
"Rio sudah menikah Minggu lalu, apa Rido tidak memberitahumu, Rido juga ada disini saat papa dia nikah papanya," ucap Ria, perkataan Ria membuat Rini pingsan, karena tidak ada jawaban dari Rini, Ria mencoba memanggil Rini, tapi Rini tidak lagi menyahut dari sebrang sana, Ria jadi kuatir kalau Rini Kenapa-napa, lalu Ria menghubungi Rido.
"Assalamualaikum bude," kata Rido setelah mengangkat telepon dari bude dia.
"Wa,allaikumsalam Do, tadi mamamu menghubungi bude," ujar Ria lalu Ria menceritakan saat ia bicara dengan Rini, Rido jadi kuatir dengan keadaan mama dia, lalu Rido berkata,
"Ya sudah bude, aku tutup dulu teleponnya, nanti aku hubungi lagi, aku mau lihat mama dulu takutnya mama Kenapa-napa, assalamualaikum," ucap Rido.
"Wa, allaikumsalam," jawab Ria.
Rido menghubungi telepon rumah dia, tapi tidak ada yang mengangkat, ia coba berulang menghubungi telepon rumah tetap tidak ada yang mengangkat, Rido jadi semakin cemas dengan keadaan mama dia, Rido mencoba menghuni istri dia, tapi nomor Ika diluar jangkauan, karena sangat kuatir dengan keadaan mama dia, Rido pulang, ia tidak jadi kerja.
Saat Rido sampai dirumah ia tidak menemukan siapapun didalam rumah, lalu ia pergi kekamar dia mencari istri dia, tapi Ika tidak ada dikamar, lalu Rido pergi ke dapur, ia melihat Susi sedang memasak sambil menjaga anak dia, lalu Rido bertanya,
"Bi! Ika mana? kenapa bibi masak bawa anak-anak, itu berbahaya bi, bawa anak-anak sambil masak," kata Rido menegur Susi.
"Maaf pak, aku sudah biasa masak sambil momong diba sama Wiah," jawab bibi, sontak Rido terkejut mendengar perkataan bibi, lalu Rido bertanya lagi.
"Ika kemana? seharusnya Diba sama Wiah dititipkan dulu sama Ika atau ibu," ujar Rido menasehati Susi.
"Bu Ika mana pernah dirumah, sedangkan ibu semenjak bercerai tidak perduli lagi dengan cucu dia,'' jawab Susi memberitahu.
Rido terkejut mendengar perkataan Susi, ia pikir selama ini Ika dirumah terus, lalu Rido bertanya lagi,
"Ika pergi kemana? kata Rido, ia penasaran kemana istri dia.
"Tidak tau, kalau bapak sudah pergi kerja bu Ika juga pergi, pulangnya sebelum bapak pulang," jawab Susi.
Rido pusing mendengar apa yang disampaikan bibi, lali Rido teringat ia pulang mau melihat mama dia, lalu Rido bertanya lagi,
"Ibu mana?" kata Rido.
"Dikamar, ibu jarang keluar semenjak berpisah dengan papa Rio," jawab Susi.
__ADS_1
"Ya sudah kamu lanjut kerjaan kamu, aku mau lihat ibu dulu," kata Rido lalu ia pergi kekamar ibu dia, melihat papanya tidak menyapa mereka Diba sama Wiah menangis, melihat anak dia menangis Rido menghentikan langkah dia, lalu kembali ke dapur, ia mendatangi anak dia.
"Maaf ya nak, papa sampai lupa sapa kalian," ucap Rido sambil menggendong Wiah dan Diba, lalu ia membawa anak-anak dia kekamar mama dia.
Saat Rido sampai dikamar mama dia, ia melihat mamanya tergeletak dilantai, lalu Rido memanggil Susi.
"Susi! Kemari," ucap Rido berteriak, Susi berlari kekamar Rini karena mendengar tuan dia memangil dengan suara kencang, setelah Susi sampai dikamar Rini, Rido memberikan anak dia ke Susi, lalu Rido mendekati mama dia, ia bisa bernapas lega setelah mengetahui kalau mama dia masih hidup, lalu Rido menggendong mama dia menuju mobil lalu pergi kerumah sakit.
