Bidadari Surga Untuk Penjual Kebab Yang Tajir

Bidadari Surga Untuk Penjual Kebab Yang Tajir
Merengek kayak anak kecil...


__ADS_3

"Satu Mercedes benz S class aja harganya sekitar 7,5 M.... Kamu bilang itu harga paling murah ya kan?? Jadi kalau untuk harga yang paling mahal itu berapa?? " tanya Ana dengan menghitung jari tangannya.


"Yang paling mahal aku jual seharga 8 unit merci sih... Tapi yang paling sering mereka beli yang harga sedang yaitu seharga 4-5 unit merci lah... " jawab Izam santai.


"Jadi, kalau satu harganya 7,5 M dikalikan 4 \= 30 M... Wow daebak.... Amazing.... Jadi selama ini kamu udah jual berapa buah aplikasinya?? " tanya Ana lagi dengan mata berbinar.


"Selama dua tahunan itu aku cuma jual 135 app kok! Gak bisa banyak karena gak sanggup lagi mata ku untuk menatap layar komputer lama-lama! " jawab Izam lagi dengan santai.


"Ya Tuhan.... Ya Tuhan.... Onta Arab ku yang gantengnya kebangetan.... Ja-jadi selama ini kamu punya uang yang jumlahnya gak kehitung kayak gini??? " pekik Ana dengan loncat-loncat kegirangan.


"Ya iyalah.... Kalau gak punya uang gimana aku bisa mendirikan perusahaan aku sendiri! Kakak kan tahu sendiri kalau aku dari dulu paling gak suka mengandalkan kekayaan orang tua maupun kekayaan kedua Opa kita. Walaupun semuanya pasti untuk aku juga suatu saat nanti. Aku lebih suka mencari usaha sendiri dan berdiri sendiri dengan kaki ku dan sukses tanpa embel-embel nama besar orang tua! " jawab Izam dengan bangganya.


"Dih.... Keren banget Onta Arab ku ini.... Jadi gemes deh... " ucap Ana dengan geram sambil mencubit kedua pipi Izam.


"Wah.... Kalau kayak gini nih, ada udang di balik peyek ini.... Pasti ada maunya kalau manis-manis kayak gini! " sahut Izam dengan penuh curiga.


"Jangan curigaan kayak gitu sama kakak mu sendiri.... Kakak gak macam-macam kok, cuma satu macam aja. " ucap Ana dengan penuh arti menatap adiknya.


"Makin mencurigakan kalau kayak gini reaksi nya... " sahut Izam lagi dengan memegang dagunya.


"Ish... Gak usah gitu pula mukamu?? Boleh kan modalin kakak program bayi tabung anak kembar ke korea? Ya... Ya... Ya... " pinta Ana dengan wajah puppy eyes nya.


"Apaaa??? Sudah aku duga kan?? Pasti permintaan nya gak masuk akal kayak gini! Gak mau! " teriak Izam dengan suara kencang menolak dengan tegas.


"Oh.... Ayolah Onta Arab ku yang tampan, baik hati, rajin menolong dan pintar menabung... Kabulin permintaan kakak mu yang cantik cetar membahana ini.... " rengek Ana seperti anak kucing yang minta makan.


"Ogah..... Punya anak dua aja keteteran kayak gitu! Apa lagi mau nambah anak kembar! " tolak Izam lagi sambil menaruh susu untuk Amay di atas nampan.


"Ayolah adik ku sayang.... Bantu kakakmu ini... Ku mohon.... " rengek Ana bergelayut manja di lengan Izam.

__ADS_1


"Sekali gak mau ya tetap gak mau! Udah minggir, nanti Amay ngambek lagi kelamaan bikin susu nya! " jawab Izam lagi dengan menggeser tubuh Ana dengan lengannya.


Ia berjalan menuju lantai atas dengan Ana masih terus memohon merengek seperti anak kecil yang permintaan nya tidak di kabulkan ibunya. Ia bahkan membuntuti Izam sampai masuk ke dalam kamar yang ada MUA yang merias wajah Amay.


"Lama banget sih Bang, bikin susunya! " ucap Amay dengan nada kesal sambil memejamkan matanya.


"Maaf sayang... Biasalah, ada insiden kecil tadi! Nih, diminum dulu susu nya! " jawab Izam dengan menyodorkan gelas berisi susu ke mulut istrinya.


Dengan masih terpejam, Amay duduk sesaat meminum susu hamil yang di bikin langsung suaminya. Setelah susunya habis, Amay kembali bersandaran di kursi dan MUA nya kembali melanjutkan pekerjaan nya.


