
Dika bersama Faizal pergi kesebuah Club Malam yang cukup berbintang malam ini, tujuan Dika saat ini adalah ingin melihat langsung targetnya di tempat terlemahnya, dia mau mencari sedetail mungkin peluang yang bisa dia gunakan untuk meringkus orang tersebut, jelas orang ini sangat membahayakan, musuh besar klan Mafia
Dia adalah seorang yang memiliki jabatan dan pengaruh penting di negara ini, bahkan hanya dengan telunjuk jari nya saja dia bisa menyuruh semua buzer di kota ini untuk menyergap markas, Sebelum semua itu terjadi, sebelum Dika ikut terseret dan terjerat kasus yang tidak main main, Dika harus segera menyingkirkan orang tersebut
Memang tidak mudah untuk bisa melakukan nya, mengingat dia adalah orang penting yang berpengaruh, pasti banyak pengawal dan lain sebagainya, namun menurut informasi observasi dari Faizal selama ini, orang tersebyt akan datang ke tempat ini sendirian tanpa pengawalan apapun, mungkin untuk menjaga citra nama baik nya di depan publik
" Ini tempatnya bang..." tunjuk Faizal begitu mereka sampai di sebuah Club malam
Faizal memarkirkan mobil nya di tempat parkiran
Sedikit informasi aja kalau Faizal sudah bisa mengemudikan mobil, selama bersama klan Mafia Faizal diajari cara menyetir mobil dengan baik, dan mendapat fasilitas untuk membawa mobil ketika dia sedang menjalankan tugas
" kamu yakin disini...!!!" tanya Dika memastikan
Tatapan mata Dika tajam menatap sekeliling dengan jeli dan waspada
" Jelas yakin mas... hampir setiap sore aku membuntutinya kesini..." sahut Faizal yakin
" Oke bagus...!!! ayoo segera turun..." ajak Dika
" Tunggu mas Dik...!!! apakah mas Dika mau langsung eksekusi target sekarang juga disini...!!!!" tanya Faizal dengan wajah tegang
" Jujur aku rada takut mas... nyali ku belum sejauh itu meski selama disini juga udah sering lihat kekerasan dan kekejaman..."
Dika tersenyum ramah
" Aku gak sekonyol itu Iz... aku juga harus mengamati dengan baik dulu si target...!!! karena aku gak tau di belakang dia ada siapa saja dan dia kesini bawa senjata tajam atau tidak... mau gimana pun dia kan salah satu orang penting dan anggota aparat..." jelas Dika memberi pengertian pada Faizal
" Kali ini aku hanya ingin mengamati nya saja, segala gerak gerik dan apa saja yang dia lakukan... aku juga ingin mengenalnya lebih jauh dan aku akan mencari peluang bagus untuk bisa menjerat orang tersebut...."
" Bermain cantik artinya mas...???"
Dika mengangguk
" Segala tindakan harus kita pikirkan baik baik Iz... ini resikonya nyawa soalnya...jangan sampai kita salah langkah lagi yang justru akan semakin memyulitkan kita nantinya..."
" Iya mas... aku ikut mas Dika aja lah.. pokoknya aku akan bantu apa yang mas Dika butuhkan...!!! yang penting kita segera bebas dari sini mas..."
" Ayooo segera turun...!!!" Dika turun duluan dari mobil dan segera masuk ke dalam Club disusul Faizal yang tak lupa memakai masker pemutup wajahnya
__ADS_1
Mereka segera mengedarkan pandangan kesegala arah,
Ditempat seperti ini, dengan lampu disco yang menyilaukan, gelap remang remang ditambah musik DJ yang amat keras, dengan banyak nya orang sedang berjoged, sedikit menyulitkan mereka untuk melihat posisi target
Tiba tiba Faizal memukul bahu Dika pelan
" Lihat mas... itu laki laki yang lagi duduk disofa merah di pojok dengan dua perempuan dipangkuan nya..." tunjuk Faizal
" Nahhh itu dia orangnya mas...!!!!"
