Cinta Tanpa Status

Cinta Tanpa Status
Gani yg Kasar


__ADS_3

Waktu terus berjalan, tak terasa hubungan Melisa dan Dika telah memasuki dua bulan,


Hubungan yg entah apa namanya


Hanya saling mencari kecocokan dan selebihnya menuntut kenikmatan


Melisa pun sudah terbiasa dengan status ini, dia berupaya enjoy dan menikmati semua ini.


Bersahabat dengan kenyataan mungkin itu lebih baik untuk saat ini ketimbang memberontak tapi jiwanya yg hancur berantakan.


Thookk tookk


Suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Melisa yg tengah duduk diranjang kamarnya,


Sambil menilik kearah pintu, Melisa melirik jam dinding, waktu menujukan pukul sepuluh malam,


" Siapa malam malam bertamu...???" gumamnya heran


" Apa mas Dika...??? bukannya dia bilang hari ini sibuk karena banyak customer...???"


Tookkk tookkk


Sekali lagi pintu di ketuk kali ini sedikit lebih keras,


Melisa segera meraih gagang pintu membukanya pelan


" Ternyata benar kau disini..." laki laki yg sangat dikenalinya berdiri dengan tatapan mata bengis tengah menyeringai kearahnya, seolah laki laki itu telah menemukan incarannya


" M..mas Gani...!!!" Pekik Melisa sedikit takut, pasalnya mantan suami nya ini memang terus menghubunginya, bahkan mengancamnya berkali kali


" Masih ingat rupanya..." sindirnya dengan senyum sinis lalu menerobos masuk ke kamar kosan Melisa


Melisa yg takut hanya memutar tubuhnya sembari menelan saliva nya seret


" Ingat Melisa... kemanapun kamu pergi aku pasti bisa mencari mu...!!!" Gani menarik tangan Melisa kasar, langsung meraup bibir merah yg dulu menjadi candu baginya


Cepat Melisa menepis, menjauh sejauh mungkin dari laki laki kasar itu


" Sudah berani melawan rupanya..." mata Gani makin tajam, terlihat dia sangat marah dengan penolakan Melisa


" Pergi dari sini...!!! kamu bukan suami ku lagi jadi jangan ganggu aku...!!!" usir Melisa, memberanikan diri untuk melawan


" Oooohh makin liar rupanya..." Gani langsung menarik kasar Melisa melemparnya ke kasur dan langsung ditindihnya


" Aku rindu aroma wangi tubuhmu... aku rindu milik mu itu.... berani sekali kamu kabur dariku...!!!!"


" Lepas mas... kamu tidak berhak atas apapun pada tubuhku... aku bukan istrimu lagi...!!!"


" Kenapa...??? karena kau sudah memberikan cuma cuma kepada lelaki sial*n itu..!!!" bentak Gani


" Jangan dikira aku tak tau permainan kotor mu... Ciiihhh dulu kau sok alim setiap ku sentuh menangis serasa kesucian mu ku ambil paksa... padahal aku suami sah mu... tapi sekarang.. kau berikan cuma cuma tubuhmu pada laki laki yg bahkan tak ada status apapun dengan mu...!!!" tuding Gani pedas


" Kau lebih hina dari jal*ng...!!!!"


" Cukup...!!! itu urusan ku bukan urusan mu lagi...!!!" bentak Melisa, dia begitu jengah selalu mendengar ucapan srapah dari mantan suaminya ini


" Aku tak serendah yang kamu tudingkan...!!! aku masih menjaga kehormatanku...!!!!


" Hahahahaa.... kehormatan kata mu...kamu itu bekas ku Melisa...!!!!"


Gani tak memberikan ampun Melisa lagi langsung dilucutinya tubuh Melisa, membuatnya kini polos tanpa sehelai benang pun, sejenak Gani memperhatikan lekuk tubuh Melisa yg makin indah menggoda, bahkan air liur nya sampai menetes sangking bernafsunya, matanya begitu buas, senyum lebar penuh kemenangan ingin segera melahap habis tubuh mulus ini

__ADS_1


" Lepasin... berani kau sentuh aku... aku tak akan memaafkanmu...!!!" treak Melisa mencoba melawan


Namun ***** Gani sudah diubun


" Persetan dengan maaf mu...!!!"


" Mas Gani lepas...!!!! lepasin aku...!!!"


Gani terus berusaha menciumi seluruh kulit tubuh Melisa, mengendus endus menikmati aroma harum tubuh nya yg sudah lama ia rindukan.


" Ini Milikku Melisa...hanya aku yg berhak menikmatinya...!!!!"


Melisa memberontak sekuat tenaga, bahkan dia mencakar dan menjabak rambut Gani


Gani meraung kesakitan, tapi emosinya jadi tersulut, dia menampar kasar Melisa berulang kali sampai bibir gadis itu mengucur darah segar, Melisa mengisak tangis


Perlakuan kasar yg selama ini mulai dilupakannya kini ia alami lagi, dengan lelaki yg sama, laki laki yg sangat dibencinya


" Rupanya kau senang ku kasari ya... ketimbang diam dan menikmatinya...hahaha..."


" Breng**k kau mas Gani...!!!!" srapah Melisa


" Kenapa kau harus menolak ku sayang... apa hebatnya laki laki itu...!!!"


" Darimana mas Gani tau soal hubungan ku dengan mas Dika..." gumam Melisa dalam hati, pikirannya makin kacau, hatinya makin gusar mas Gani makin menggila mulai memainkan aksinya, sedang dirinya tak bisa lagi berkutik, tangannya terkunci dalam cengkalan kasar mas Gani, tubuh polos nya sudah ditindih dengan kasar.


