Cinta Tanpa Status

Cinta Tanpa Status
Melisa, Si Tegas


__ADS_3

Plokkk ploookk ploookkk


Sebuah tepukan tangan menggema diantara huru hara yang sedang berlangsung


Semua menoleh, langsung terdiam dengan ngeri


" Bagus bagus... begini ternyata cara kalian bekerja dibelakang ku....!!!!" suara Delon terdengar berat, matanya menatap sinis dengan sorotan yang mematikan


" Rupanya kalian semua menganggap remeh peringatan dari ku tadi pagi ya...!!!"


Hani Cs menelan saliva nya seret, bakalan tamat sudah riwayat mereka sekarang, ini sih udah ketangkep basah, tinggal sekalian kuyup kuyup nya


" Selama ini aku selalu percaya dengan kalian... dengan sikap manis kalian yang ditunjukan didepan ku... rupanya begini yang membuat usaha ku kurang maju.. isinya orang orang yang merasa menjadi bos... sok berkuasa dan selalu menganggap remeh orang yang lemah...!!! sudah hebat semua rupanya kalian...!!!!"


" Kamu ber empat... kemasi barang mu dan pergi sejauh mungkin dari sini... berani kalian nongolin hidung apalagi mengganggu Melisa... aku yang akan memukuli kalian balik...!!!!" tuding Delon pada Hani Cs


Pengusiran yang benar benar tanpa penghormatan


Semua hanya diam menunduk, tak ada yang berani membantah bos Delon


Melisa hanya melongo, doi baru tau kalau bang Gondrong yang dikenal nya adalah bos Delon sang pemilik restauran mewah ini, pantas saja kemarin dia gampang banget masukin Melisa kerja


" CEPATTTT PERRRGIII....!!!!!" bentak Delon lagi, karena Hani dan Cs nya masih diam tak bergeming


Bu supervisor terpaksa menarik tangan Hani paksa, lalu membawanya mereka keluar dari restaurant


Entah apa yang masih mereka perdebatkan, kelihatannya Hani dan Santi masih mengiba memohon dimaafkan dan diberi kesempatan lagi, tapi bu supervisor hanya menggeleng dan nengisyaratkan mereka untuk segera pergi


" Kalian Dengar semua...!!!!" Delon kembali mengambil alih suasana


" Mulai detik ini kebiasaan ploncoan di restauran ini Tidak ada lagi...siapa yang masih berani melakukan itu... akan aku plonco langsung....MENGERTI...!!!!!"


" SIAP Paham bos Delon...!!!" sahut Mereka serempak


" Kedua tatanan posisi kerja akan aku rubah total... semua berawal dari nol... tidak ada senior tidak ada junior... semua bekerja sama dengan baik, saling membantu bukan memberatkan satu pihak...!!! tidak ada penguasa... tidak ada yang paling hebat... disini semuanya sama...!!!!" jelas Delon memberi kebijakan


" Ranto gembul... Ais... Arya... Mega... Liana... bulan ini aku turunkan gaji kalian...!!! termasuk kepala koki...!!! kalau mau gaji kembali naik bekerjalah sesuai aturan restauran... jika ada yang keberatan... silahkan resign sekarang juga...!!! aku tak butuh orang yang pandai cari muka...!!!"


" Semua PAHAAAAMMM...!!!!"


" SIAP PAHAM BOS Delon...!!!!"


" Bagus... kembalilah bekerja dengan baik..."


Semua kembali bekerja, melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan aturan dan tatanan baru sesuai arahan bu Monica selaku supervisor mereka, tak ada yang berani ngedumel ataupun menampakkan ekspresi terbebani... semua melaksanakan dengan serius dan sungguh sungguh, tak ada yang seperti biasanya sembari menggibah, nyinyirin temen, curhat pribadi ataupun saling treak panggil satu sama lain saling suruh

__ADS_1


Semua terlihat patuh dan tegang


Melisa yang masih bingung hanya mengikuti arahan yang ditunjukan bu supervisor, dia masih didampingi Arya.


Kebetulan hari ini pelanggan cukup banyak dan restauran lumayan rame, semua gotong royong saling membantu dengan tertib, tak ada yang berpangku tangan tak ada yang saling tunjuk menyuruh.


" Mas Arya boleh nanya...???" ucap Melisa disela sela tugas nya memberesi meja yang baru saja ditinggalkan pelanggan


" Lagi kerja jangan banyak ngomong...!!!" sahut Arya dingin, cowok satu ini emang dingin dan kaku, jarang sekali senyum, wajahnya datar dan jutek


" Itu... ee... aku mau tanya donk..."


" Tanya apa...!!!"


" Bang... bang Gondrong itu beberan yang punya restaurant ini...???"