Dika menatap laki laki yang Faizal maksud dengan tajam, dia tidak peduli dengan apa yang sedang dilakukan laki laki itu, yang jelas sedang melakukan tindakan senonoh pada dua perempuan di pangkuan nya, saling berciuman dan saling meremas kepemilikan masing masing, sedang si wanita satu nya sedang menciumi seluruh badan laki laki itu
Dika Focus memikirkan cara terbaik untuk meringkus laki laki itu, tanpa resiko tanpa kekerasan,
Tiba tiba Dika tersenyum smirk dia seperti sudah menemukan sesuatu, Dika mengambil ponsep di saku jaketnya, lalu berjalan mendekat kearah laki laki itu sembari mem video adegan dewasa itu
Dika tak melewatkan sedikitpun adegan yang mereka lakukan, bahkan sengaja mem video semuanya sedetail detailnya, sedangkan Faizal mengerti tugas nya saat ini adalah mengamati sekitar, memastikan tidak ada yang melihat apa yang dilakukan Dika saat ini
" Bukti ini akan sangat membantu kita untuk menyudutkan laki laki itu Iz...!!!" ujar Dika setelah selesai mem video adegan syur itu, padahal adegan masih berlangsung tapi Dika tak membutuhkan nya lagi
" Dia tidak akan berkutik dengan ini... kita bisa memanfaatkan ini untuo melumpuhkan nya tanpa harus melakukan kekerasan.. karena aku punya ide sendiri untuk tetap mengamankan klan kita sekaligus membebaskan kita dari jerat bos Reyden..." tambah nya penuh keyakinan
" Apa sudah cukup mas...???" tanya Faizal memastikan
" Kita biarkan laki laki bobrok attitude itu bersenang senang terlebih dahulu jangan dulu kita ganggu... kita tunggu sampai dia puas dan lemas baru kita akan datang dan langsung meringkusnya...!!!" Dika memberitahu sedikit rencana nya
" Hihihii iya mas kasihan nanti kalau belum puas udah kita ganggu malah jadi snewen lagi sama kita...!!!" sahut Faizal sambil cekikikan
" Hanya disayangkan ya Iz... orang yang berkedudukan tinggi, punya pengaruh besar di negeri ini tapi kelakuan nya sangat memalukan..!!! pantas dia tak mau ada yang mengawal setiap datang kesini... agar semua orang tidak tau kelakuan binatang nya... memang pandai dia membuat citra diri...." ucap Dika dengan sinis
" Tapi bagus lah... jadinya aku punya senjata paling ampuh untuk membekuk dia nantinya..."
" Yahhh begitulah mas.... kelakuan begitu kok sok sok an mau memberantas mafia dengan segala masalahnya, apa dia gak malu sama kelakuan nya sendiri...!!!" Faizal menyahuti
" Ya karena citra diri tadi.... dan tentunya karena misi seperti ini akan sangat menguntungkan buat dia...!!!" balas Dika
" Oya mas sekarang kita kemana sembari menunggu laki laki itu tepar di goyang dua perempuan sexy...???" tanya Faizal
" Apa kau mau dugem... atau minum atau memesan wanita juga...???" tanya Dika menawari Faizal, tentunya bukan penawaran serius Dika sengaja mengerjai Faizal
__ADS_1
" Huuuhhh aku ra doyan mas...!!! lobang lobang ngono an wes kokean penyakite... lobok sisan hahaha..." mulut Faizal berkomentar dengan lemes
" Aku gak seneng dugem dugeman mas....!!!"
" Lhooo awakmu lak wes dadi geng mafia sih... sangar sangar... mosok isih arep polosan ae..." Dika sengaja mengguyoni Faizal, sedikit mencairkan ketegangan yang sedang mereka hadapi
" Ora wes mas... aku juga kecemplung kok...!!!" sahut Faizal menolak
" Opo yo sampean arep pesen wedhok an mas...??? opo gak kelingan mbak Melisa...mesti rasane yo seh mantap mbak Mel to...!!! " Faizal balik meledek Dika
" Aku gak doyan...!!! Melisa weee lebih gurih mantep bleketet kok hahahaa...." sahut Dika
Entah apa yang ada dipikiran mereka saat ini, malah guyonan gak karuan, tapi mungkin ini salah satu cara mereka agar tetap bisa berfikir jernih menghadapi situasi yang menegangkan, sebab target yang mereka hadapi bukanlah orang sembarangan, salah gerak sedikit saja, nyawa mereka akan menjadi taruhan nya
" Mas... mas... wonge kok pada pergi sih...!!!" Faizal langsung bingung begitu melihat si target beranjak dari kursi panas basah nya
" Mereka mau ngamar itu Iz... negoisasi jual beli akan segera transaksi... bentar lagi bercocok tanam mereka...!!! ayooo kita ikuti mereka kita sergap nanti dikamarnya aja..." jawab Dika memberitahu
" Ohhh gitu...!! ehhh tapi mas jangan pas lagi indehoy langsung kamu ganggu ya... rasane kan gak penak gak plong hihihi..."
" Wesss ayooo...!!!!" Dika berjalan sedikit tergesa gesa melewati banyak nya orang yang sedang asyik dugem menikmati iringan musik dari DJ sexy yang pamer tok*t nya, Dika tak mau sampai kehilangan posisi kamar yang mereka tuju
" Kita tunggu disini IZ... sampai semuanya selesai...!!" komando Dika begitu sampai di pintu kamar yang mereka ikuti
" Terus kita bakalan denger sampai selesai oh yes oh no mas...!!!" tanya Faizal ambigu
Dika hanya mengangkat alisnya sambil tersenyum
" Yong alaaaahhhh.... apes apes iki...!!!" keluh Faizal frustasi
Dika hanya tersenyum sambil menyilangkan tangan nya didada, berdiri disamping pintu kamar dengan tatapan mata yang tajam
" Oohhh ohhhh.....!!!" teriakan kencang dari dalam kamar, suara seorang perempuan yang mengerang keenakan
Faizal menatap Dika
Aaahhhh ooohhh yeeesss ooohhh....
Bersambung~
__ADS_1
Jangan lupa kasih Vote nya ya Readers...
Happy Reading...