
Hari ini Tegar berada di dalam ruang kerjanya sedang mengamati beberapa file yang dia pegang. Tidak berapa lama kemudian Dimas datang. Mereka berdua membicarakan masalah yang sangat serius yaitu membahas strategi untuk menjebak Lukas.
“Dim…., kamu sudah menemui Tiara? Dan Bagaimana tanggapannya?” tanya Tegar kepada Dimas.
“Sudah. Seperti yang kita bayangkan, itu tidak ada kendala sama sekali. Tiara menyetujuinya, akan tetapi Tiara meminta sesuatu kalau apa yang diinginkan oleh pak Tegar berhasil...,” Jelas Dimas yang tidak berani melanjutkan penjelasan tentang yang apa yang diminta oleh Tiara.
“Memangnya Tiara minta apa?” tanya Tegar penasaran.
“ Dia hanya minta kembali untuk bekerja di perusahaan kita yang yang dekat dengan rumahnya. Tapi dia tidak memintanya kembali pada perusahaan yang terdahulu?” ucap Dimas.
“ Itu tidak masalah, aku setuju karena pekerjaannya cukup berisiko! Kalau tidak berhasil nyawa jadi taruhannya,” ucap Tegar yang mengetahui kalau memang Apa yang dilakukan Tiara sangatlah berat dan beresiko tinggi.
Sementara itu di sebuah club malam nampak Lukas bersama rekan kerjanya mabuk berat. Tiara yang sudah dari awal sengaja mengikutinya langsung menghampirinya. Tiara pura-pura ikut minum bersama Lucas dan rombongan.
Mereka berjoget bersama mengikuti irama alunan musik yang ada di di klub malam tersebut. Sang DJ pun semakin malam memutar musik yang semakin hot. Tiara jangan sengaja berpakaian minim dan seksi meliuk-liukkan tubuhnya di hadapan Lukas mengikuti irama musik yang diputar. Lukas yang memang mempunyai hobi bermain dengan wanita sangat tertarik dengan tubuh seksi Tiara.
Tiara memanfaatkan peluang tersebut dengan mengajaknya berjoget. Dan disaat Lukas lengah Tiara memasukkan obat perangsang untuk Lukas. Suasana semakin bertambah larut malam hingga teman Lukas berpamitan untuk pulang. Lukas yang sudah dipengaruhi oleh obat terlarang tidak bisa membendung keinginannya. Lukas langsung mengajak Tiara untuk menyewa sebuah kamar di hotel terdekat.
Tiara pun menghubungi seseorang untuk mengikutinya. Tidak berapa lama kemudian mereka sampai di sebuah hotel.
Tiara dibantu dengan seorang pria memapah Lukas masuk ke dalam hotel. Lukas yang tidak bisa mengendalikan lagi nafsunya langsung mengajak Tiara untuk melakukan hubungan intim. Tiara pun dengan santai menggelayut kan tangannya dileher Lukas sambil membisikkan sesuatu.
__ADS_1
“Sayang, kamu harus bersabar ya? Ayo lepaskan bajumu terlebih dahulu?” ucap Tiara yang kemudian mengganti lampu hotel tersebut dengan lampu yang remang-remang.
Tiara kemudian memanggil seorang wanita panggilan yang postur tubuh dan wajahnya hampir mirip dengannya untuk menggantikannya melayani Lukas. Wanita tersebut sudah Tiara siapkan sebagai wanita pengganti yang menggantikan dirinya sejak lama. Lukas yang setengah sadar tidak menyadarinya hal tersebut dan yang terpenting baginya adalah memuaskan nafsunya. Sedangkan Tiara bersama pria tersebut merekam kejadian yang dilakukan oleh Lukas.
Setelah semuanya berhasil Tiara bergegas pergi bersama pria tersebut. Tiara memindahkan rekamannya ke dalam file. Tiara bersama pria tersebut meluncur pergi ke suatu tempat untuk bertemu dengan seseorang.
Melalui ponsel Tiara janjian dan menentukan tempat yang harus mereka kunjungi. Di sebuah villa kosong Tiara masuk bersama lelaki tersebut dan disambut dengan beberapa orang yang berperawakan tinggi besar.
Salah satu darinya mempersilahkan Tiara masuk dan mengantarnya masuk ke dalam villa. Di dalam sudah ada Dimas yang menunggunya. Dimas menerima file yang diserahkan oleh Tiara kemudian memeriksa nya.
“Bagus Tiara. Kerjamu hari ini memang sangat memuaskan. Ini uang yang harus kamu terima dan mudah-mudahan rencana kedua akan berjalan dengan baik,” ucap Dimas senang karena bosnya pasti puas dengan kerjanya hari ini
Setelah pembicaraan mereka dirasa cukup akhirnya Tiara berpamitan untuk pulang.
