Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Part 65


__ADS_3

Acara lamaran di mulai, tapi Ayu masih sibuk di dapur menyiapkan makan untuk tamu. Karena mamanya masih sibuk di belakang, Leo mendatang mamanya.


''Ma, ayo kita kedepan, biar mama lihat om ganteng suaminya Auti Ika,'' Ujar Leo mengajak mamanya.


''Iya sebentar tamunya mama selesaikan ini, baru mama kedepan." Iya tapi jangan lama-lama,''Ucap Leo, Leo kembali kedepan, setelah selesai menyiapkan makanan untuk tamu para ibu-ibu yang ikut membantu menyiapkan makan, mengajak Ayu melihat calon suami Ika, mau tidak mau Ayu juga ikut melihat calon Ika, Ayu dan ibu-ibu melihat dari pintu dapur, Ayu yang melihat kalau calon suami Ika adalah abang terkejut bercampur bahagia, apa lagi melihat orang-orang yang di r indukan dia ada disitu, termasuk papa angkatnya yaitu pak Pajar.


Tidak terasa air mata Ayu menetes melihat mereka, ingin rasanya ia berlari mendatangi mereka tapi ia mengurungkan niat dia, karena ia tidak mau menyusahkan mereka kembali karena ke hadirannya apa lagi saat ini acara bahagia, ia belum siap bertemu mereka, karena takut di lihat mereka Ayu buru-buru pergi dari situ, ia menyuruh salah satu ibu-ibu yang ada di dekat dia, memanggil Leo, setelah Leo datang, ia mengajak Leo pulang dengan alasan ia tidak enak badan, sebenarnya Leo tidak mau pulang tapi mendengar mamanya tidak enak badan ahir nya Leo mau pulang.


Sesampainya di rumah Ayu masuk kamar ia menangis menahan rasa rindu dia ke keluarga angkat dia, yang paling Ayu rindukan nenek Aini dan papa Pajar, ia membayangkan ke bersamaan mereka, mulai Ayu kecil sampai remaja, tapi Ayu tidak mau menemui mereka karena teringat perkataan bule Rini, yang tidak suka melihat Ayu, berhubungan kembali dengan keluarga mereka, sebab Rini menganggap meninggalnya pak Rahmat di sebabkan Ayu, begitu juga bule Ria juga tidak suka lagi melihat Ayu dengan alasan yang sama dengan Rini, sebab itu Ayu tidak mau menunjukkan dirinya ke mereka, Ayu takut kehadiran dia akan merusak kebahagiaan mereka saat ini.


Leo melihat mama dia menangis segera mendatangi mamanya ia ingin menghibur mama Ayu.


''Ma, mana yang sakit biar Leo pijat?'' Ujar Leo bertanya, ia menghapus air mata ibunya, setelah itu ia mengelus rambut Ayu. Ayu tersadar karena mendengar suara Leo, melihat sikap anaknya yang begitu perhatian ke dia, membuat Ayu terharu. Ayu segera memeluk Leo.


"Hiks.. hiks.. hiks, maafkan mama ya, mama sudah membuat Leo kuatir, mama tidak apa-apa, mama hanya kecapean.

__ADS_1


''Kalau mama capek, mama istirahat saja biar Leo temani,''Ucap Leo, Ayu berbaring dengan Leo, karena kecapean Ayu tertidur begitu juga dengan Leo, mereka sama-sama tertidur.


''Assalamualaikum,''Terdengar suara dari luar rumah Ayu, sambil menggedor-gedor pintu.


Ayu terbangun mendengar ada suara menggedor-gedor pintu rumahnya, lalu ia buru buru membuka pintu, setelah ia membuka pintu Parel menerobos masuk.


''Kamu lama banget buka pintunya, kaki ku sampai pegel berdiri kelamaan dari tadi,''Ujar Parel, sambil duduk di kursi.


''Maaf aku ke tiduran, aku terbangun mendengar suara gedoran pintu,'' Ujar Ayu.


''Tadi perut ku sakit aku buru-buru pulang jadi tidak ingat pamit,''Ucap Ayu beralasan.


''Jadi gimana sekarang masih sakit?" Kata Parel bertanya.


''Sudah mendingan tidak terlalu sakit lagi,''Kata Ayu.

__ADS_1


''Kalau masih sakit, ayo ku bawa ke dokter biar cepat sembuh,'' Kata Parel.


''Tidak usah nanti juga sembuh sendiri,'' Ujar Ayu.


''Ibu nyuruh aku ke sini, dia kuatir sama kamu, tidak biasanya kamu pergi tidak pamit,'' Kata Parel ya sudah aku balik ke rumah kalau ada apa-apa hubungi abang mu yang paling ganteng sedunia ini,'' Kata Parel sambil tertawa, setelah Parel pergi Ayu membangun kan Leo, dia memandikan Leo, setelah Leo mandi, Ayu juga mandi, malam harinya sedang asik Ayu dan Leo menonton telivisi di rumahnya.


ada suara Parel di luar.


''Assalamualaikum,'' Ujar Parel dari luar, mendengar suara papanya Leo segera membukakan pintu, Ayu masih asik menonton, karena Leo sudah membuka pintu.


''Wa, allaikumsalam,'' Kata Leo menjawab.


''Papa datang sama siapa?" Kata Leo, karena Parel tidak sendiri.


''Papa mau numpang tidur di rumah papa sudah penuh jadi papa numpang disini, bersama teman dan saudara om Rido,'' Kata Parel menjelaskan, Leo menganggukkan kepalanya ia memperhatikan orang yang bersama papanya. Parel bersama beberapa orang masuk ke rumah Ayu, Leo berlari menemui mamanya memberi tau kalau yang datang bukan hanya Parel saja, tapi ada beberapa orang yang ikut dengannya.

__ADS_1


__ADS_2