Cinta Tanpa Status

Cinta Tanpa Status
Sesuatu Yang Disembunyikan


__ADS_3

Dika menarik tangan Melisa supaya berlari cepat keluar dari warung, dua laki laki itu ternyata anak buah bos Reyden yang pastinya ditugaskan untuk mencarinya, pantas saja mereka menatap Dika dengan tatapan yang tajam dan menakutkan


" Mas....!!!"


" Nanti aku jelasin Mel sekarang kita harus cepat lari dari sini...!!!!" sahut Dika masih dengan menarik tangan Melisa berlari kencang


" Mas... tapi... tapi motor mu... kenapa gak naik motor aja ketimbang lari...!!!" Melisa berusaha mengingatkan Dika


Dika menoleh Melisa sesaat, lalu kembali berlari


" Biarkan aja dulu... kita bersembunyi dulu...nanti gampang mas ambil lagi...." sahut Dika tanpa menoleh lagi


Melisa yang bingung hanya diam dan ikut ikutan panik,


Dika menarik tangan Melisa ke sebuah rumah warga, lebih tepatnya di samping rumah warga disela sela tumpukan kayu bakar yang sydah diikat dan disusun


Meliaa yang gak ngerti sama sekali apa maksud Dika hanya ikut duduk bersembunyo dengan bingung,


Dika tampak sedang memperhatikan jalan raya tadi dari balik celah kayu, diperhatikan nya dengan teliti, seperti sedang mengintai seseorang


Melisa tak berani bertanya dia lebih baik diam dan mengikuti semua apa yang dilakukan Dika, pasti ada sesuatu yang genting jika mas Dika sampai bersikap seperti ini


Hampir setengah jam mereka duduk bersembunyi, kaki Melisa sudah mulai kesemutan dan kebas, tapi Dika sepertinya masih enggan keluar dari persembunyian nya


Apakah keadaan nya belum aman...???


" Mas mau sampai kapan kita ngumpet disini...???" tanya Melisa yang mulai gak nyaman


" Sssstttt... jangan berisik...!!! sabar dulu sebentar..." sahut Dika menyuruh Melisa tetap diam dan tak protes


Lima belas menit kemudian, Dika melongokkan kepala nya sedikit keluar, dia sedang mengecek sekitar dan menastikan bahwa keadaan nya baik baik saja


Lalu menggandeng tangan Melisa keluar dari persembunyian,


Kaki Melisa yang kebas kesemutan tertatih tatih berjalan mengikuti Dika yang kembali ke warung dengan langkah waspada, sesekali dia masih tolah toleh ke segala arah memastikan sesuatu


" Pak Slamet...dua laki laki tadi sudah pergi...???" tanya Dika pelan pada pak Slamet begitu mereka kembali ke warung


Dan Melisa baru ngeh kalau Dika bersikap aneh, panik dan ketakutan karena dua laki laki asing yang datang ke warung baso tadi


" Udah mas... udah dari tadi pergi... mereka aja gak jadi makan... mas nya pergi mereka ikut pergi..." jawab pak Slamet

__ADS_1


" Emang ada apa to mas kok kelihatan nya mas ini menghindari mereka... sampai pergi motornya gak dibawa...???" tanya pak Slamet heran


" Pergi kearah mana pak Mereka...???" tanya Dika memastikan


" Kurang tau mas... tapi kayaknya kearah sana menyusul mas nya...!!!" tunjuk pak Slamet


" Emang ada apa to...???"


" Eeng...eenggak ada apa apa pak... cuman saya rada gak nyaman aja sama mereka... tadi juga saya buru buru pergi karena ada temen yang mau ketemu tapi malah gak jadi..." sahut Dika dengan gugup


Melisa menatap Dika makin gak paham


" Kenapa mas Dika bohong sama pak Slamet...??? ada apa ini sebenernya...!!!!" Pikir Melisa curiga, tapi dia tetap memilih diam saat ini, dia akan meminta penjelasan Dika nanti kalau sudah tiba dirumah


" Yaudah pak Makasih kalau gitu... saya mau ngambil motor..." Dika pamitan, lalu segera menghidupkan motornya, Melisa dengan patuh langsung membonceng di belakangnya


Dika melajukan motornya dengan sedang menuju arah yang berlawanan


" Untung tadi aku sengaja ngajak Melisa lari kearah belakang bukan arah jalan pulang... jadi mereka pasti akan ngejar aku kesana... mereka gak akan tau kalau aku sudah pergi kearah yang berlawanan..." gumam Dika dengan tersenyum lega


***


Melisa menatap Dika datar, sedari pulang tadi Dika malah kelihatan makin cemas dan ketakutan, bener bener ada sesuatu yang mas Dika senbunyikan darinya


" Gak papa... aku hanya lagi mikirin ide ide baru buat bengkel..." sahut Dika cepat


