Cinta Karena Hilang Ingatan

Cinta Karena Hilang Ingatan
Malam yang Panas


__ADS_3

Andika dan Arisa sudah sampai di apartemen ketika jam sudah menunjukkan pukul sepuluh lewat. Sedari tadi, Andika menatap wajah istrinya terus, seakan-akan ada yang aneh pada wajah Arisa, sehingga membuat Arisa menjadi canggung.


"Kok aku dipelototin seperti itu, Mas?"


"Ada yang aneh ya dengan wajahku?"


"Bukan aneh sayang.... Kamu terlihat begitu cantik malam ini, sayang." Tentu saja Arisa terlihat cantik malam ini, karena tanpa sepengetahuan Andika, dia memutuskan untuk mengikuti kelas kursus dandan selama beberapa kali pertemuan beberapa hari ke depan, karena dia ingin meningkatkan keahliannya dalam mempercantik dirinya, supaya tidak kalah dengan Rasti dan Michella yang gencar menggoda suaminya.


"Aku mandi dulu ya, Mas!"


"Kok, akunya gak diajak.. aku kan mandi juga, sayang."


"Kalau gitu, ayo.....!" tentu saja dengan senang hati Andika mengikuti istrinya masuk ke dalam kamar mandi, kesempatan langka ini, biasanya istrinya menolak, ada saja alasannya setiap kali Andika mengajak untuk mandi bersama.


Selesai membersihkan tubuh mereka masing-masing, mereka keluar untuk mengenakan pakaian mereka masing-masing. Tetapi, saat Arisa hendak meraih baju tidurnya di dalam lemari, tangannya dicegat oleh Andika.


"Mas?"


"Jangan pakai yang itu, pakai yang ini dong!" ucap Andika menyodorkan sebuah lingerie. Arisa masih bisa mengenali pakaian tembus pandang itu dengan baik, yang dipaksa oleh ibunya agar memakai pakaian aneh itu.

__ADS_1


"Tetapi Mas?"


"Aku tidak suka dengan penolakan." ucap Andika pura-pura mengancam.


"Baiklah, tetapi aku mau memakainya di kamar mandi ya!" Arisa menyambar pakaian itu dari tangan Andika dan berjalan menuju kamar mandi.


Arisa yang sudah selesai memakai piyamanya dulu menunggu tak sabar istrinya keluar dari kamar mandi. Dia sudah membayangkan seseksi apa ketika Arisa keluar nanti dengan pakaian seperti itu. Namun, saat Arisa keluar dari kamar mandi, ternyata tidak sesuai dari bayangannya, Arisa malah menutupi tubuhnya dengan handuk kimono.


"Lho, kok ditutupi?"


"Aku malu akh, Mas!"


Handuk tersebut akhirnya terlepas dari tubuh Arisa, Andika meneguk salivanya saat melihat Arisa mengenakan lingerie tersebut. Hasrat di dalam tubuhnya memuncak, tak perlu lama akhirnya keduanya berakhir dalam pertempuran panas dan ganas di atas ranjang. Hasrat yang tertahan kemarin dan akhirnya tersalurkan juga malam ini. Mereka menikmati indahnya malam ini dengan kenikmatan duniawi, yang tentu saja hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah.


****


Sementara itu, di salah satu kamar hotel ternama di kota Jakarta, seorang pria dan wanita juga bertempur menyalurkan hasratnya di atas ranjang empuk kamar hotel tersebut, namun sayangnya mereka bukanlah pasangan suami istri yang sah.


Sang wanita demi mencapai keinginannya, rela melakukan apa saja, termasuk melayani pria tersebut di atas tempat tidur. Baginya itu bukan masalah, tokh dia sudah tidak perawan. Asalkan mereka main dengan aman, tidak akan ada masalah apa-apa, pikir wanita tersebut.

__ADS_1


"Akh....sial...." ucap wanita tersebut tiba-tiba sambil mendorong pria yang menindih badannya itu.


"Bukankah kamu sudah janji kita akan main dengan aman?" pekik wanita tersebut.


"Kenapa kamu mengeluarkannya di dalam?" lanjutnya.


"Tenang...tenang....tidak akan terjadi apa-apa...."


"Awas saja ya....kalau aku sampai hamil. Perjanjian awal kita bukan seperti ini!"


"Tenang saja, kalau kamu hamil, pasti aku akan bertanggung jawab....hahaha..." ucap pria itu santai seolah ini bukan masalah besar.


"Ayo, kita lanjutkan lagi!" ajak pria tersebut. Namun sepertinya, sang wanita sudah kehilangan nafsunya, dia memilih mengenakan pakaiannya kembali.


"Huh...." keluh pria tersebut.


Akhirnya, mereka memilih untuk tidur masing-masing, tidak melanjutkan pertempuran panas itu lagi.


****

__ADS_1


Maaf episode kali ini pendek aja ya.... Jangan lupa tinggalkan jejak ya teman-teman, like, komen, rate dan vote, supaya author makin semangat lanjut menulisnya.


__ADS_2