Saat Gani terus menciumi area dadanya, bahkan meninggalkan beberapa tanda kepemilikan, Melisa kembali membrontak, melolong dengan sumpah kasar, memakinya dengan srapah nya


Gani tak menghiraukan dia terus berusaha melancarkan aksinya


" Stooooppp mas Gani stooppp....tolong jangan lakukan ini..." pinta Melisa memelas, dia benar benar menangis ketakutan


*Plaaakkkk


Beberapa tamparan dan tonjokan dilayangkan Gani di bagian pipi Melisa, membuatnya sedikit pusing dan kabur pandangan


" Sudah ku bilang...aku tak suka penolakan...!!!"


" Toloooonggggg... toloooonggg...." treak Melisa sekeras kerasnya, hanya itu upaya terakhirnya, dia tak bisa lagi melawan Gani yg makin kesetanan


" Diam...!!!!" bentak Gani


" Atau ku bunuh kau...!!!!"


" Bunuh aku mas bunuh... aku tak sudi digauli laki laki sepertimu...!!!"


" Hahahahaaa.... sok suci sekali kau jal*ng..!!!kenapa dengan ku kau selalu menolak...haaahhh...!!!!!"


" Karena aku tidak mencintai mu.....!!"


" Ciiiihhh....!!! persetan cinta mu itu... bagiku kau tak lebih dari jal*ng... aku tak akan melepaskan dirimu... tubuh mu terlalu nikmat dan selalu membuatku bernafsu...!!!!"


" Laki laki tak punya otak...!!! bajing*n...!!!"


" Hahahaaa.... hahahaa... aku suka srapah mu.. itu semakin membuatku bergairah sayang... hahahaa....!!!"


" Aaahhhh sssttt...." Gani mulai meracau saat dirinya makin beringas menindih Melisa


Sekuat apapun meronta, Melisa tetap tak mampu lagi berkutik


Hatinya terus menjerit, dia tak rela sangat menjijikan...

__ADS_1


Tiba tiba...


Buuuuggghhhhh


Tendangan maut tepat mengenai tubuh Gani membuat nya tersungkur menabrak dinding


Dika segera mengambil selimut dan menutupi tubuh polos Melisa


" Brengs*k kau berani nya kau mengganggu wanita ku...!!!!" umpat Dika dengan tatapan marah, posisinya memasang kuda kuda, terlihat Dika sangat lihai dalam bela diri


Bisa babak belur mas Gani


Gani bangkit, tubuhnya yg hanya tinggal memakai cancut, memandang Dika dengan garang, dua laki laki ini sedang memperebutkan apem hahahahaaa


" Cari mati kau rupanya...!!!" Gani mengambil ancang ancang dan langsung menyerang Dika, sayang kemampuan bela diri Gani tak sepadan dengan Dika alhasil Dika selalu berhasil menangkis serangan Gani dan langsung menghajar nya balik tanpa ampun


Perkelahian sengit pun tak bisa dihindari


Melisa duduk beringsut dipojokan sembari memegangi selimut menutupi tubuh polosnya,


Suasana mulai gaduh membuat beberapa teman kos Melisa datang kekamarnya, berhubung semua cewek mereka hanya menonton dengan ketakutan


Dika tak memberi ampun menghajar Gani habis habisan


" Berani sekali lagi kau ganggu Melisa aku pastikan kaki dan tangan mu ku patahkan...!!!" ancam Dika sembari menendang perut Gani yg sudah tak berdaya


" Laki laki seperti mu tak pantas mendapatkan apapun yg Melisa punya... pergi...!!! dan jangan ganggu dia lagi...!!!!"


Gani dengan susah payah memunguti bajunya dan segera memakainya, Dika tak membuang kesempatan, terus menendangi Gani yg sudah KO


" Kali ini aku kalah... tapi ingat... aku tak akan melepas kan apapun yg seharusnya milikku...!!" ancam Gani sambil pergi dari kosan Dika melewati kerumunan gadis gadis yg menyaksikan perkelahian barusan


" Kembalilah ke kamar kalian...ini bukan tontonan...!!!" usir Dika dengan Dingin kepada cewek cwek itu


Mereka diam dan takut langsung segera kembali ke kamar masing masing


Ini salah satu alasan kenapa Melisa sedari tadi meminta tolong tak ada yg menolongnya, kosannya semua perempuan, rata rata penakut, dan ada yg kerja sift malam, atau pulang kosan larut malam


Jadi mungkin sewaktu Melisa tereak tadi tak banyak yg mendengar, atau belum ada dikosan


" Mas..." Panggil Melisa langsung menghamburkan pelukan di tubuh Dika


" Its oke...jangan takut lagi... aku disini..." Dika membalas pelukan Melisa, mengusap punggungnya pelan,


Isak tangis Melisa masih begitu sesak


" Kosan mu sepertinya tak aman lagi... aku kawatir dia sewaktu waktu datang kesini lagi.."


" Aku takut mas..."


" Sayang tenang ya...aku janji aku akan menjagamu dengan baik tak akan kubiarkan siapapun menyakitimu lagi..." Dika membelai pipi Melisa yg lebam penuh luka, pukulan dan tamparan Gani tadi membekas di pipi mulusnya


" Ikut aku...!!!" ajak Dika lembut


~Bersambung~


Up tipis tipis ya Readers...


Jangan lupa di Vote, like dan komen ya


Biar author makin semangat

__ADS_1


Happy Reading....


__ADS_2