Cinta Tanpa Status

Cinta Tanpa Status
Sudah Terlanjur


__ADS_3

Cukup lama juga Dika diluar, semua penjuru di dekat bengkel nya bahkan sampai ke pengkolan depan dia periksa semua, tapi sekelebat dua orang tadi sama sekali tak ada bekasnya,


Apa tadi aku sedang berhalusinasi karena sangking cemasnya....???? pikir Dika menggumam sendirian


Setelah dirasa semua baik baik saja, Dika segera kembali ke bengkel, dia teringat Melisa yang ditinggalkan sendirian sedangkan dibawah ada Faizal yang tengah kena pengaruh Mafia itu


Faizal rupanya sudah duduk di kursi tunggu bengkel menanti kedatangan Dika, senyum sinis Faizal terlihat lebih menakutkan saat ini


" Mas Dik... kenapa kau segitu panik nya...!!!" tanya Faizal seakan sedang meledek nya


" Kenapa Faiz... kenapa kau mau di hasut mereka...???" tegur Dika tanpa basa basi lagi


" Bukan kah kita sama terperangkap dengan mereka karena uang...!!!" sahut Faizal santai


" Lalu sekarang apa mau mu...??? mau membunuhku atau memaksaku kembali ke mereka...!!!!"


" Tugas ku hanya memastikan kau dimana... kalaupun aku disuruh untuk membunuhmu lebih baik kita mati bersama...!!!" sahut Faizal


" Aku memang sedang gelap mata, karena iming iming uang aku sampai terjun ke dunia gila seperti ini... tapi... tapi aku masih punya hati... aku masih tau balas budi....!!!! aku hanya mau tanya pada mu mas Dik... kenapa kau sampai terjun dan bergabung dengan mereka...!!!"


" Seperti yang kau bilang... karena uang...!!! aku pengen secara cepat mendapatkan banyak uang untuk menebus bengkel ku ini... makanya segala cara ku lakukan hingga pada akhirnya aku terjebak dengan mereka..." jawab Dika


" Kau dalam bahaya mas Dik... mereka sudah mengincarmu...!!!!"


" Aku tau... makanya aku selalu waspada...!!!! ee Faiz apa kamu juga terperangkap dengan mereka...???" Dika gak mungkin tega jika Faizal harus ikut terjerumus dalam dunia mafia yang kejam ini


" Bisa jadi... karena aku sudah terlanjur menerima uang dari bos Reyden..." jawab Faizal


" Sudah ku duga... bajing*n itu pasti akan mendatangi mu dan memanfaatkan mu...!!!!"


" Aku harus pergi sekarang mas Dik... aku gak mau mbak Mel jadi makin ketakutan... jaga dia baik baik mas Dik... dan jaga dirimu juga... ingat mas Dik sekarang sudah dalam incaran mereka..." mau seperti apapun Faizal tetap tak sampai hati mengumpankan Dika pada bos mafia itu, Dika sudah banyak membantu dan menolongnya, biarkan dia akan mencari alasan untuk tetap memberikan info pada bos mafia


" Kamu mau kembali ke bengkel mbak Ervina atau mau ke tempat mafia itu...???" tanya Dika yang mulai khawatir


" Sementara di tempat mafia itu mas... aku sudah ada ikatan perjanjian dengan mereka...tapi aku mohon mas jangan beri tahu siapapun soal ini apalagi bapak ibu ku... selagi aku bisa aku hanya ingin mendapatkan banyak uang untuk merubah nasib hidup mereka... mungkin ini memang sudah jalan ku...." jelas Faizal


" Aku pamit...!!!!" Faizal yang memang sudah menyiapkan tas nya langsung berjalan keluar bengkel meninggalkan Dika yang hatinya saat ini sangat terpukul


" Faiz...!!!" panggil Dika


" Kalau kamu dalam bahaya kasih tau aku... aku pasti akan membantu mu...!!!"


Faizal hanya bisa mengangguk sambil tersenyum lalu segera berlari menembus kegelapan malam

__ADS_1


Faizal sudah nekat, keadaan yang memaksanya untuk bertindak tanpa berfikir resikonya, ternyata kepahitan hidup membuatnya salah jalan, dia dibutakan dengan tawaran uang yang menjanjikan


Dika terperosok di ruangan menangis sesenggukan, dada nya terasa begitu sesak melihat Faizal, ternyata dia lebih gak terima orang yang disayanginya ikut terjebak dalam dunia mafia yang kejam, andai waktu bisa ditukar biarkan Dika saja yang menanggung semua nya, jangan Faizal anak polos yang sangat menyayangi keluarga nya


Dika kembali ke kamar dengan langkah gontai, membuka pintu langsung terjatuh di depan Melisa, Melisa yang sedang menunggunya langsung berlari memapah Dika membawanya duduk di tepi ranjang


" Mas kenapa...???" tanya Melisa khawatir


Dika hanya menggelengkan kepala lalu menatap Melisa dalam dalam


" Aku mau punya anak dari kamu sayang... aku mau kita hidup bahagia menjadi sebuah keluarga yang nyaman untuk anak anak kita... aku pernah sakit karena ditinggal dan dicampakan ibu... aku tak mau anak ku merasakan luka itu..."


