Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Part 96


__ADS_3

Pagi Pagi sekali Ayu terbangun karena perut dia terasa sakit, ia melihat jam dinding masik 4.30, ia coba memberikan rumah ia dan membuat sarapan, setelah selesai ia coba buat kue walau perut dia sakit, tapi tiba-tiba air dari pangkal paha dia, ia terkejut dan menghentikan membuat kue, ia tau kalau itu tanda ia akan melahirkan.


Semakin lama perut Ayu semakin sakit, ia sudah tidak tahan lagi, ia mengemasi keperluan dia yang akan dibawa lalu membangunkan Leo, setelahnya ia pergi ke puskesmas yang ada dikampung mereka bersama Leo, selama ini Ayu tidak pernah memeriksakan kehamilan dia, karena ia malas ditanya dimana suami dia, karena itu ia malas periksa.


Sementara itu, Rido gelisah ia tidak tau apa yang membuat dia gelisah, ia berpikir mungkin saja karena perkataan Ika kemarin yang membuat dia gelisah.


Setelah Ayu sampai di puskemas Ayu segera ditolong bidan karena Ayu sudah banyak keluar darah, Ayu terus saja berdoa agar ia bisa selamat ia tidak mau anak dia tidak ada yang mengurus kalau dia tidak ada.


"Ya Allah kumohon lancarkan persalinanku ini, selamatkan aku dan anakku," doa Ayu.


Para perawat dan dokter heran dan iba melihat Ayu, karena tidak ada yang menemani dia saat melahirkan, hanya Leo yang ada diluar menunggu Ayu, Leo juga gelisah menunggu mama dia.


"Ya Allah selamatkan mama sama adikku ya Allah," doa Leo, ia mengerti kalau mama dia saat ini, sedang berjuang melahirkan adik dia, sebab Ayu sudah menjelaskan ke dia saat mereka diperjalanan mau kepuskesmas tadi.


Setelah hampir 5 jam akhirnya anak Ayu keluar juga.


"Selamat bu, anak ibu laki-laku," kata bidan.


"Alhamdulillah, terimakasih sudah menolong saya bu," jawab Ayu.


"Ibu tidak usah berterimakasih itu sudah menjadi tugas kami," ujar bidan.


tiba-tiba perut Ayu sakit lagi, ia coba tahan tapi semangkin sakit, iapun memberitahu ke bidan.

__ADS_1


"Bu, tolong saya, perut saya sakit sekali," ucap Ayu sambil menahan rasa sakit.


Bidan pun segera memeriksa Ayu kembali.


"Wah kamu melahirkan anak kembar, ini anak keduamu sudah mau lahir," kata bidan, Ayu terkejut mendengarnya, bidan menyuruh Ayu kembali seperti tadi saat melahirkan anak pertama, setelah berjuang lumayan menguras tenaga, Ayu melarikan anak ketiga dia.


"Wah anak ibu yang ini perempuan, ibu melahirkan anak kembar sepasang," seru bidan.


Ayu bahagia mendengarnya, ia juga bersyukur Tuhan mengabulkan permintaan dia, agar ia selamat melahirkan anak dia.


"Kalau boleh tau, ayah anak ibu kemana ya, soalnya anak ibu harus di adzanin," kata bidan.


Bidan susah dari tadi ingin bertanya tapi waktunya tidak tepat, ini baru bidan bertanya karena anak Ayu harus di adzanin, mendengar pertanyaan bidan Ayu bingung jawab apa.


"Jadi siapa yang adzanin anakmu?" tanya bidan.


"Kita suruh dokter Faujan aja bu," kata perawat yang diikut membantu Ayu waktu bersalin tadi, mendengar perkataan perawat itu Ayu bernapas lega akhirnya ada juga yang menolong dia.


"Ya sudah kamu panggil dokter Faujan," kata bidan itu ke perawat.


"Iya bu," jawab perawat yang bernama Linda, ia semangat pergi memanggil dokter Faujan, ia suka dengan dokter Faujan karena itu ia selalu ambil kesempatan untuk bisa bertemu dengan dokter Faujan, karena itu ia menawarkan dokter Faujan yang adzankan anak Ayu agar ia bisa bertemu dengan dokter Faujan.


"Assalamualaikum, permisi maaf mengganggu dok," kata Linda setelah mengetuk pintu ruangan dokter Faujan.

__ADS_1


"Iya ada apa?" tanya dokter Faujan.


"Bidan Lily menyuruh saya minta tolong ke dokter, adzanin anak pasien bu Lily dia baru melahirkan tapi suami dia tidak ada katanya sedang pergi merantau," ujar Linda.


"Apa tidak ada kerabat dia?" tanya dokter Faujan merasa heran


"Tidak dok, dia datang sama anak dia yang berumur sekitar 5 atau 6 tahun kasihan dia dok," jawab Linda.


"Ya sudah ayo," kata dokter Faujan, ia juga penasaran dan iba mendengar cerita Linda, lalu mereka kekanar Ayu.


Setelah pintu terbuka, perawat keluar dari ruangan persalinan Leo mengintai dari celah pintu, ia melihat perut mama dia sudah rata, lalu ia melihat ada perawat membersihkan anak bayi, Leo yakin bayi itu adalah adik dia, ia melihat aba dua bayi, ia penasaran kenapa adik dia bisa dua, lalu ia masuk, dan bertanya.


"Ma, mama sudah keluarkan adik dari perut mama?" tanya Leo.


"Sudah sayang sekarang Leo sudah punya adik, jadi Leo sudah jadi abang sekarang," jawab Ayu.


Hooree, Leo sudah punya adik, itu adik Leo ya ma" tanya Leo.


"Iya sayang," jawab Ayu.


"Yang itu adik siapa ma?" tanya Leo lagi sambil menunjuk bayi sayang satu lagi.


"Itu juga adik Leo, adik Leo ada dua," jawab Ayu.

__ADS_1


"Wah asik Leo punya adik dia," kata Leo, dengan bahagianya.


__ADS_2