" Gondrong siapa..??? pemilik restauran ini adalah bos Delon... yang tadi pagi ngebelain kamu..." sahut Arya jutek, nggak mau banyak ngomong


" Ya itu maksudnya... bang Gondrong ya bang Delon..." jawab Melisa


" Lagian kamu ini aneh...bos Delon yang masukin kamu kerja... tapi kamu nggak ngerti kalau dia pemiliknya..." protes Arya


" Yeee... orang biasanya dia penampilannya acakadul... kerjaannya ngamen dipasar ama di lampu merah... mana aku tau kalau lagi dandan keren gitu kelihatan emejing...." sahut Melisa jujur


Arya menatap Melisa jengah, alisnya mengedung tebal


" Bu...." Melisa tergagap, belum selesai ngomong udah main di tinggal gitu aja sama si Arya


" Yeee main nylonong aja...!!!" gerutunya


" Aku bukan meragukan penampilan bang Gondrong... tapi selama ini aku kenal dia... dia adalah preman penguasa daerah tempat kontrakan ku... temannya mas Dik ngamen... aku nggak tau kalau dia adalah bos besar...!!!" gumam Melisa sendirian


" Ayooo buruan jangan lelet... kerjaan kita masih banyak....!!!!" treak Arya yang melihat Melisa masih jauh dibelakangnya


" Iya iya sabar....!!! licin ini piringnya takut jatooohhh..." balas Melisa


Di dapur sudah di tunggu Ani yang siap mencuci piring dan gelas kotor, sebagai rollingan kerjaan barunya


Jadi Delon alias Gondrong membuat peraturan baru, kerja rollingan, semua akan mendapatkan dan merasakan masing masing tugas dan bagian secara bergantian, rollingan akan berganti setiap hari, kecuali kepala koki yang memang tugasnya bagian masak memasak, namun asisten koki juga rollingan, jadi semua bisa merasakan semua pekerjaan.


" Masih banyak Mel piringnya...???" tanya Ani ramah, pokoknya semua sekarang jadi ramah ramah dan baik,


Entah karena ada bos Delon atau mereka kapok takut di pecat kaya Hani cs


" Lumayan mbak... masih ada empat meja lagi yang belum dibersihkan..." jawab Melisa sembari menyerahkan piring dan gelas yang dibawanya

__ADS_1


" Waahhh kalau lagi rame kaya gini... kehilangan empat pekerja yang udah handal kaya rombongan Hani kalang kabut juga ya..." ujar Ani memulai ghibah


Emang udah habbit bibir sih ya diem bentar gatel


" Yahhh gimana lagi namanya juga ada pengadu...!!!" sindir Titin sembari melirik sinis kearah Melisa


" Kayaknya kalian salah paham deh... aku sama sekali nggak mengadukan apapun sama bang Gond... eehhh bos Delon...!!!" Melisa memberanikan diri untuk menjawab


" Kemarin bang Gon.. eh pak Delon datang bersama mas Dika nyari aku karena udah jam dua pagi aku belum balik... dia cuman nanya kenapa sampai larut malam... aku hanya bilang dapat tugas tambahan sebagai karyawan baru...!!!" terang Melisa


" Ya lagian kenapa lu musti ngomong gitu sih..." Titin protes


" Ya aku harus jawab gimana...!!! emang kondisinya gitu kan...;!!" balas Melisa balik


" Lagian kalaupun bos Delon kasih kebijakan baru suatu hal yang wajar... dia adalah pemilik restauran ini... kalau dia marah dengan kelakuan karyawannya yang tidak sesuai dengan aturan restauran itu hak dia...!!! harusnya kalian bersyukur hal seperti ini cepat diketahui kalau nggak...!! apa kalian nggak kasihan ngliat orang baru yang terus terusan dikerjai...!!!" lanjut Melisa berani


" Kita ini disini kerja sama sama nyari duit...nyari temen... nyari saudara..."


" Udah udah jangan ribut lagi..." lerai Liana


" Kalian mau dihukum atau dimarahin lagi sama bos Delon...!!!"


" Aku minta maaf kalau aku sudah membuat kalian kena marah... jujur aku baru tau kalau bos Delon bisa semarah ini....tapi aku harap kedepannya kita bisa saling bekerjasama dengan baik... menciptakan suasana nyaman dan betah untuk semuanya..." kata Melisa lagi


Ingin sekali doi ngomong kalau dia baru tau Delon adalah pemilik restauran ini


Arya menatap Melisa makin kagum, gadis satu ini cukup tegas dan berani, dia tak mudah pasrah dengan penindasan


" Gue masih penasaran...." tatapan Titin begitu sinis pada Melisa


" Sebenernya lu siapa sih....!!!!"


Bersambung~


Harap Bersabar untuk menunggu Up author di Novel ini ya Readers...


Sementara author masih Up tipis tipis sembari menunggu pengajuan kontrak diterima


Soalnya capek juga terus terusan disuruh merevisi


Nanti kalau sudah di terima kontrak author akan focuskan untuk Up tiap hari seperti novel yang lain


Jangan Lupa bantu VOTE ya


Suport kalian sangat membantu untuk pengembangan author dalam penulisan

__ADS_1


Happy Reading....


__ADS_2