Cinta Tanpa Status

Cinta Tanpa Status
Dibutakan Nafsu


__ADS_3

" Pulang lah... pikirkan tawaran kami baik baik.... pilihan mu hanya setuju dan mengikuti perintah kami....kau PAHAM...!!!!!" bos Reyden semakin mengintimidasi


Dika mengibaskan cengkalan dua bodyguard yang cengkalannya sudah sedikit melemah


" Kalian semua BANG**T....!!!!! kalian memanfaatkan kelengahan ku untuk mengintimidasi ku...!!! aku tak sudi gabung dengan Mafia macam kalian...!!!!" maki Dika sambil pergi dengan sengit, Dika sangat marah bisa bisa nya dia lengah dan bodoh seperti ini


" Heiiii... ingat wanita bohay mu itu... kalau kau telat datang... aku akan menidurinya hahahahaaa...!!!" tereak Jo menertawakan kekalahan Dika


Dika tak menggubrisnya, langsung keluar rumah megah yang ternyata adalah neraka ini, segera menghidupkan motornya dan tancap gas pergi


Dika meluapkan emosi dan kebodohannya dengan menyabotase semua pekerjaan bengkel, semua mobil yang ada dibengkel di garapnya sendiri tanpa minta bantuan anak buahnya


Rendi Cs merasa bingung dan heran dengan sikap Dika yang sudah kaya orang kesetanan


Datang datang dengan wajah penuh emosi langsung menggarap semua mobil tanpa bicara apapun, bahkan mereka mau sekedar menyapa Dika pun takut, akhirnya mereka membiarkan Dika kerja sendirian


Mereka memilih mengerjakan yang lain yang sekiranya tak dipegang Dika


" Bang... gak ngopi dulu... kayak lagi dikejar kejar depkolektor aja bang kerja rhomusha..." ujar si Teguh menyapa Dika


" Aku lagi gak mood...!!!" sahut Dika yang posisinya sedang berbaring di bawah mobil, mengecek mesin mobil milik pengusaha kaya


" Katanya tadi pagi dapat urusan penting yang bakal bisa merubah hidup lu bang... kok pulang malah kaya orang kesetanan gak mood gitu..." komen Teguh lagi


" Heeemmmm...." sahut Dika cuek, tak mau menanggapi lagi ceriwisan Teguh, takutnya Teguh malah jadi sasaran emosi nya


Teguh hanya mengangkat bahu nya gagal, sembari kembali menghampiri Rendi dan anak montir lain yang sedang istirahat ngopi sambil makan gorengan


" Bang Dika kenapa...???" tanya Safru si kepala cekak


" Tau tuhhh... gagal main lotre kayaknya... nglokroo.." sahut Teguh cuek sambil menyruput kopi jatahnya


" Kagak biasanya bang Dika kek gitu... apa lagi ada masalah sama istrinya ya..." komen Rendi


" Mungkin...!!! makanya semalem doi gak balik ke kontrakan malah alesan lembur di bengkel... terus pagi pagi tadi nelpon gue katanya ada urusan penting... paling balik ke kontrakan minta jatah tapi istrinya masih merajuk... makanya jadi gak mood gitu...hihihiii..." celetuk Teguh berasumsi pikiran nya


" Sembarangan aja lu Guh kalau ngomong...!!!" omel Deni sambil terkekeh membayangkan betapa dongkol dan pusing nya bang Dika kalau apa yang dibilang Teguh benar, bisa kepala bawah dan atas nyut nyutan hihihihiii


" Yaaa bisa aja kan namanya juga suami istri hihihiii...." Teguh nyengenges


***


Entah sudah jam berapa Dika meluapkan emosinya pada kerjaan nya, akhirnya semua beres...

__ADS_1


Dika duduk beristirahat di kursi tunggu pelanggan sembari mengatur nafasnya yang kelelahan


Anak anak bengkel mulai pada pamit pulang, karena hari memang sudah habis isya' sudah waktunya bengkel tutup


Dika membuka ponselnya


Pesan masuk dari Wawan membuat nya tertarik untuk membuka nya pertama


" Dik... aku kemarin nengok bengkel kita...makin gak terawat dan sepi....malah aku denger bengkel bakal di bongkar di jadikan tempat karaoke sama mantan suami Melisa..." tulis Wawan di pesan


Seketika Dika langsung terbelalak kaget, tak terima nian hati nya mendengar bengkel hasil perjuangan nya yang dibangun nya dengan susah payah penuh keringat dan air mata, seenak nya mau di bongkar dan di jadikan tempat karaoke


Memang bengkel itu kini bukan milik nya lagi, sudah dia gadaikan demi menebus Melisa, tapi jika bengkel itu harus lenyap dan tinggal bayangan kenangan Dika masih tak terima, tak rela itu terjadi


Dia makin berambisi untuk segera mengambil bengkel nya lagi dari Ghani, apapun caranya


Dika juga membuka aplikasi Instagram, iseng iseng stalking akun Je


Terlihat 5 menit yang lalu Je baru saja unggah foto bersama seorang perempuan paruh baya


dengan caption


" Ketemu camer heula..."


