
Resinda menatap Juwita bingung, tapi air mata nya tak bisa bohong, dia terus menangis membayangkan sesuatu yang buruk pernah terjadi
" Iya mah... aku pernah menemui anak mama itu....!!!" sahut Juwita
" Pertama kali aku curiga karena kak Delon sering datang kesini menemui mama..kalian selalu serius membahas cewek itu...kedua karena mama jadi sering berani bohong sama papa... mama sering pergi diam diam menemui cewek itu... mama dan papa berantem, mama di hukum karena anak itu... aku penasaran mah... aku pikir awalnya dia adalah pacar kak Delon yang disembunyikan kak Delon, mama tau dan mama menegurnya diam diam tanpa papa tau karena takut papa makin marah...." terang Juwita
" Tapi setelah aku cari tau dia... aku ketemu dia pertama kali... dia adalah karyawan di restaurant kak Delon... dia terkenal karyawan yang rajin dan pekerja keras... aku semakin curiga... nyatanya saat aku tau dia adalah cewek murahan yang mau tinggal serumah dengan laki laki tanpa ikatan apapun...!!!"
" CUKUP JUWITA...!!!" bentak Resinda, dia tak terima anak nya dihina siapapun termasuk Juwita anak kandungnya juga
" Kenapa mah... bukan kah memang begitu kenyataan nya kan...???" ejek Juwita sinis
" Lalu mama dan kak Delon sekongkol menceritakan ke papa siapa dia biar apa... apa mama pikir papa akan menerima dia...!!! apalagi dia adalah cewek tuna susila...!!!"
PLAAAKKKK
Kali ini Resinda tak bisa lagi mengontrol amarahnya, dia melayangkan satu tamparan di pipi Juwita, anak manja kesayangan nya itu, membuat Juwita syok dan makin membenci Melisa
" Waooowww....sangat sangat amazing anak itu mah... gegara dia mama berani menamparku...!!!;" Geram Juwita
" Salah kah mah kalau aku tak terima ada anak lain dikeluarga kita...!!!"
" Tapi dia anak mama Juwita...anak yang terlahir dari rahim mama juga sama seperti kalian...!!!" sahut Resinda dengan sedikit penyesalan karena telah menampar anak kesayangan nya itu
" Maaf kan mama sayang... mama gak sengaja..." Resinda memohon sembari mengulurkan tangan nya mencoba meraih pipi Juwita
Namun Juwita menepisnya dengan sengit
" Tapi dia bukan saudara ku mah.. dia bukan bagian dari keluarga Hermawan...!!!"
" JUWITA...!!!" treak Delon gak terima
" Kau tak perlu ikut campur...!!;" hardik Tuan Hermawan pada Delon
" Kau lupa kau bukan siapa siapa disini...!!!"
Delon semakin sakit hati dengan ucapan tuan Hermawan, dia hanya diam kali ini dia belum mau pergi, dia harus memastikan mama tidak kenapa napa
__ADS_1
" Kau dengar sendiri penolakan dari anak mu kan Resinda...!!! kau lihat betapa Juwita tak terima dengan kehadiran anak mu itu...!!!" Tuan Hermawan kembali menyudutkan Resinda
" Pilihan mu tetap sama... lupakan dia... atau aku akan membuatnya benar benar hilang dari hidupmu...!!! kehadiran nya telah mengganggu ketenangan keluarga kita...!!!"
Sebagai seorang ibu, sungguh Resinda tak terima dengan semua ini, seorang ibu akan rela mati mempertaruhkan nyawanya demi melindungi anak nya, seorang ibu hanya akan bisa bahagia bila berada di dekat anak anak nya
Tapi tidak bisa untuk Resinda saat ini...
Dia harus rela menjadi ibu yang paling jahat didunia ini... kembali meninggalkan anaknya dan menelantarkan nya...
Demi keselamatan anak nya, jika dulu Resinda meninggalkan Melisa dan Sasmito suami nya demi keselamatan mereka agar tidak di saliti anak buah Hermawan, maka kali ini diapun telah melakukan hal yang sama, demi Melisa tidak disakiti Hermawan lagi
Keputusan nya memberitahu Hermawan soal identitas Melisa ternyata adalah sesuatu yang salah, hal ini telah membuat nya kembali dijauhkan dan dipisahkan dengan anak yang bertahun tahun dirindukan nya
Resinda hanya bisa mengikuti kemauan Hermawan,
Ingat...!!! ini demi keselamatan Melisa
" Sayang... maafkan mama... mama memang mama yang jahat... bukan mama yang pantas untuk mu... lagi lagi mama harus menelantarkan mu hidup di dunia ini sendirian... jika nyawa mama bisa digantikan untuk kebahagiaan mu.. mama rela mama yang menanggung penderitaan mu sayang...." Tangis Resinda merintih memanggil Melisa
" Melisa anak mama yang kuat... semoga kau bahagia diluaran sana... semoga Tuhan Maha Baik bisa mempersatukan kita lagi..."
