimanapun, lalu Ika bertanya ke pembantu, setelah ia mendengar kalau ibu dia pergi kerumah dia, ia juga pergi kerumahnya, tapi sesampainya dia disana rumah mereka kosong ia memeriksa semua ruangan tetap tidak ada orang dimana pun, Ika heran mengapa tidak ada orang dirumah dia, lalu dia pergi kerumah sakit.


Setelah Ika sampai dirumah sakit, ia juga tidak menemukan ibu mertua dia dikamar tempat mertua dia kemarin, lalu Ika bertanya, pihak rumah sakit mengatakan kalau bu Aini sudah pulang dari rumah sakit, hal itu membuat Ika heran dan bertanya-tanya, kemana mereka pergi.


Sudah lelah rasanya Ika mencari keluarga dia, akhirnya Ika pulang kerumah dia," Mana tau mereka sudah pulang, pikir Ika.


Sesampainya Ika dirumah dia, rumah itu masih kosong, lalu ia mau masuk kerumahnya, tapi sayang sudah berapa kali Ika mencoba membuka rumah dia dengan kunci yang biasa ia pakai tetapi tidak bisa.


Karena sudah mau malam Ika pergi kontrakan abang dia, tapi sayang dia tidak bisa masuk karena kontrakan itu sudah ditinggalkan Parel mereka sudah pindah, itu jawaban pemilik kontrakan.

__ADS_1


__ADS_2