
Delapan tahun kemudian sudah berlalu, tidak terasa kini Ayu sudah menjelma menjadi gadis yang sangat cantik, tidak jarang pemuda yang melihat Ayu akan langsung suka dan tergila-gila termasuk Rido, Rido sudah lama memendam rasa suka kepada Ayu, Rido sangat cemburu kalau ada pria yang mencoba mendekati Ayu, tapi rasa yang Rido miliki untuk Ayu hanya di simpan dalam hati dia karena Rido tidak berani mengungkapkan perasaan dia kepada Ayu, ia takut cinta dia bertepuk sebelah tangan. Terlihat dari sikap Ayu tidak pernah menunjukan rasa tertarik dia kepada Rido itu yang membuat Rido tidak berani bicara kepada Ayu.
Ayu hanya menganggap Rido sebagai abangnya, tidak lebih dari rasa itu sedangkan Rido menyukai Ayu seperti suka lawan jenis, Rido mulai suka sama Ayu karena kebersamaan mereka mulai dari kecil sampai mereka remaja, kemana-kemana Rido yang selalu membawa Ayu dimana ada Ayu disitu ada Rido, Rido sangat tersiksa memendam perasaan dia terhadap Ayu, entah sampai kapan dia memendamnya Rido juga tidak tau.
"Bang ayo kita berangkat, nanti kita ketinggalan, kita sepertinya sudah kesiangan jangan sampai pagar sekolah dikunci," kata Ayu berteriak dari luar agar Rido lekas bersiap.
"Iya bentar abang masih sarapan," jawab Rido ikut berteriak dari dalam rumah, Rido buru-buru menghabiskan sarapan dia, takut kalau Ayu ngambek.
"Makannya pelan-pelan, kamu sih kalau dibanguni susah, jadi terburu-buru kan tuh Ayu pasti ngambek karena bosan nunggu kamu," kata Rio, Rido tidak menjawab perkataan Papa dia, lalu pergi keluar setelah selesai sarapan.
"Selalu saja abang lelet, Ayu saja perempuan bisa cepat, abang seperti pengantin yang lagi dihias tidak siap-siap," kata Ayu mengomel setelah Rido keluar dari rumah.
"Iya, iya tuan putri," kata Rido sambil tertawa lalu Rido memasang sepatunya buru-buru, Rido sengaja menggoda Ayu, kelihatan menggemaskan kalau sedang marah-marah dimata dia.
''Pagi-pagi mukanya sudah cemberut, nanti cantik nya hilang kalau cemberut terus," kata Rido bercanda sambil mencolek hidung Ayu, Ayu yang di gitukan semakin cemberut.
Rido dan Ayu berangkat ke sekolah mereka saat ini sudah SMA, Rido kelas tiga, sedangkan Ayu kelas dua mereka selisih satu tahun.
''Bang jangan kencang-kencang, bawa motornya Ayu takut," ucap Ayu karena merasa takut jatuh.
''Peluk abang biar tidak jatuh, waktunya sudah mepet kalau bawa motornya pelan takutnya kita ketinggalan, kamu ngamuk lagi kalau ketinggalan," jawab Rido.
__ADS_1
''Itu gara-gara abang kelamaan tadi, awas saja kalau sampai kita ketinggalan," kata Ayu mengancam.
'Makanya peluk abang biar abang tambah kecepatan laju motornya biar kita cepat sampai," kata Rido, tersenyum setelah berkata seperti itu karena dia hanya modus agar Ayu memeluk dia.
Dengan agak ragu Ayu akhirnya memeluk Rido, Rido senang dipeluk Ayu ia memang menginginkan dipeluk Ayu karena selama ini Ayu tidak pernah mau memeluk dia kalau dibonceng naik sepeda motor dia, untung saja mereka tidak ketinggalan, setelah mereka turun dari motor mereka masuk ke kelas masing masing.
Saat istirahat, Ayu keluar dari kelas bersama temannya yang bernama Serli dan satu lagi Pina mereka bertiga pergi ke kantin sekolah, di kantin mereka memesan makanan sesuai selera masing masing setelah makanan datang mereka menyantap hidangan mereka.
