
Semua anggota keluarga besar keluarga Barzakh di tambah Davin dan Fahri, Papa Rahman dan Om Hardi, serta Pak lek dan Bulek berkumpul di ruang keluarga dengan duduk lesehan di atas karpet.
"Akhirnya kita berkumpul bersama lagi di momen kelahiran si kembar! Meskipun minus Haikal dan Haura yang masih di kampung tidak menyurutkan perasaan kita yang sangat bahagia dan penuh syukur! " ucap Mama Lia saat mereka sudah berkumpul semua nya.
"Iya Jeng... ! Rasanya senang sekali kita berkumpul seperti ini lagi! Si kembar membuat keluarga kita semakin erat dan bertambah besar! " sahut Bulek Saroh membenarkan ucapan Mama Lia.
"Itu karena kita semua pantas untuk berbahagia, terlebih lagi Amay dan Izam yang mendapatkan anugrah yang tak terduga dengan kelahiran anak-anak mereka! Tapi tetaplah bahagia sekedar nya saja karena apapun yang berlebihan itu sangat tidak bagus! " ucap Pak Lek Rohim juga dengan sedikit nasihat.
"Iya, itu benar! " jawab Papa Idris membenarkan nya.
"Ayo kita makan siang semuanya! Bik... Bawa semua makanan nya ke sini! " ucap Mama Lia dengan memanggil asisten rumah tangga nya.
__ADS_1
Para pelayan dengan cekatan menyiapkan makan siang di depan mereka semuanya yang sudah duduk berjejer rapi tidak terkecuali anak-anak yang sudah tampak kelaparan.
"Hore... Makan siang! " teriak Farid dan Faris sangat antusias.
Mereka semua pun makan siang bersama sambil menikmati semilir angin yang berhembus dari jendela kaca yang sengaja di biarkan terbuka lebar.
Sementara itu, Amay sedang makan dengan lahap di suapin suami tercinta. Selesai makan, ia langsung memompa Asi yang sudah penuh dari ia makan dengan pompa Asi di bantu suaminya.
Karena Asi nya Amay memang banyak, mereka mendapatkan 8 botol sekaligus sekali peras.
"Alhamdulillah Asi nya dapat banyak! " ucap Amay tersenyum lega.
__ADS_1
"Iya sayang! Kalau begini terus si kembar gak akan kekurangan makanan nya! Abang senang Asi mu banyak! Tetaplah bahagia dan rileks sayang! Abang selalu di sini mendampingi mu! " jawab Izam juga tersenyum bahagia.
"Iya Bang! Amay akan selalu bahagia agar Asi nya produksi nya semakin banyak! Terimakasih ya Bang sudah mau membantu Amay! " sahut Amay lagi.
"Tidak usah berterimakasih sayang! Itu semua sudah menjadi kewajiban Abang sebagai seorang ayah dan seorang suami! Abang akan selalu membantumu dalam menjaga anak-anak kita! Nah, mumpung anak-anak masih tidur, lebih baik kamu tidur juga sayang! Agar tubuhmu semakin rileks dan segar saat bangun nanti! " jawab Izam dengan mengecup lembut bibir istrinya.
Amay mengangguk dan menuruti ucapan suami nya. Ia langsung berbaring saat Izam sudah membetulkan bantal untuknya. Izam memberikan selimut hingga menutupi batas pinggang Amay.
"Tidur yang nyenyak sayang, jika si kembar menangis jangan langsung berdiri dan ke kamar sebelah. Biar Abang yang akan membawa mereka ke sini! " ucap Izam lagi.
"Iya Bang! " jawab Amay patuh.
__ADS_1
"Abang akan ke kamar si kembar dan menunggu mereka di sana setelah mengantar piring kotor ke bawah! Abang tinggal dulu ya sayang!Abang ke bawah dulu! " ucap Izam sembari mengangkat nampan berisi piring kotor mereka makan siang tadi.
Bersambung...