"Emangnya ada insiden apaan sih Bang? " tanya Amay penasaran.


"Bukan insiden besar kok sayang, hanya saja ada orang yang minta program bayi tabung ke Korea! " jawab Izam sambil melirik kakaknya yang masih memohon dan berdiri di depan pintu kamar mereka.


"Apa?? Ke Korea? Jauh amat! Kenapa gak di Indonesia aja, kan banyak Amay lihat artis-artis program bayi tabung yang di Indonesia saja berhasil, gak perlu sampai ke Korea segala! " sahut Amay agak terkejut.


"Itu dia masalahnya sayang, orang sudah punya anak dua aja masih mau minta program bayi tabung lagi, ke Korea pula! Aneh-aneh aja! " ujar Izam dengan mengejek kakaknya.


"Entah lah sayang! Orang nya emang rada-rada aneh sih yank! Dia mau itu mau program bayi tabung anak kembar di Korea! " jawab Izam kembali mengejek Ana dengan menjulurkan lidahnya.


"Siapa sih Bang yang mau bayi tabung segala! Amay penasaran! " tanya Amay penasaran dan membuka matanya.


"Lihat aja di belakang! Tuh orangnya ada di sini lagi merengek melebihi Faris dan Farid! " jawab Izam dengan menunjuk ke belakang Amay.


"Kak Ana! " ucap Amay begitu melihat kebelakang dengan wajah bingung.


"Iya, itu orang aneh yang barusan Abang ceritakan tadi! " jawab Izam dengan menunjuk pakai dagunya.


"Apa?? Serius Kak, Bang! " tanya Amay bergantian kepada mereka berdua.

__ADS_1


"Emangnya Abang pernah bohongin kamu, sayang! " ujar Izam dengan wajah serius.


Amay menggelengkan kepalanya dan ia kembali melihat ke arah kakak iparnya yang mendekati sangat suami dan merengek kembali dengan wajah memelas.


"Onta Arab ku sayang... Ayolah kabulin permintaan kakak.. Kan uang mu banyak, gak bakalan habis buat bantu kakak ke Korea buat bayi tabung... Ayolah, kakak mohon! " rengek Ana dengan menggoyang-goyangkan lengan Izam.


"Sekali tidak ya tidak! " jawab Izam dengan menggoyang kan jari telunjuknya.


Ana terus merengek pada adiknya yang mana membuat Amay tertawa geli melihat permintaan kakak iparnya yang di luar nalar permintaan yang umum di minta. Untung saja proses make up sudah kelar, kalau gak pasti amburadul hasilnya karena Amay tertawa dengan sangat kencang.


Amay pun di bantu dengan MUA memakai pakaian pengantinnya berupa gamis pengantin bewarna putih gading yang memang sengaja di pesan dan di tempah ke desainer gaun pengantin. Mereka tidak memperdulikan dua kakak beradik yang sibuk dengan perdebatan mereka yang tidak ada satupun yang mau mengalah.


Mama Lia datang pada saat Amay di pakai kan hijab syar'i yang sangat cantik seperti dandanan pengantin muslimah pada umumnya dengan hiasan mahkota di kepalanya.


"Ada apa ini ribut-ribut! Kalian berdua ngapain di sini! Apa yang kalian ributkan! Kamu belum siap-siap juga Maliq? Udah jam berapa ini?? Buruan siap-siap sana! " ucap Mama Lia sambil memberi perintah dengan tegak pinggang di depan pintu masuk kamar.


"Anak Mama nih bikin onar dan bikin kepala pusing! Makin tua makin aneh aja kelakuan nya! " adu Izam dengan menunjuk kakak nya.


Ana langsung membuat wajah cemberut karena ia gagal membujuk adiknya untuk mau mengabulkan keinginan untuk ke Korea program bayi tabung anak kembar di sana.


"Kamu juga Na, kenapa belum siap-siap juga? Kamu ngapain di kamar adik kamu? " tanya Mama Lia dengan heran kepada Ana.


"Iya, ini mau siap-siap dulu ke kamar! " jawab Ana keluar kamar Izam dengan wajah manyun.


"Awas aja nanti Onta Arab! Aku bakalan terus-terusan menempel sampai dia bosan dan ngabulin permintaan aku! Hi... Hi... Hi... Kita lihat aja nanti! " batin Ana dengan tersenyum misterius.


Bersambung....


Selamat membaca dan selamat beraktivitas kembali readers semuanya setelah liburan kemarin...

__ADS_1


Semoga hari kalian menyenangkan 💕😍...


__ADS_2