" Iya mas... kita pasti akan hidup bahagia... kita akan punya anak anak yang lucu dan menggemaskan..." sahut Melisa menenangkan Dika, meskipun dia tak tau apa yang sebenarnya terjadi dengan laki laki nya setidaknya untuk saat ini Melisa berusaha memberikan ketenangan dulu


" Sekarang kita tidur ya mas udah malem... mas Dika kan besok mau kerja lagi..." ajak Melisa lembut


Lalu Melisa memapah Dika membaringkan di tempat tidur, mereka tidur sambil berpelukan


****


" Mas... mas...!!!" panggil Melisa dengan nada cemas, membangunkan Dika yang masih terlelap


" Apa sayang...." sahut Dika yang masih malas membuka mata


Doi cukup kaget pas bangun tidur lalu ngecek kamar yang ditempati Faizal tetapi orang nya sudah gak ada, plus tas pakaian nya pun gak ada


Dika bangun dengan malas, lalu menatap wajah Melisa yang sedang panik sambil menatapnya penuh curiga


" Faizal sudah pergi semalam....ada hal yang harus dia selesaikan...." sahut Dika


" Bukan nya kata mas Dika mas Faizal itu gak bisa pergi pergi sendirian... apalagi malam malam bis ke Jakarta kan udah gak ada mas...!!!" protes Melisa


" Faizal yang sekarang bukan Faizal yang dulu, dia sudah pemberani, gagah, dan bertanggungjawab... Faizal tetap mencintai keluarga nya bahkan sangat peduli dengan mereka... sampai dia rela mengambil resiko demi mereka... hanya saat ini biarkan Faizal menyelesaikan urusan nya....aku yakin dia pasti bisa..."


" Maksudnya gimana sih mas aku gak paham....!!!"


" Kamu gak perlu paham sayang... yang penting kamu tau...."


Melisa mengerutkan jidat, dia semakin merasa baik Dika maupun Faizal sama sama aneh, ada rahasia yang mereka sembunyikan


Bisa jadi semalam mas Dika dan Faizal sudah mengobrol sebelum Faizal pergi, makanya mas Dika waktu naik ke kamar kaya orang frustasi


Apa sebenarnya masalah mereka...????

__ADS_1


" Mas... kita ini kan suami istri... apakah diantara suami istri masih harus ada rahasia...???" tanya Melisa


Dika menatap Melisa


" Maksudmu...!!!!"


" Aku tau mas dan mas Faizal menyembunyikan sesuatu yang aku gak boleh tau... oke mungkin itu juga bukan urusan ku tapi apakah suami istri harus tetap ada rahasia...??? bukan kah sepasang suami istri itu harus terbuka pada pasangan dan jujur...!!!" protes Melisa


" Sayang.... gak ada yang mas rahasiakan dari mu... kalau kamu merasa sikap mas aneh wajar karena mas takut komplotan Ghani masih mau datang kesini mengganggumu... makanya mas selalu waspada seperti semalam... karena mas melihat ada dua orang yang berdiri di depan dan memperhatikan kita...makanya mas kejar..." Dika berusaha memberi pengertian Melisa, meskipun bukan cerita asli yang dia katakan


" Kalau soal Faizal... mas sudah katakan bukan jika dia berbeda dari Faizal yang mas kenal...dan Wawan juga membenarkan itu... Wawan bilang Faizal pergi dari bengkel tanoa pamitan...."


" Sayang... jangan berfikir buruk tentang hubungan kita... mas sudah sangat serius dengan hubungan kita ini... mas sangat mencintai kamu..." Dika meraih tangan Melisa dan digenggamnya erat, jurus untuk meluluhkan hati wanita


Melisa menatap Dika


" Aku cuman gak mau aja mas kita masih ada jarak yang membuat hubungan kita terkadang menjadi asing...atau tiba tiba aku tidak mengenalmu karena ada rahasia diantara kita..."


" Gak ada sayang... gak ada rahasia....semua rahasia mas sudah kamu ketahui...kamu menerima itu semua kan...????" balas Dika dengan bertanya balik, sekedar membuat Melisa mengakui perasaan nya, agar pikiran curiga nya terlupakan


Melisa mengangguk


Dika langsung mencium bibir Melisa, disesapnya dalam dalam


" Bikinin mas kopi gih... mas mau mandi dulu..." perintah Dika


" Oke...!!!"


Bersambung~


Hai Readers....


Buat yang selalu protes, " kok masalah nya gak selesai selesai sih..."


" Kok masalahnya banyak banget..." dan bla bala bla lain nya


othor kasih info sedikit yaaa.... kalau masalahnya udah beres semua berarti ceritanya sudah End donk.....nanti kalau alur cerita nya adem adem gak ada masalah di komplain "bosan" , "gak seru"


Terus othor harus gimana...!!!!


Sekian pemberitahuan nya


Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2