Hati Dika makin panas, Je benar benar sepertinya ingin menseriusi hubungan nya dengan laki laki palembang itu,


Mau tak mau Dika harus mengikhlaskan Je bersama orang lain


Dan dirinya....Dirinya terima bersama Melisa...


" BANG**T....!!!!! kenapa hidup ini gak adil Tuhan.. kenapa...!!" maki Dika sembari meninju tiang dan membuat tangan nya berdarah


Drama bet Dika dah....


" Dari kecil ibu ninggalin aku karena bapak yang pansiun dini gegara kecelakaan.... lalu bapak pergi... nenek pergi.....!!! aku hidup sebatang kara hingga aku mau tertipu rayuan Ikke untuk tinggal bersama nya asal kosan digratiskan...!!! makanya Je marah kecewa pada ku dan mutusin aku...!!!!"


" Bertahun tahun aku menderita Tuhan....aku berusaha mati matian untuk memperbaiki diri... tapi aku dipertemukan dengan Melisa hingga semua yang ku miliki ku korban kan demi dia...!!!! sekarang Je benar benar pergi ninggalin aku...!!! kenapa Tuhan....kenapa Engkau gak sekalipun memberi ku kesempatan membiarkan aku mendapatkan apa yang ku mau....!!! mana keadilan itu...!!"


Dika kesetanan, seolah sedang protes sama Tuhan atas hidupnya


Dika menangis sesenggukan sambil guling di pojok bengkel, malam yang mulai gelap membuat raungan nya tak ada lagi yang mendengar, apalagi bengkel sudah sepi dan lampu tak ada satupun yang doi hidupin


Tadi Rendi mau menghidupkan tapi dilarang nya

__ADS_1


Paling kalau ada diluar orang denger raungan Dika dikira orang gila atau kalau gak hantu...


" Hiks hiks hiks....aku muak dengan hidup ini...!!! aku capek...!!! aku bosan...!!! aku gak bisa terus terusan hancur seperti ini...!!! aku mau kaya...!!! aku mau apapun yang ku mau bisa ku dapat...!!! dipandang hebat oleh orang...!!! dan bisa mengambil alih lagi bengkel ku... serta mendapatkan Je lagi dari pelukan laki laki ingusan itu...!!! aku harus kaya...!!!" Dika terus melolong menumpahkan isi hatinya


Keadaan dirinya sekarang benar benar kacau, dia tak bisa lagi bersahabat dengan kenyataan hidupnya, Dika sudah memberontak dengan membabi buta


Di raihnya kartu nama bos Reyden dari saku celana nya, dipandangi nya dengan gamang nomor telephon orang itu


Jika dengan bergabung dengan nya bisa membuat Dika mampu merubah hidupnya, mengobati luka hatinya dan bisa mendapatkan kembali semua yang dia mau


Maka tak ada kesempatan lagi untuk Dika bersikap munafik pada hati nurani nya


Dika harus mengambil keputusan atas hidupnya


Mau berubah atau tetap terhina seperti sekarang ini


" Haaaaahhhhh....!!!!! kenapa... kenapa hidupku sepahit ini...!!! apakah aku harus menjadi orang jahat dulu... mencari duit dengan cara kotor dan haram agar aku bisa merubah hidupku...!!! jangan salah kan aku Tuhan jika aku pilih jalan ini... sebab Engkau tak mau adil padaku...!!!!"


Orang kalau sudah gelap hati, otak tak bisa lagi berfikir jernih, dia hanya mengandalkan nafsunya saja


Sampai Tuhan yang maha baik akan disalahkan nya atas apa yang menimpa dirinya


Beranggapan Takdir begitu kejam dab tak adil


Nyata nya orang itu sendiri yang tak mau bersyukur atas apa yang sudah Tuhan kasih... dan tak mau introspeksi diri saat Tuhan menegurnya dengan cobaan


Hatinya sudah gelap dipenuhi *****


Dika meraih ponselnya, tak mau banyak mikir lagi langsung menekan nomor telpon bos Reyden


Dia tak memikirkan lagi resiko dan konsekuensi yang akan dia terima saat dia masuk di kehidupan mereka itu


Namun balik lagi posisi Dika juga saat ini sedang terjepit, dia menolak dan menghindarpun tetap akan masuk keperangkap mereka juga, karena dari awal doi emang udah masuk jebakan


Ketimbang masuk karena terpaksa... sekalian saja diniatkan untuk mencapai misi besarnya juga


" Hallo bos... saya datang kerumah bos sekarang....!!!!"


Bersambung~


Author double Up lagi ya guys.....


jangan lupa Vote nya ya....

__ADS_1


Ambil pembelajaran dari cerita Dika ini, jadilah orang bijak dan tau caranya bersyukur...


Happy Reading....


__ADS_2