Tiara duduk berhadapan dengan Lucas yang memandangnya dengan penuh *****. Lukas masih nampak membayangkan sensasi dan nikmatnya pelayanan yang diberikan oleh Tiara tadi malam namun sudah digantikan perannya oleh wanita lain. Lukas yang tidak menyadarinya sangat berharap hari ini bisa menikmatinya kembali.
Lukas menghampiri tempat duduk Tiara kemudian memeluknya dari belakang. Lukas yang nakal dan mata keranjang salah satu tangannya memegang pinggang Tiara yang ramping sedangkan kepalanya disandarkan di bahu Tiara sebelah kanan. Untuk tangannya yang lain bergerilya menelusup masuk ke dalam baju Tiara.
Tiara yang merasa jengah langsung berdiri dan memutar tubuhnya untuk berhadapan dengan Lukas. “Sayang, kamu yang sabar…, hari ini kita nikmati dulu dengan santai kemudian nanti malam baru melakukannya lagi,” ucap Tiara sambil menggiring Lukas masuk ruang istirahat CEO yang berada di ruangan tersebut.
Tiara kemudian menuangkan minuman beralkohol untuk Lukas, Tiara menutup pintu direktur yang sebelumnya menyuruh Lukas untuk mengirim sekretarisnya membeli makanan yang cukup jauh dari perusahaan.
__ADS_1
Lukas tanpa curiga dengan Tiara langsung menghabiskan semua minuman yang Tiara tuangkan. Tiara pun pura-pura minum minuman tersebut akan tetapi Tiara hanya meminumnya sedikit tanpa harus mabuk.
Setelah Lukas mabuk, Tiara menanyakan beberapa hal tentang rahasia yang disimpannya termasuk tentang kejahatannya yang dilakukannya untuk membunuh pak Ardi ayahnya Tegar. Dalam pengakuannya Lukas telah mendorong saudaranya Ardi masuk ke dalam kolam hingga tenggelam. Namun sebelum Lukas telah memintanya tanda tangan pengalihan perusahaan untuknya.
Tiara diam-diam merekam percakapan mereka. Tiara pun juga merayu Lukas untuk menandatangani dokumen penting yang telah disiapkan oleh Dimas dan Tegar.
“Ini apa sayang?” tanya Lukas tanpa ada ras curiga terhadap Tiara.
“Ini adalah dokumen yang harus kamu tandatangani untuk mengurus pencairan dana yang berhubungan dengan relasi perusahaan yang berada di luar negeri,” ucap Tiara penuh kebohongan.
“ Relasi perusahaan? Wah kita bisa menikmati hasilnya dan berlibur berdua saja ke pulau dewata untuk merayakan keuntungan perusahaan kita,” ucap Lukas terbata-baa karena dipengaruhi oleh alkohol.
“Tentu sayang, kita akan bersenang-senang untuk menuju surga dunia. Aku akan melayani kamu hingga puas seperti tante Lusi,” bisik Tiara yang semakin membuat Lukas melayang-layang dengan sensasinya membayangkan tubuhnya menikmati kembali Tiara di atas ranjang.
"Ha..., ha..., Lusi? wanita nakal yang hanya memanfaatkan uang ku saja," ucapnya sambil terus berteriak-teriak memanggil Ludi. Namun karena alkoholnya terlalu kuat akhirnya membuat Lukas pingsan. Tiara yang cerdas langsung menyelimuti pak Lukas yang ada di kamar istirahat Ceo. Tiara kemudian pelan-pelan ke luar ruangan pak Lukas dengan perasaan senang karena semua keinginan Tegar sudah dia kerjakan dan sebentar lagi semuanya akan berjalan normal termasuk dalam mengelola perusahaan.
Tepat setelah Tiara pergi sekertaris kantor datang kemudian mengetuk pintu direktur untuk mengantar pesanan yang tadi di pesan oleh pak Lukas. Namun karena pak Lukas tidak ada di ruang kerjanya sekertaris tersebut langsung menaruh makanannya di meja tamu.
Sementara itu Tiara yang sudah berhasil memperoleh semua berkas dan rekaman perihal kejahatan pak Lukas langsung ke luar kantor menuju ke sebuah restoran yang mana Dimas telah menunggunya.
Tidak berapa lama mereka berdua bertemu dan Tiara menyerahkan semua data yang diperolehnya saat ini.
__ADS_1
Terimakasih para pembaca yang setia maaf yang kurang fokus karena banyak pekerjaan. Mari kita bangun lagi nilai kepercayaan kita dengan like, vote, komentar dan hadiahnya.