Bidadari Surga Untuk Penjual Kebab Yang Tajir

Bidadari Surga Untuk Penjual Kebab Yang Tajir
Berkumpul bersama keluarga besar.


__ADS_3

"Fix, ini mah! Menjadi cucu perempuan kesayangan semua keluarga ini! Dari bayi aja udah kelihatan manjanya! " ucap Ana yang menemani Amay di dalam kamar.


Ia baru saja memasuki kamar Amay di lantai atas yang bersebelahan dengan kamar bayi-bayi yang di dekorasi langsung oleh ahlinya dengan diawasi Davin langsung.


Bahkan dibuatkan pintu yang terhubung langsung dengan kamar Amay hingga ia tidak capek-capek lagi berputar arah jika si kembar menangis saat mereka tidur.


Ia juga baru saja mendengarkan cerita dari sang Mama akan tingkah manja si cantik Maggie yang selalu minta di gendong oleh siapa aja dan tidak mau di taruh bersama kakak-kakaknya di tempat tidur mereka.


"Iya Kak, Nanaz dan Maggie akan menjadi kesayangan keluarga kita! Pastinya dengan penjagaan kakak-kakak lelakinya dan adik laki-laki nya! " jawab Amay dengan terkekeh pelan.


"Duh, kakak jadi ngebayangin gimana nanti mereka besarnya ya...! Pasti Azzam dan adik-adiknya bakalan posesif sekali pada mereka berdua! Secara mereka berdua perempuan kesayangan keluarga kita! Hihihi... " ucap Ana dengan cekikikan sendiri.


"Jangan lupa dengan Papa danOpa-Opa nya juga lah Kak! Mereka pasti paling posesif banget pada kedua anak gadis nya! " tambah Amay lagi.


"Iya ya... Hahahaha.... Ngebayangin nya aja udah bahagia! Apalagi mengalaminya langsung! " sahut Ana dengan kembali terkekeh.


"Mudah-mudahan kita di beri umur yang panjang biar bisa menyaksikan semua itu Kak! " ucap Amay lagi berdoa.


"Aamiin... Semoga saja! " jawab Ana mengamini doa Amay.


Amay merapikan kembali pakaian dan hijab nya setelah menyusui si bungsu. Tidak lama Izam, Ara dan Aini masuk ke dalam kamar dengan membawa kakak-kakaknya si cantik.


"Sayang, kakak-kakaknya haus juga nih! " ucap Izam dengan meletakkan Khalid di pangkuan Amay.


"Iya Abang! Pindahin dulu si cantik ke kamarnya ya Bang! Udah tidur dia, tapi jangan di gangguin ntar bangun lagi! " jawab Amay sembari kembali menyusui Si sulung.


"Kakak juga haus ini May, lihat mulut nya udah gerak kiri kanan! " ucap Ara sambil menggendong Imran.

__ADS_1


"Iya Kak! Tarok sebelah sini Kak biar Amay susui sekalian mereka berdua! Zaid haus juga ya Kak?? " sahut Amay sembari bertanya pada Aini.


"Gak kok! Si kecil ini anteng-anteng aja! Bahkan masih tidur, gak kebangun saat di cium, di toel pipinya sama anak-anak tadi! " jawab Aini sembari duduk di tepi ranjang dengan menggendong Zaid.


"Di antara mereka berempat Zaid lah yang paling anteng Kak! Tenang dan tidak cengeng seperti abang dan adiknya! Kalau mau ***** aja ia hanya merengek kecil, itupun gak lama! " ucap Amay tersenyum kecil.


"Persis kayak Papa, pembawaan nya tenang, gak gampang emosi kayak Bapak nya! Misah misuh dan pecicilan! " sahut Ana sambil membantu Amay memegang si sulung.


"Hahaha... Kakak gak salah lagi! " jawab Amay terkekeh pelan.


Keempat perempuan itu asyik mengobrol sambil menimang si kecil hingga tertidur setelah kenyang menghisap sumber makanan mereka.