**
Saat ini dokter sedang memeriksa Rini, sedangkan Rido menunggu diluar, Rido cemas dengan keadaan mama dia, setelah lama menunggu akhirnya dokter keluar dari ruangan pemeriksaan Rini, lalu Rido bertanya dengan keadaan mama dia,
"Dok bagai mana keadaan mama saya?" ujar Rido dengan cemas.
"Pasien kena stroke, ia harus dirawat secara intensif agar pasien cepat sembuh," jawab Dokter, Rido sedih mendengarnya.
Sore harinya seperti biasa Ika pulang kerumah dia, ia masuk kekamar membersihkan badan dia setelah itu dia berdandan karena Rido bentar lagi pulang, pikir Ika.
Sementara Rido masih dirumah sakit menemani mama dia, Rido termenung ia teringat saat papa dia mengabari akan menikah, ia tidak bisa mencegah papa dia menikah lagi, tapi ia juga tidak sampai hati menyampaikan kabar itu kemana dia walau papa dia mengundang dan menyuruh mama dia datang.
Rido pergi ke pesta pernikahan papa dia, ia sendiri tanpa sepengetahuan istri dan juga mama dia, Rido tidak ingin mama dia kepikiran nantinya kalau tau papa dia sudah menikah lagi, karena itu Rido merahasiakan pernikahan papa dia dari mamanya.
Tiba-tiba ponsel Rido bergetar tanda ada yang menghubungi, lalu ia melihat siapa yang menghubungi, ia melihat kalau yang menghubungi adalah bude Ria dia lalu Rido mengangkatnya.
"Assalamualaikum bude," ucap Rido setelah mengangkat telepon dari bude dia.
"Wa, allaikumsalam, gimana Do, kenapa kamu tidak ngabarin bude lagi, apa mamamu baik-baik saja? Kata Ria, ia ingin tau.
"Aku lupa ngabari bude, mama saat ini dirumah sakit, mama mena stroke karena itu Rido lupa ngabari bude," jawab Rido.
"Astagfirullah bude ikut prihatin dengan kondisi mamamu, semoga mamamu lekas sembuh, bude akan menjenguk mamamu secepatnya," ujar Ria dengan penuh kekuatiran.
"Iya bude, terimakasih sudah mendoakan mama," jawab Rido.
__ADS_1
"Ya sudah bude tutup dulu teleponnya, kamu yang sabar ya, assalamualaikum," ucap Ria sebelum menutup telepon dia.
"Iya bude wa, allaikumsalam," jawab Rido, telepon terputus.
Setelah telepon terputus Rido mendesah, pikiran dia kembali kerumah tangga papa dia dan mama dia sewaktu mereka bersama, ia tidak mengira kalau papa dia begitu cepat melupakan mama dia, padahal rumah tangga mereka sudah bertahun-tahun lamanya.
Rido bertekad akan mempertahankan rumah tangga dia demi buah hatinya, karena ia sudah merasakan betapa sakitnya melihat orang tua dia berpisah, apa lagi melihat papa dia sudah punya pendamping sementara mama dia belum bisa melupakan papanya.
Rido teringat kalau dia pergi Ika tidak dirumah, ia juga teringat perkataan Susi yang mengatakan kalau istri dia tidak pernah dirumah saat ia pergi bekerja, mengingat itu emosi Rido meluap, ia juga kuatir dengan anak-anak dia, kalau Ika belum pulang hanya Susi yang menjaga, pikir Rido, lalu Rido menghubungi Susi,
"Assalamualaikum pak," kata Susi setelah menerima telepon dari Rido.
"Wa, allaikumsalam, Sus! Ika sudah pulang?" ujar Rido ingin mengetahui.
"Sudah pak," jawab Susi.
"Dimana dia sekarang?" ujar Rido kembali.
"Setelah ibu pulang langsung masuk kamar, belum keluar dari tadi," jawab Susi.
"Jadi Ika belum bertemu dengan anak-anak?" kata Rido.
"Balum pak," jawab Susi.
"Anak-anak dimana sekarang?" ujar Rido lagi.
"Ada sama saya pak," jawab Susi.
"Ya sudah kamu jaga anak-anak dengan baik, bapak tutup dulu assalamualaikum," ucap Rido setelah mendengar semua jawaban Susi.
"Iya pak wa, allaikumsalam," jawab Susi, telepon terputus.
"
__ADS_1