
Ayu dan bu Ati sudah lama menunggu, namun orang yang di tunggu belum juga datang.
''bu, mereka lama ya, Ayu pulang dulu mau buat adonan kue jualan besok, setelah selesai Ayu kembali ke sini ya,'' Ayu berkata minta ijin.
''Iya tidak apa-apa, kalau tidak jumpa hari ini, minggu depan mereka datang kembali,''Kata bu Ati menjawab.
''Leo, disini dulu ya, mama pulang buat kue jualan besok,'' Kata Ayu berpamitan.
''Oke ma, tapi jangan lama-lama, biar ketemu sama calon Auti Ika,''Leo berkata.
''Iya anak mama yang paling tampan,'' Kata Ayu menjawab.
Ayu kembali ke rumah dia, di perjalanan Ayu berpikir apa calon suami Ika, abang dia atau tidak?'' Tapi tidak mungkin pikir Ayu, kampung abang dia dengan kampung mereka sangat jauh.
Setelah Ayu pergi pak Adi dan Ika juga calon suaminya sampai.
''Assalamualaikum,''Kata mereka dari luar sebelum masuk.
''Wa, alaikumsalam,''Jawab bu Ati dan Leo dari dalam.
Leo berlari ke depan pintu rumah pak Adi menyambut mereka datang, di susuk bu Ati dari belakang.
''Auti Leo kangen," Ujar Leo berlari ke pelukan Ika.
''Auti, juga kangen sama Leo,''Kata Ika, mereka masuk kedalam rumah, sesampainya di ruang tamu, mereka duduk, Ika pergi ke dapur membuat minum, di ikuti Leo dari belakang.
''Auti, kok lama sih sampainya, mama nungguin dari tadi,'' Ujar Leo.
''Mama nya mana?" Kata Ika bertanya.
__ADS_1
''Mama sudah pulang mau buat kue jualan besok biar ada uang jajan Leo,'' Ujar Leo.
''Iya tadi di kota macet karena itu, Auti lama sampainya,'' Ika berujar.
''Oh oleh-olehnya mana,'' Leo meminta.
''Nanti Auti kasih, sekarang Auti buat minum ya, kamu duduk di depan sama kakek,'' Ika berkata.
''Oke Auti,'' Ujar Leo.
Ika membuat minum untuk mereka yang ada di depan, sedangkan Leo bergabung bersama kakek dan neneknya.
''Beginilah keadaan kami, Ika orang susah tidak punya apa-apa, kuliah saja karena dapat biayayasiswa, baru bisa kuliah,'' Ujar pak Adi.
''Tidak masalah pak, saya juga orang susah, saya juga kuliah karena dapat biayayasiswa juga,'' Ucap Rido.
''Begini, seperti yang saya katakan kemarin di telepon, niat saya datang ke mari mau melamar Ika jadi istri saya kalau bapak mengijinkan,''Ucap Rido menyampaikan niat dia.
''Tidak apa-apa pak, saya juga masih belajar menjadi lebih dewasa,'' Ujar Rido.
''Leo, panggil Auti Ika kemari, lama sekali dia buat minum, Kata pak Adi.
''Iya kek,'' Leo berkata, Leo pergi ke dapur mendatangi Ika.
''Dia anak siapa pak? " Kata Rido bertanya.
''Leo cucu kami, ibu dia anak angkat bapak,'' Pak Adi menjelaskan.
''Oh, soalnya kata Parel mereka dua bersaudara, tapi Leo memanggil kakek ke bapak,'' Ujar Rido.
__ADS_1
Pembicaraan mereka terhenti karena Ika datang dari dapur membawa minum di ikuti Leo dari belakang, Ika menghidangkan kue dan minum ke mereka.
''Ika kamu duduk, bapak mau bicara,'' Ucap pak Adi, Ika duduk di sebelah bu At.i
''Nak Rido, datang kemari ingin melamar mu, apa kamu bersedia menerima lamaran nak Rido?" Pak Adi berkata,'' Dengan malu-malu Ika menganggukkan kepalanya tanda mau, Ika memang menyukai Rido, semenjak mereka pertama bertemu.
''Alhamdulillah, Ika menerima lamaran nak Rido,'' Kata pak Adi dengan gembira.
''Jadi kapan kamu membawa keluarga mu ke mari melamar Ika sejara resmi?" Kata pak Adi bertanya.
''Rencana saya minggu depan, saya bawa orang tua saya kemari,''Kata Rido yakin.
''Bapak tunggu ke datangan orang tua mu,'' Pak Adi berkata.
''Iya pak, saya permisi mau pulang, saya mengambil cuti cuma sehari, karena Minggu depan saya mengambil cuti kembali,''Ujar Rido menjelaskan.
''Loh tidak terlalu cepat ibu kira menginap, baru juga sampai,''Kata bu Ati keberatan.
''Minggu depan saya menginap, tapi sekarang tidak bisa bu,''Kata Rido dengan berat hati.
''Cepat sekali om, mama ku belum melihat om,'' Kata Leo protes.
''Minggu depan om balik lagi ke mari, om kenalkan ya sama mamanya Leo,'' Kata Rido.
''Siap om,'' Jawab Leo.
Rido pulang di antar Ika, sepanjang perjalanan mereka diam saja, Ika malu memulai pembicaraan, sedangkan Rido, asik melamun, memikirkan keputusan yang dia ambil, sebenarnya Rido tidak mencintai Ika, tapi karena di desak keluarganya agar dia cepat nikah karena nenek dia sudah sakit-sakitan, ingin melihat dia menikah sebelum meninggal, ia terpaksa mencari perempuan untuk di jadikan dia istri, Parel teman dia, mengenalkan adik dia, kebetulan Ika orangnya baik jadi dia memilih adik Parel, yang akan dijadikan istri.
Selama ini Rido tidak pernah pacaran karena hati dia terpaut buat Ayu, ia selalu berdoa agar dia bertemu dengan Ayu, tapi hingga kini, ia belum juga bertemu dengan Ayu.
__ADS_1
''Ya Allah apa keputusan yang aku ambil sudah benar, apa doa ku selama ini yang ingin Ayu jadi istriku tidak kau kabulkan, mengapa sampai saat ini, aku belum juga bertemu dengan Ayu,'' Kata Rido dalam hati.