
''Tapi bu, Rini tidak setuju Rini takut kalau Rido mengetahui masalah yang terjadi dengan Ayu, Rido akan berusaha menolong Ayu dan akan berdampak buruk ke pelajaran dia, Rini tidak mau kalau Rido kehilangan masa depan dia karena mengurusi Ayu," kata Rini.
''Ya terserah kamu sajalah, ibu tidak ikut-ikutan kalau Rido marah kalau dia mengetahui dari orang lain, jadi apa jawabanmu kalau Rido bertanya dimana Ayu?" tanya bu Aini.
''Ya kita beritahu dia kalau Ayu dibawa mas Pajar kembali kerumahnya," jawab Rini.
''Kalau dia nekat mau menjumpai Ayu kesana gimana?" tanya bu Aini kembali.
''Rini nanti menghubungi Ayu, Rini akan pesan ke Ayu kalau Rido menghubungi dia, ia harus memberitahu kalau ia sedang berlibur bersama keluarga dia," jawab Rini.
''Kamu gak kasihan sama Ayu, ibu takut kalau Ayu tersinggung dan kepikiran jadi berpengaruh ke kandungan dia," ujar bu Aini.
''Ya kasihan bu, tapi gak harus mengorbankan masa depan Rido bu," jawab Rini.
Bu Aini terdiam ia tidak setuju dengan sikap menantunya tapi ia juga tidak bisa berbuat apa-apa.
Setelah Rini selesai berbicara dengan bu Aini, Rini pamit pulang, diperjalanan Rini teringat ia belum menghubungi Ayu, kalau ia menghubungi Ayu dirumah dia, takutnya Rido dengar ia menghentikan sepeda motor dia, lalu ia menghubungi Ayu.
"Halo assalamualaikum bule," kata Ayu setelah mengangkat telepon dia.
''Wa, Alhamdulillah Yu bule bisa minta tolong sama, kalau Rido menghubungimu kamu harus katakan kalau kamu tidak di rumah kalau pergi berlibur bersama keluargamu, soalnya Rido sudah pulang, Rido terus saja menanyakan kamu, bule tidak mau kalau Rido tau masalah yang kamu hadapi sekarang, ia akan kepikiran dan akan mengganggu ke pelajaran dia, bule berharap Ayu mengerti bule melakukan ini semua demi kebaikan kita semua dan demi masa depan Rido," kata Rini panjang lebar.
''Iya bule Ayu mengerti, Ayu tutup teleponnya ya bule, Ayu kebelet mau melamar mandi, assalamu'alaikum," Ayu memutuskan telepon dia.
''Wa, alaikumsalam," jawab Rini, setelah mematikan telepon dia, Rini menghubungi Rio, setelah Rio mengangkat Rini menceritakan rencana dia, walau Rido kurang setuju dengan rencana istri dia, tapi Rio juga takut kalau yang dikatakan istri dia, akan terjadi, dengan berat hati Rido menyetujui nya.
Ayu mendengar perkataan bule dia, merasa sedih ia tidak sanggup lagi menahan air mata dia karena itu Ayu buru-buru mematikan telepon dia, takut bule dia tau ia menangis.
Ini semua salahku semua orang menjauhiku karena kebodohanku, aku tau bule tidak suka kalau aku dekat sama bang Rido, aku tidak marah bude seperti itu, ikhlaskan hatiku ya Allah menerima semua hukuman yang engkau berikan." kata Ayu bicara sendiri.
__ADS_1
Rido saat ini sangat gelisah, ia tidak bisa menghubungi Ayu, ia sudah berkali-kali menghubungi namun ponsel Ayu tidak aktif.
Kemana kamu Yu, angkat telepon abang," ucap Rido sambil memandang ponselnya yang menghubungi Ayu tapi tidak bisa. Lalu Rido mencari mamanya, ia melihat mamanya di belakang rumah.
Rini yang lagi dibelakang rumah mengasih ikan makan, dikejutkan dengan kedatangan Rido.
"Ma, di mana Ayu dari tadi kucari tidak ada ponselnya juga tidak aktif," adu Rido sekalian bertanya.