" Iya... iya aku menuruti mu mas... aku tetap memilih kalian... aku tidak akan mencari Melisa lagi..." jawab Resinda dengan getir, hatinya hancur
Delon mengerti apa yang diucapkan Mama nya, kalaupun Melisa mendengar dia juga pasti akan mengerti
Delon berjanji pada dirinya untuk bisa mempersatukan Mama dengan Melisa lagi, menjaga mama dengan baik dan memastikan papa tak lagi mengekang seluruh kehidupan mama
" Mama serius...???" tanya Juwita, anak manja nya benar benar telah menjelma Hermawan kecil, dia benar benar keturunan Hermawan
" Mama serius tidak akan mencari gadis itu...??? tidak akan mengungkit ungkitnya lagi dikehidupan kita...!!!"
" Iya... mama akan kembali focus pada keluarga kita...!! asal jangan pernah ganggu Melisa, jangan pernah usik hidupnya... biarkan dia bahagia dimana pun saat ini dia berada..." pinta Mama negoisasi
" Itu hal Mudah bagiku Resinda... kau tau aku bukan...??? aku akan selalu menepati janji ku asal kau juga menepati janjimu...!!!" sahut Hermawan santai
" Aku juga minta biarkan Delon kembali ke rumah ini mas... jangan lagi kekang dia untuk mengikuti semua keinginan mu... biarkan dia menggapai apa yang dia inginkan...!!!" Resinda meminta satu permintaan lagi
__ADS_1
" Tidak Resinda...!!! siapapun yang tinggal disini dirumahku... harus mengikuti semua aturan ku... jika dia tidak mau mengikuti aturan ku maka tak layak tinggal dirumahku...!!!" tolak Hermawan
" Tak perlu ma... aku sudah terbiasa hidup bebas tanpa kekangan... aku sudah bahagia menikmati hidupku... aku tak mau kembali kedalam penjara yang berkedok fasilitas lagi..." Delon juga menolaknya
" Mama cukup doakan aku sukses agar aku bisa membuktikan pada tuan arogan ini kalau banyak cara mencapai sukses.....!!!!"
Lagi lagi Resinda hanya bisa menangis, dia tak bisa lagi berkata apa apa
" Nak... berjanji lah sama mama... kejar cita cita mu... buktikan pada papa kalau kamu anak mama yang hebat... anak kebanggaan mama...dan satu lagi... tolong jaga Melisa ya... jaga dia untuk mama... sampaikan maaf mama pada nya... katakan mama sangat mencintainya...." pinta Resinda pada anak lelakinya
" Mama tenang aja... aku akan buktikan kalau aku bisa sukses dengan cara ku sendiri...!!! dan soal Melisa aku pasti akan sampaikan pesan mama ini..." sahut Delon
" Aku pamit mah... jaga diri baik baik ya mah... kalau ada apa apa cepat hubungi aku...!!;"
Mama hanga mengangguk sambil terus menjatuhkan air matanya, lagi lagi karena kearoganan suaminya Resinda harus berpisah lagi dengan anak anak nya
" Juwita... titip mama... mama sudah memilik mu dan bersedia meninggalkan Melisa... so.. jadilah anak yang membanggakan seperti Melisa membanggakan mama...!!!" pesan Delon pada adiknya
" Please kak jangan bandingkan gue dengan anak kampungan itu...!!! beda kelas..." jawab Juwita angkuh
Delon tak menghubrisnya lagi... dia langsung keluar dari rumah megah milik tuan Hermawan itu,
Dia langsung mau ke kosan Melisa, kontrakan Dika, mengecek dan memastikan semua, apakah Melisa sudah benar benar pergi
Sebab dia tak tau kalau kalau tuan Hermawan licik itu berubah pikiran dan tetap menyuruh anak buah nya mencari Melisa, lalu mencelakainya
Delon lebih rela Melisa pergi... pergi dan tidak bertemu mama lagi asal jangan sampai disakiti oleh anak buah papa nya
Dalam hati Delon sudah bertekad kalau dia akan tetap mencari Melisa demi mama
Bersambung~
Langsung Double Up yaaa
Yuukk jangan lupa Vote sebanyak banyak ya readers
udah hari senin nih udah waktunya ngasih Vite yang banyak buat karya author kesayangan kalian
__ADS_1
Hihihii
Happy Reading...