
Kondisi bengkel yang serba berantakan, barang barang dan peralatan bengkel yang berserakan terbengkalai, bekas bekas oli, bau bensin yang masih berserakan belum diberesi,
Disetiap sudut ada banyak tai cicak, tai tikus dan segala bau tak sedap pengap saat Melisa dan Dika masuk ke bengkel
Sepertinya bengkel sudah lama dibiarkan kosong tak terawat
Benar ketakutan mas Dika, kalau dia gak cepet cepet ngambil alih lagi bengkel, bisa bisa rusak karena gak diurus dengam baik, sayang bukan peralatan bengkel yang lengkap dan cukup mahal mahal, harus rusak dibiarkan menjadi rongsokan oleh tangan yang tak mahir didalam bidang nya
Dika terlihat sedih melihat kondisi bengkel kesayangan nya dalam keadaan seperti ini
Melisa berjalan duluan,mencari sapu dan peralatan bersih bersih lain nya, Melisa menuju dapur mengecek sekitar sana
Ya Tuhan... Melisa hampir syok melihat kondisi dapur yang benar benar tak terurus, belum lagi air di bak mandi yang penuh tapi berlumut, ada rendaman bekas kain pel yang sudah bau busuk dan berlendir, bahkan kran air yang tidak dimatikan, dibiarkan menyala menyebabkan air tumpah membanjiri kemana mana
Melisa hanya bisa menghela nafas sembari geleng geleng kepala melihat kondisi ini
Wajah Dika tampak sedih, baru sekitaran dua bulan Dika melepas bengkel nya ke tangan orang lain, tapi kondisinya sudah sangat memprihatin kan seperti ini, padahal dulu bengkel selalu bersih dan rapi, tiap pagi dan sore Dika selalu nembersihkan bengkel, benar benar menjaga dan merawat dengan baik, karena bengkel ini adalah hasil dari perjuangan dan jerih payahnya yang luar biasa
Namun ditangan Ghani, semua serasa tak berarti, bukan sesuatu yang penting, dibiarkan nya begitu saja hingga menjadi seperti ini
" Hufffhhh kalau bentar lagi bengkel ini gak aku ambil balik pasti udah rusak... malah bisa roboh...!!!" keluh Dika sedih
" Kasihan kamu bengkel... kita dulu sampai nangis nangis ya buat bisa punya kamu eehhh malah di biarkan gitu aja gak keurus sama si bandot tua..." lanjutnya menggerutu kesal
Melisa kembali menghampiri Dika, tadinya dia mau ngaduin soal kondisi dapur dan kamar mandi, tapi denger Dika mengeluh seperti itu menbuat nya mengurungkan apa yang mau dibicarakan nya, Melisa lebih memilih menenangkan Dika dari rasa kekesalan nya
" Mas kita beli peralatan bersih bersih lagi yukk... yang dulu udah rusak gak bisa dipakai... sekalian mau beli pewangi ruangan, cairan pembersih lantai dan kamar mandi..." ajak Melisa
" Udah rusak semua emang...??? oya sapu mana... dari tadi aku gak lihat sapu...!!!" tanya Dika
" Kalaupun ada pasti udah rusak kan... kan udah lama terbengkalai... beli lagi aja ya... biar sekalian belanja yang lain..." Melisa membujuk lagi, dia gak mau Dika tambah kesal karena melihat kondisi dapur yang nemprihatinkan
Dika menurut lalu kembali membawa motornya menuju pasar
***
Setelah belanja semua keperluan bersih bersih, Dika dan Melisa mulai membersihkan semua sudut sudut dan ruangan di bengkel, Melisa terlebih dahulu meminta ijin untuk membersihkan dapur dan kamar mandi, alasan nya kalau dapur bersih duluan Melisa bisa masak air buat bikin kopi, dan kalau kamar mandi bisa dipakai sewaktu waktu kalau kebelet, kan enak kalau kamar mandinya udah bersih
Padahal sih aslinya doi menghindarkan Dika supaya gak syok dan marah ngeliat kondisi dapur yang super duper berantakan parah
Di tambah ada beberapa peralatan dapur yang ternyata rusak dan gak bisa di pakai lagi
" Duuuhhh harus beli baru nih... kalau magic com rusak, panci panci pada rusak, sutil masak beserta kawan kawan nya berkarat karena sepertinya habis di pakai gak dicuci lagi, ditambah kondisi kompor yang kayaknya juga rusak, sepertinya regulatornya bermasalah juga...!!! bener bener gak bisa ngerawat barang sih yang makai disini..." Melisa mengomel sendiri
Padahal dulu sebelum ditinggalkan nya, senua barang dalam keadaan bersih dan baik,
__ADS_1
Entah siapa yang sudah memakai nya... sampai semua rusak seperti ini
Melisa menbuang semua barang barang yang gak bisa di pakai lagi, tapi sebelum nya doi singkirkan dibawah tangga, selama doi beberes dapur dan membersihkan kamar mandi
Dalam waktu singkat semua sudah kembali bersih, rapi harum dan wangi
CLIIIING....