"Yu, Radit tadi pesan sama aku, dia bilang kau ditunggu dia di belakang sekolah tempat yang sering dia menyuruh mu datang tapi tidak pernah kau datang, kata dia mau ada di omongin samamu," kata Serli menyampaikan pesan Radit kaki-kaki yang menyukai Ayu disekolah mereka.
''Gue rasa Radit suka sama dirimu, dia mau nembak dirimu mungkin, kau juga suka sama Radit kan, ini kesempatan terakhir mu, kalau kau tidak datang lagi dia tidak akan mau lagi ngejar mu itu kata dia tadi, kau datang saja mumpung abang kesayangan mu sedang pergi," kata Pina agar Ayu mau menemui Radit mereka sudah dikasih uang sogokan Radit agar mereka merayu Ayu mau bertemu dengan dia, Radit sudah lelah menunggu Ayu selama ini namun Ayu tidak pernah mau datang saat ia meminta datang kebelakang sekolah tempat dia menunggu Ayu.
''Iya Yu, Radit sudah bilang ke gue kalau kau tidak datang lagi hari ini, dia menyerah tidak mau lagi ngejar mu lagi," ujar Serli menimpali agar Ayu mau datang karena mereka tau Ayu juga suka sama Radit tapi Ayu takut sama Rido karena itu Ayu tidak pernah mau didekati pria manapun.
"Mau sampai kapan Yu, ini kesempatan emas buat mu bisa mendapatkan Radit, kalau kau sendiri banyak yang suka sama Radit, hampir semua perempuan disekolah kita ini suka sama Radit," kata Pina menakut-nakuti Ayu yang masih polos.
''Tapi kalau bang Rido nyariin kalian jawab apa?" kata Ayu mulai tergoda ingin menjumpai Radit karena mendengar perkataan teman dia.
''Tenang itu urusan kita berdua yang penting kau datang kebelakang sekolah Radit sudah lama nungguin mu disana," kata Serli meyakinkan Ayu kembali agar Ayu mau menjumpai Radit dan mereka dapat uang dari Radit lagi sebagai bonus kalau mereka bisa meyakinkan Ayu.
''Sudah jangan ragu-ragu lagi pergi sana," ucap Pina karena Ayu kelihatan masih ragu.
__ADS_1
Dengan takut-takut Ayu pergi kebelakang sekolah menjumpai Radit, Ayu melihat Radit sudah menunggu dia, dengan ragu-ragu Ayu melangkahkan kakinya mendekati Radit.
Radit melihat Ayu datang mengembangkan senyumnya ia tidak sia-sia menunggu Ayu.
''Akhirnya adik datang juga," ucap Radit setelah Ayu dekat.
"Sudah lama abang nungguin Ayu?" kata Ayu dengan rasa gugup dia.
"Sudah dari tadi, abang pikir Ayu tidak jadi datang seperti sebelu-sebelumnya," jawab Radit sambil memandang Ayu yang terlihat begitu cantik dimata Radit.
"Maaf ya bang Ayu selalu bikin abang kecewa karena Ayu tidak pernah datang, itu semua karena Ayu takut sama bang Rido," ucap Ayu.
"Abang tau kok, tadi serli sudah cerita, Ayu tau kenapa abang mau bicara berdua dengan Ayu?" kata Radit.
''Tidak," jawab Ayu dengan polosnya, Radit memegang tangan Ayu ia meletakkan tangan Ayu di dadanya membuat Ayu deg deg kan lalu Radit berkata.
''Yu sudah lama abang memendam rasa sama Ayu, abang menyukai Ayu abang ingin Ayu jadi pacar abang apa Ayu mau jadi pacar abang?" kata Radit menembak Ayu.
💟💟💟💟💟💟💟💟
Hai membaca setia AYU YG MALANG.
__ADS_1
dukung terus ya, jangan lupa. like dan komen dibawah ini, 👃👃