Buah Hati Ceo Pendendam

Buah Hati Ceo Pendendam
Camping


__ADS_3

Semua orang telah bersiap-siap untuk pergi ke Candi Gedong Songo. Tegar menyuruh Dimas untuk memastikan bahwa tempat camping aman untuk mereka  terutama Untuk anak-anak.  setia dan Yasa rasa tenang karena apa yang diinginkannya bisa dipenuhi oleh Tegar. 


  Yasa dan Setya di sepanjang perjalanan mereka berdua bernyanyi dengan penuh riang dan gembira.  Bahkan mereka berdua mengabadikan perjalanan mereka dengan video. 


 Tidak berapa lama kemudian mereka sampai di tempat camping, tenda untuk mereka sudah disediakan oleh pihak penyelenggara camping.  Karena suasana yang cerah dan indah Tegar juga meminta kepada penyelenggara untuk mengadakan permainan yang berkelompok sehingga bisa menyatukan mereka berdua.


 Utuk permainan dilaksanakan secara tim.  Dimana tim pertama itu ada Tegar dan Dilla ditambah dengan Yasa,  sedangkan untuk tim kedua ada Dimas dan Mita ditambah dengan Setya.  Untuk Mbok Atik hanya sebagai pengamat dan menyediakan makanan untuk mereka.


Permainan pertama adalah permainan menggunakan bagian yang berisi 3 orang.  permainan ini disepakati yang kalah menggendong pasangan dan anaknya menuju start yang telah ditentukan.


Permainan mereka pun berjalan dengan seru sehingga menjadi pusat perhatian dari beberapa orang yang juga camping di sekitar Candi Gedong Songo.  Untuk permainan pertama ini yang menang adalah Dimas.  Hal ini dilakukan oleh Tegar karena memang berusaha ingin berdekatan dengan Dilla.


 Tegar pun dengan senang hati menggendong Dilla di belakangnya sedangkan di bagian depan Tegar menggendong Yasa. Tegar yang begitu perkasa dan berotot bisa menggendong keduanya justru sangat menarik beberapa pengunjung wanita untuk mengenal lebih jauh tentang Tegar.


 Bahkan ada beberapa wanita yang sengaja berusaha mendekati Tegar meskipun ada Dilla di sebelahnya.  Sang wanita tiba-tiba langsung memeluk dan mencium Tegar secara histeris. 


“Sayang, wah kalau begini caranya aku mau dong jadi yang kedua,” ucap salah satu wanita penuh dengan kegilaan.  Tegar yang merasa tidak enak dengan sikap wanita itu langsung berusaha menjauhkan diri apalagi Dilla sudah menunjukkan kemarahannya. Namun sayang Tegar terlambat, Dilla keburu pergi meninggalkan mereka dan menyusul Dilla menuju tenda  dengan alasan perutnya sakit.


 Tegar yang menyadari kalau Dilla pura-pura sakit karena cemburu, langsung pamitan kepada pihak penyelenggara dan Dimas untuk menyusul Dilla.


  Dilla yang sudah berada di tenda langsung membaringkan tubuhnya di matras untuk tidur membelakangi Tegar.  Sementara itu Tegar yang sudah berada di sampingnya berusaha menanyakan tentang kesehatan Dilla.


“Sayang, kamu lagi Datang bulan ya?”  tanya Tegar kepada Dilla seolah-olah dia tidak mengetahui kalau sebenarnya Dilla merasa cemburu kepadanya.  Dilla masih diam dan pura-pura tidak mendengar pertanyaan Tegar. Karena Dilla masih cuek dengan kedatangannya maka Tegar berpikir sejenak untuk mencari akal agar Dilla bisa jatuh dalam pelukannya.

__ADS_1


“ Dilla sayang,  itu ada ular yang merayap mendekati kamu!”  ucapnya yang pura-pura penuh kepanikan seolah-olah melihat ular datang menghampiri Dilla.


 Dilla yang terkejut langsung bangun dari tidurnya dan berusaha memeluk tegar untuk mencari perlindungan. 


“ Ular,  mana ada ular di tempat ini.  setidaknya pihak penyelenggara sudah memperhitungkan untuk itu.  Dan aku rasa aman dari ular,” Ucap Dilla sambil memeluk Tegar.


“ Nah,  kalau kamu percaya di tempat ini tidak ada ular Lalu kenapa kamu ketakutan dan memelukku aku? Tapi disini ada lo ular yang bisa menyenangkan,” bisik Tegar hingga membuat Dilla semakin jengkel.  Dilla langsung memukul-mukul tubuh Tegar dengan Tangannya.  Namun karena tubuhnya yang kecil maka dengan mudah tangannya bisa ditangkap oleh Tegar.