Dipandang mata terasa segar dan nyaman
" Ini apa sayang...!!!" treak Dika dari luar
Membuat Melisa tersadar dari kekaguman nya pada dapur dan kamar mandi yang sudah di sulapnya bersih
Melisa segera berlari keluar menghampiri Dika
" Iya mas ada apa...???" tanya Melisa buru buru
" Ini apa sayang...??? kok banyak panci, sutel, serok penggorengan dan magic com di taruh disini... ini mau kamu buang...???" tanya Dika
Melisa menunduk sambil mengangguk
" Kenapa...???" tanya Dika setengah memprotes
" Maaf mas tapi barang barang dapur itu rusak... aku udah ngecek semua dan emang gak bisa dipakai lagi..." jawab Melisa menjelaskan
" Rusak...!!!!"
Melisa kembali mengangguk
" Malah kayaknya kompor juga gak bisa dipakai lagi..."
Dika membuang sapu yang dipegangnya dengan kesal
" Bisa bisa nya mereka merusak barang barang ku...!!! bukan soal harga tapi soal fungsi barang nya....kalau kayak gini kan jadi repot harus beli semuanya lagi..." umpat Dika kesal
Dika berlari ke dapur, mengecek barang barang yang lain, bahkan kamar mandi di cek nya juga
Untung aja Melisa sudah selesai membersihkan nya dan menyulapnya menjadi bersih rapi dan wangi, jadi Dika gak semakin syok melihat nya
" Jangan dibuang barang barang nya... kamu kumpulin aja... apa aja yang gak bisa dipakai lagi... nanti kita kasih ke tukang rongsokan yang membutuhkan... itung itung bantu mereka..." ucap Dika memberitahu Melisa
" Iya mas... nanti aku taruh di karung biar gak bececeran..." sahut Melisa
" Oya depan udah beres...??" tanya Melisa yang melihat di bagian depan juga sudah Cling
__ADS_1
" Tinggal beresin sarang laba laba di plapon nya..." sahut Dika
" Aku beberes kamar ya mas.... pasti kamar juga berantakan..." Melisa segera pamit keatas, mengecek kamar nya bersama Dika dulu
Kamar sempit yang pernah menjadi saksi tentang pergulatan panas itu
Lagi lagi Melisa dibuat syok dengan keadaan kamar yang berantakan, bahkan banyak putung rokok, botol minuman cap tikus, dan beberapa kripik cemilan kulit kacang, bungkus makanan berserakan di lantai
Kasur yang biasa dipakai Dika tidur sudah jebol dan rusak, sepertinya juga udah gak bisa dipakai lagi
Entah apa yang mereka lakukan di kamar ini sampai kasur jebol seperti itu, apakah mereka tidur sambil main sepak takraw...???
Melisa lebih dulu mengecek lemari tempat pakaian Dika dulu, walaupun dia tau baju baju Dika udah gak ada lagi, tapi gak ada salahnya doi cek ulang, takut ada sesuatu yang ketinggalan
Begitu membuka pintu lemari tiba tiba
" Huuuuaaaawwwwwhhh...." tereka Melisa kencang
Dika yang mendengar teriakan Melisa langsung berlari naik keatas
Seekor tikus besar loncat dari dalam lemari dan melewati paha Melisa, membuat Melisa berteriak ketakutan, tikus itu langsung pergi entah kemana karena merasa daerah persembunyian nya sudah tak aman
" Ada apa sayang...!!!" tanya Dika panik
" Mouse mas mouse....!!!" sahut Melisa yang masih histeris di depan pintu lemari, bahkan tangan nya masih memegangi pintu nya
Sangking doi panik kaget nya jadi hanya diam mematung membiarkan tikus itu melewati pahanya
" M..mouse apa...!!!" tanya Dika bingung
" Mouse mas mouse nya gede... lari kesana...!!!" sahut Melisa masih ketakutan
Dika yang bingung, langsung ngecek beberapa baju di lemari yang entah baju siapa,
" Gak ada apa apa sayang...." ucap Dika setelah mengecek dan tidak ada sesuatu yang membahayakan
Melisa tak menjawab tapi langsung memeluk Dika erat
Bersambung~
Yuuukkk di Vote yuukk
Masa dukung author gak mau sih 😱
Baca aja maraton kan hihihihiii
__ADS_1
Jangan sungkan sungkan dukung novel ini donk....