Melisa berjalan mendekati Dika yang sedang berdiri di dekat jendela, Melisa meraih tangan Dika dan ditatapnya dalam dalam mata Dika


" Mas please... kamu gak bisa bohongin aku... tolong katakan dengan jujur ada apa sebenarnya...!!! kamu aneh... aneh banget... sejak ketemu dua laki laki di warung baso tadi... kamu tiba tiba ngajak aku lari, terus ngumpet, kamu juga bohong sama pak Slamet... dan sekarang kamu makin panik kek gini... ada apa mas.... cerita sama aku...!!!" pinta Melisa


Dika menggenggam tangan Melisa erat, bibirnya dipaksakan untuk tersenyum lebar


" Gak ada apa apa sayang...."


" Jangan bohong mas... kita ini baru aja nikah masa udah harus ada rahasia rahasiaan lagi...!!!" protes Melisa


Dika menatap Melisa dengan tatapan yang tidak bisa Melisa artikan


" Mas belum bisa cerita sekarang sayang.... mas juga bingung mau cerita dari mana dan apa penyebabnya... yang jelas intinya dua laki laki tadi itu memang sengaja datang untuk mencari mas... mereka ditugaskan oleh seseorang untuk mencari keberadaan mas yang udah lama menghilang dari tuan mereka..." Dika berusaha menjelaskan pada Melisa sebisanya


" Kenapa mas...!!! apa mas Dika ada masalah dengan mereka...???" tanya Melisa makin gak paham

__ADS_1


Dika hanya diam lalu nenunduk


Tiba tiba Melisa teringat sesuatu


" Apa ini ada hubungan nya dengan bisnis yang mas Dika pernah jalani kemarin...!!!" selidik Melisa


Dika pasrah, dia mengangguk kan kepalanya pelan


" Kenapa mas...!!! kenapa sampai dicari mereka.. apa yang sudah mas buat kesalahan dengan mereka...???" tanya Melisa panik


Dika menggeleng sambil menatap wajah Melisa


" Gak ada yang salah sayang... mereka hanya ingin mas datang ke tuan nya lagi... lalu membantu bisnisnya lagi untuk beberapa saat... karena perjanjian mas dulu adalah mas akan siap kapan pun datang pada tuan mereka kalau tuan mereka menbutuhkan bantuan mas...tapi kan mas sedang menjaga mu... melindungi mu saat ini... jadi gak mungkin mas menyanggupi permintaan mereka... mas gak mungkin bisa ninggalin kamu sendirian... makanya mas terpaksa menghindari mereka dulu..."


" Kenapa harus kabur gitu mas kan bisa dibicarakan baik baik...!!!"


" T..tadi mas cuman panik aja...maaf ya jadi bikin kamu bingung dan ikutan panik..." balas Dika dengan tersenyum


Melisa hanya menatap wajah Dika penuh arti, dia merasa masih ada yang mengganjal, masih ada sesuatu yang disembunyikan Dika darinya, Melisa merasa ada sesuatu yang mencurigakan


" Mas Dika masih gak jujur... masih ada sesuatu yang ditutupinya...!!!" tuding Melisa dalam hati


" Udah ya gak usah kamu pikirin lagi... gak ada apa apa kok... tadi mas cuman panik aja... takut kalau mereka buat masalah dan mas harus berkelahi didepan mu... makanya mas lebih milih ngajak kamu ngumpet...gak usah dipikirin lagi ya..." Pinta Dika pada Melisa karena melihat wajah Melisa masih menaruh curiga padanya


Melisa memaksakan untuk meng iya kan ucapan Dika, dia berusaha untuk tidak mempermasalahkan lagi soal kejadian tadi, biar lah biar dia sendiri yang akan mencari tau atas kecurigaan nya itu


" Mas mau mandi dulu ya udah lengket semua nih...kamu siapin mas kopi deh... nanti sambil kita duduk santai kita bahas planning buat bengkel kita kedepan nya..." perintah Dika setelah Melisa mengangguk tak bertanya soal kejadian tadi lagi


" Mandilah... nanti selesai mandi kopi sudah siap di meja..." balas Melisa sambil berjalan ke dapur


Dika segera berjalan ke kamar mandi, bernafas lega, setidaknya untuk saat ini dia masih bisa menghindar dan bersembunyi, serta meyakinkan Melisa kalau keadaan baik baik saja


Tetapi tidak tau dengan besok dan selanjutnya....


Bersambung~


Jangan lupa kasih Vote sebanyak banyak nya ya Readers....


Yuuukkk dukung karya author kesayangan kalian


Biar novel ini makin banyak digemari temen temen lain...

__ADS_1


Tinggalin jejak kalian di kolom komen dan like yaaa


Happy Reading....


__ADS_2