 Tegar pun memanfaatkan kejadian itu dan langsung mencium Dilla dengan sangat romantis. Saat mereka berada dekat dan mesra tiba-tiba muncul Setya dan Yasa. Mereka berdua langsung menyelonong masuk tenda dan memisahkan keduanya.


“Papa,  mana boleh Papa seperti itu?  Papa harus menikah sama mama terlebih dulu,” ucap Setya yang langsung duduk diantara papa dan mamanya. Karena tegar tidak bersiap maka mereka bertiga langsung jatuh berguling-guling di matras. 


"Ya, papa Minggu depan akan menikahi mama kamu," ucap Tegar yang masih terbaring di matras. Yasa pun akhirnya memanfaatkan situasinya dan langsung ikut-ikutan untuk menindih Tegar  hingga mereka berempat tertawa lepas di dalam tenda.


 Setelah puas bercanda mereka akhirnya memutuskan untuk pesta Barbeque di lokasi camping. 


 Mbok Atik sangat senang melihat Dilla berserta anak kembarnya berbahagia menyatu dengan papanya. 


Yasa juga sangat menyukai suasana seperti itu hingga akhirnya Yasa menginginkan kebersamaan mereka diabadikan dalam bentuk video keluarga. 


Hari pun berganti malam, suasana malam hari sangat indah apalagi oleh penyelenggara diberi api unggun dan fasilitas untuk menyanyi diiringi dengan orgen.


 Semua orang menikmati acara api unggun,   tapi untuk  si kembar tidak bisa mengikuti kegiatan sampai malam. Setelah jam 9 mereka tertidur. Akan tetapi untuk para orang dewasa melanjutkan campingnya dengan acara   bernyanyi dan  bermain musik. 

__ADS_1


Dan menariknya pada kesempatan ini mereka diberi suatu tantangan untuk bernyanyi bersama dengan pasangannya.  Untuk peserta yang kompak dan dan terlihat romantis akan diberi hadiah  berupa 1 buah ponsel.


Setelah semua orang mengikuti kegiatan tersebut, acara puncak pengumuman hadiah pun dilaksanakan. Dan yang lebih menyenangkan kali ini adalah pasangan Tegar dan Dilla menjadi pemenangnya.


Begitulah acara berlanjut hingga sampai malam hari. Menjelang pagi hari mereka berempat berencana untuk olahraga pagi mengelilingi area sekitar Candi Gedong Songo. Mereka kompak  dengan pasangan masing-masing. 


 Mereka berempat sangat menikmati indahnya pemandangan di sekitar candi, bahkan Tegar menyuruh Dimas untuk mengabadikan mereka berdua dalam bentuk gambar. Tegar purpose memeluk mesra tubuh Dilla, sebaliknya  Dimas juga minta bantuan Tegar untuk memotret dirinya dengan  Mitha. 


 Mereka berempat nampak seperti keluarga bukan sebagai atasan atau bawahan.  Mereka berempat juga menjadi pusat perhatian dari tamu sekitar Candi Gedong Songo.  Salah seorang dari pengunjung Candi juga mengabadikan mereka di dalam medsos.


 Mereka berempat  seketika menjadi terkenal, apalagi di dalam berita tersebut menyebutkan bahwa Tegar bersama kekasihnya berlibur di Candi Gedong Songo ditemani oleh asisten mereka.


Berita itu pun menyebar ke seluruh penjuru kota Semarang dan sekitarnya sehingga membuat para wanita yang yang memuja Tegar menjadi patah hati. Apalagi di dalam berita tersebut diberi beberapa macam pose Tegar bersama Dilla dengan sangat romantis.


Karena beritanya menyebar ke seluruh kota dan Dilla merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut maka meminta Tegar untuk segera pulang.  Dilla tidak menginginkan kalau ada pihak tertentu yang mengekspos dirinya dan putranya.


Tegar pun memaklumi atas permintaan Dilla,  kemudian tidak berapa lama mereka kembali ke tenda dan mengemas beberapa perlengkapan mereka untuk langsung pulang ke Solo.  Tegar, Dilla, dan kedua putranya beserta mbok Atik masuk ke dalam mobil yang dikendarai oleh Tegar.


Untuk Dimas meminta izin kepada tegar untuk menambah liburannya menjadi 1 hari lagi.  Dimas Berencana untuk mampir ke tempat saudaranya yang ada di Semarang sekaligus memperkenalkan Mita sebagai calon istrinya


  


Terimakasih para pembaca yang setia, kontribusi anda dalam memberikan komentar, like, hadiah dan votenya sangat menentukan update episode berikutnya.

__ADS_1


__ADS_2