Ketiga kakak-kakak Izam membantu meletakkan ketiga kakaknya si cantik di ruangan bayi sebelah kamar Amay. Sedangkan Amay tetap di dalam kamar nya berbaring karena memang di suruh untuk istirahat.


Ia hanya akan di panggil begitu si kembar lapar saja atau Izam yang datang dengan membawa si kembar ke dalam kamar.


"Eh, kalian semua ngapain di sini? Kapan kalian masuk ke sini? Kok Mama, Bubu sama Mami gak dengar? " tanya Aini kaget saat masuk ke kamar si kembar.


Ternyata sudah ada empat bodyguard yang sedang memperhatikan si cantik yang sedang tidur.


"Mama asyik ngobrol sama Aunty! " jawab Azzam santai.


"Bu, dedek nya kok beda ya! Lucu banget, terus kok rambutnya kok pirang gini? Adek rambutnya di cat ya Bu? " tanya Faris dengan polosnya.


"Ssstttt, jangan keras-keras sayang ngomong nya! Nanti adek nya bangun! " jawab Ana dengan menutup mulutnya dengan jari telunjuk.


"Oopss lupa... ! " jawab Faris dengan cengiran nya.

__ADS_1


"Iya Bubu... ! Kenapa adek yang laki-laki rambutnya gak pirang kayak adek cantik ini? " tanya Farid lagi yang sama penasaran nya dengan sang kakak.


"Rambut adek nya bukan di cat sayang! Tapi adek cantik ikut rambut Oma nya yang sama seperti itu! Nah, sedangkan kenapa rambut adek yang tiga lagi gak sama, itu karena mereka ikut dengan rambut nya Uncle kalian! Coba Bubu tanya! Rambut Uncle Maliq warna nya apa? " jawab Ana dengan lembut sembari meletakkan Khalid di dalam box nya.


"Hitam Bu... Tapi rambut Oma kan hitam, terus ada rambut putih nya juga! " jawab Farid masih penasaran karena ia melihat rambut Oma Lia nya gak seperti adek cantiknya.


"Yassalam... Bukan Oma yang ini sayang! Tapi Oma Mama nya Aunty! Oma kalian yang ini gimana mau pirang orang dia made in Indonesia! Hihihi... " jawab Ana dengan tertawa cekikikan mengatai Mama nya sendiri.


Aini hanya geleng-geleng kepala mendengar adiknya meng ghibah Mama mereka sendiri.


"Udah yuk kita keluar aja! Biarkan adiknya bobok dulu! Waktu kita masih banyak untuk bermain bersama mereka nanti! " ucap Aini dengan mengajak anak-anak keluar dari kamar bayi.


Satu persatu anak-anak patuh dan keluar dari kamar bayi bersama Bubu, Mami dan Mama mereka menuju lantai bawah.


Izam naik ke lantai atas dengan membawa nampan berisi makanan untuk sang istri di kamar. Ia juga membawa peralatan untuk memompa Asi jika Asi nya sudah kembali penuh.


Asi Amay melimpah ruah karena Mama Lia membelikan Booster Asi yang paling bagus untuk Amay. Ia ingin nutrisi keempat cucu nya terpenuhi dan tidak menggunakan susu formula.


"Ayo sayang kita makan dulu! Nanti baru pompa Asi nya kalau udah penuh! " ucap Izam dengan meletakkan nampan tersebut ke atas meja kecil yang memang sudah ada di dalam kamar.


"Iya Bang! Abang juga ya! Kita makan sama-sama! " jawab Amay dengan melemparkan senyum manis.


"Iya sayang! Ayo di buka mulutnya! " sahut Izam lagi dengan menyuapkan Amay makan.


Mereka makan sepiring berdua dengan porsi yang amat banyak untuk dua orang.


Bersambung...

__ADS_1


Selamat membaca dan selamat beraktivitas reader ku semuanya...


__ADS_2