
Tidak terasa Rido sudah sampai di rumah pak Pajar, ia salam sebelum masuk rumah pak Pajar.
''Assalamualaikum," ucap Rido, lalu ia masuk kerumah pak Pajar.
''Wa, alaikumsalam," jawab pak Pajar, ia terkejut melihat Rido datang kerumahnya.
"Silahkan duduk Di," ujar pak Pajar mempersilahkan Rido, lalu Rido duduk, saat ini Rido duduk disebelah pak Pajar.
''Bi, bikinkan minum buat Rido,'' ucap pak Pajar ke bibi.
''Iya tua," jawab bibi.
''Bagai mana kuliahmu?" tanya pak Pajar berusaha mencairkan suasana yang terasa tegang karena Rido diam saja.
''Pakde dirumah saja tidak mencari Ayu?" tanya Rido, ia tidak menjawab pertanyaan pak Pajar, ia malas berbasa-basi karena ia marah melihat pak Pajar bersantai dirumah sementara ia sangat cemas memikirkan Ayu, sampai tidur saja ia susah kepikiran Ayu terus.
"Melihat Rido yang kelihatannya marah, pak Pajar beranjak dari tempat duduk dia, lalu pergi kekamar dia, lalu ia keluar membawa surat dari Ayu, pak Pajar memberikan surat itu ke Rido.
''Apa ini,'' tanya Rido.
__ADS_1
''Buka saja Do, biar kau tau apa isinya," kata pak Pajar.
Rido membuka selembar kertas yang diberikan Pak Pajar, lalu Rido membaca surat dari Ayu, saat Rido selesai membaca surat itu, pak Pajar berkata.
''Itu sebabnya Pakde tidak mencari Ayu lagi, Pakde menghargai keputusan Ayu," kata pak Pajar.
''Hanya karena Ayu menyuruh Pakde tidak mencarinya lantas pakde membiarkan Ayu hidup diluar sana, Rido tidak menyangka hanya segitu rasa sayang pakde ke Ayu, Rido pikir pakde sangat menyayangi Ayu, ternyata aku salah menilai pakde," kata Rido, ia meluapkan semua kekesalan dia karena pak Pajar tidak mencari Ayu.
''Apa maksudmu Do, Pakde tentu saja menyayangi Ayu," jawab pak Pajar.
''Kalau memang Pakde menyayangi Ayu, Pakde pasti sudah mencari Ayu, kenyataannya tidak sayang pakde hanya dibibir saja, coba pakde pikirkan secara logika bagai mana Ayu bisa bertahan hidup diluar sana dengan keadaan Ayu sekarang, ia harus bekerja buat bisa makan, sementara dia lagi hamil saat ini, belum lagi lagi kalau Ayu melahirkan, uang dari mana dia, Rido saja tidak bisa tidur setelah mendengarnya, diusia Ayu yang masih belia ia harus menjalani hidup dia yang penuh penderitaan, Rido sangat kuatir keadaan dia, apa dia bisa makan apa tidak, Rido salah datang kemari seharusnya Rido cari sendiri Ayu, Rido pikir Pakde masih mencari Ayu ternyata tidak, Rido pamit pakde Rido cari Ayu sendiri saja," ucap Rido panjang lebar ia mengeluarkan semua isi hati dia, tentang kekecewaan dia kepada pak Pajar, setelah mengatakan itu, Rido bangun dari duduk dia.
Rido yang melihat Pakdenya menyesal jadi kasihan, ia mengurungkan niat dia yang ingin pergi mencari Ayu sendiri.
''Iya Pakde kita akan mencari Ayu bersama-sama, semoga kita bisa bertemu dengan Ayu lagi," ucap Rido dengan penuh harap.
''Semoga saja, ya sudah Rido istirahat saja dulu dikamar tamu, besok baru kita mulai cari Ayu," ujar pak Pajar.
''Ya Pakde Rido istirahat dulu," jawab Rido, setelah mengatakan itu Rido pergi kekamar yang disiapkan untuk dia.
__ADS_1
Tibalah paginya, Rido dan Pak Pajar memulai mencari Ayu, mereka mencari hanya bermodalkan foto Ayu saja.
Saat pak Pajar dan Rido mencari Ayu, semua orang yang melihat mereka semua berbisik-bisik, pertama mereka mencoba bersikap cuek, tapi semangkin lama mereka semakin diperhatikan orang-orang, hal itu membuat pak Pajar dan Rido tidak nyaman, karena Rido sudah tidak tahan dengan orang-orang yang berbisik didekat mereka, Rido mendekat orang-orang yang berbisik itu, lalu ia menegur mereka.
''Maaf ya bu, ada apa Ibu memperhatikan kami, apa kami ada salah sama ibu sehingga ibu terus memperhatikan kami?" tanya Rido karena sudah jengah dengan orang-orang itu.
"Tidak, kamu tidak salah apa-apa," jawab ibu-ibu itu.
''Jadi kenapa ibu memperhatikan kami?" tanya Rido.
"Aku tidak memperhatikan kami, tapi aku memperhatikan temanmu," jawab ibu-ibu itu.
''Salah apa Pakde ku sama kamu, sehingga kamu melihat kami seperti itu, apa ibu apa ibu kita kalau pakde ku penjahat?" tanya Rido.
Temanmu yang kau panggil Pakde, saat ini sedang viral, buka ponsel mu," ujar ibu itu.
''Mendengar kata ibu itu, Rido membuka ponsel Dia, ia melihat berita pakde dia dan Ayu sedang viral, banyak netizen menghujat pak Pajar dan Ayu di kolam komentar, lalu Rido mengajak pak Pajar pulang, walau heran kenapa Rido membawa pak Pajar, Rido sampai menarik tangan pak Pajar.
💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟
__ADS_1
Hay pembaca setia AYU YG MALANG ikuti terus ceritanya juga dukung dengan memberi like dan komen dibawah ini.👇👃 👃