''Ayu suda tidak tinggal di sini, dia sudah di jemput papanya," jawab Rini beralasan.
''Kapan? kenapa mama tidak pernah cerita," tanya Rido.
"Mama khawatir kamu kepikiran dan mengganggu kuliahmu," jawab Rini.
''Kekhawatiran mama terlalu berlebihan, sudah berapa lama Ayu di jemput pakde Pajar?" tanya Rido karena penasaran.
''Ya selepas meninggal kakek," jawab Rini.
''Mungkin Ayu gak mau kamu kepikiran nantinya," jawab Rini.
''Mungkin juga," kata Rido.
Rido kembali ke kamar dia, ia coba menghubungi Ayu kembali tapi tetap ponsel Ayu tidak aktif juga, Rido merasa kecewa karena niatnya ingin melepas rindu dengan Ayu tidak tersampaikan.
Apa aku menyusul Ayu kerumah pakde Pajar ya, agar aku bisa melepas rindu dengan Ayu," kata Rido bicara sendiri.
**
Saat ini Rido dan keluarganya berkumpul berbincang, mereka mereka saling melepas rindu, di sela perbincangan mereka Rido mengatakan diat dia yang ingin pergi ke rumah pak Pajar ia mau menjumpai Ayu.
__ADS_1
Tapi Rini segera melarang ia mengatakan kalau Ayu saat ini sedang berlibur ke kampung halaman pak Pajar.
Rido mendengar apa yang dikatakan mama dia, menjadi galau pupus sudah harapan dia ingin bertemu dengan Ayu.
''Dari mana mama tau kalau Ayu pergi berlibur bersama keluarga dia?" tanya Rido.
''Ayu yang mengatakan, mama sama Ayu sering teleponan," jawab Rini.
Bu Aini mendesah mendengar perkataan menantunya ia kasihan melihat Rido yang terlihat kecewa karena tidak bisa berjumpa dengan Ayu.
Ya Allah aku tidak bisa berbuat apa-apa, aku tidak tidak setuju dengan keputusan menantuku, biar bagaimanapun Ayu dan Rido adalah saudara Rido saat menyayangi Ayu seperti adiknya sendiri karena mereka tumbuh besar bersama disini, wajar Rido merindukan Ayu, tapi ia tidak bisa bertemu karena di halangi mamanya, semoga ada jalan agar mereka bisa bertemu," kata bu Aini dalam hati.
Bu Aini mengira kalau Rido menyayangi Ayu sama seperti menyayangi adik kandungnya, padahal Rido menyayangi Ayu sama seperti menyayangi lain jenis.
Tidak jauh dari bu Aini Rio juga tidak setuju dengan keputusan istrinya tapi ia takut kalau ia tidak ikut rencana istrinya dan yang di katakan istrinya menjadi kenyataan, ia tidak mau kalau di salahkan nantinya.
"Ya Allah ampuni kesalahanku yang membantu istriku berbohong kepada anakku, aku tau ini salah tapi aku tidak mau ribut dengan istriku karena masalah ini." kata Rido dalam hati. Mereka sibuk dalam pikiran masing-masing.
Rido juga melamun memikirkan bagai mana ia harus bertemu dengan Ayu karena ia sudah rindu berat.
Rido merasa janggal dengan kepergian Ayu, karena sudah lama Paklek Pajar membujuk Ayu agar tinggal bersama mereka kembali tapi Ayu tidak mau, tapi mengapa sekarang Ayu pergi kesana tidak memberitahu dia, hampir tiap malam ia menghubungi Ayu, tapi Ayu tidak cerita kalau dia sudah pindah kerumah Paklek Pajar.
Apa ada masalah ya saat aku tidak ada, kenapa semua orang seolah menyembunyikan Ayu pergi kerumah Paklek, semoga saja tidak," gumam Rido. Ia menepis semua pikiran buruk tentang Ayu.
💟💟💟💟💟💟💟💟💟
Hai pembaca setia AYU YG MALANG ikuti
terus ya dan juga dukung dengan cara
__ADS_1
beri like dan komen di bawah ini.👇👇👃👃