Cinta Tanpa Status

Cinta Tanpa Status
Semua Harus Diselesaikan


__ADS_3

Sudah terlanjur tertangkap basah, mau mengelak pun sepertinya berat, Wawan adalah orang yang paling tau siapa Dika, dia tak mudah begitu saja percaya saat Dika tak jujur padanya


Lagi pula keadaan saat ini sudah semakin genting, Dika bahkan sudah buntu dia tak tau lagi harus menghindar kemana lagi untuk bersenbunyi dari komplotan klan Mafia itu, keadaan nya semakin terdesak dan tak aman


Dika menghela nafas panjang sembari menatap Wawan dengan tatapan yang sulit diartikan


" Orang itu... adalah orang yang sama yang mendatangi Faizal sebelum dia pergi entah kemana.... aku ingat betul wajah laki laki itu... dia datang berdua dan meminta Faizal untuk mengecek mobilnya... lalu dia yang memberikan uang tips dalam jumlah yang lumayan pada Faizal...." lanjut Wawan menjelaskan kecurigaannya


" Kamu dan orang itu pasti ada kaitan nya dengan Faizal kan...!!!!" tuding Wawan yang tak bisa dielak Dika lagi


" Aku gak bisa cerita disini... aku gak mau Melisa dengar dan tau masalah ku yang sangat rumit dan berbahaya ini.... jadi tolong jangan dulu bahas di depan Melisa... aku akan ceritakan kepada mu setelah ini...." balas Dika sedikit meminta pengertian Wawan


" Baiklah... sore ini datang ke kontrakan ku tanpa Melisa.... ceritakan semuanya pada ku... jangan ada lagi rahasia yang aku gak tau....aku sudah mencurigai semuanya Dik... inilah alasan kenapa aku mendadak pulang... aku harus tau semuanya..." sahut Wawan


Dika menatap Wawan sambil mengangguk tanda mengerti, wajah Dika datar dengan pupil yang membesar tanda dia sedang panik dan ketakutan


Wawan segera pamit kembali ke kontrakan nya dan menunggu Dika disana nanti


" Bau gosong apa tadi sayang...???" tanya Dika yang tiba tiba langsung muncul di belakang Melisa


" Ini mas sayur aku... tadi kan sebelum nyapu depan aku lagi ngangetin sayur... gegara kelamaan diajak ngobrol sama pak Jo..." sahut Melisa


" Oya pak Jo dimana mas....????"


" Sudah pergi...." sahut Dika sekenanya


" Mas usir pak Jo ya....????" tanya Melisa sembari menatap Dika curiga


" Mas bapak itu gak ngapa ngapain aku... justru dia datang muji skill kamu mas... bukan nya dia itu pelanggan kamu waktu di bengkel mbak Ervina....!!!" Melisa meyakinkan Dika


" Dia bilang begitu...!!!" tanya Dika memastikan


" Iya....!!!" sahut Melisa


" Tapi sebenernya dia itu siapa sih kenapa kamu panik dan ketakutan gitu dengan kedatangan pak Jo...!!!" Melisa curiga


" Eee... emmm...." Dika memutar otak untuk sedikit berbohong pada Melisa, tak mungkin juga dia menceritakan siapa Jo itu


" Eee dia sebenernya saingan aku dulu di bengkel... dia kena PHK mbak Ervina sebelum aku masuk di bengkel... dia sakit hati dan sering cari masalah makanya mas kaget waktu tiba tiba dia datang dan menghampiri kamu..." dusta Dika


" Masa sih...!!! kok penampilan nya nyentrik gitu kaya bos... malahan tadi dia bilang kalau dia itu pelanggan setia mas Dika karena pelayanan mas Dika yang bagus..."


" Jangan mudah percaya dengan apa yang dia sampaikan sayang... intinya dia bukan orang baik..." Dika memberi peringatan pada Melisa


" Ohhh gitu....!!! padahal baru tadi aku mau percaya kalau dia lagi nyari orang yang sudah ingkar janji pada bos nya...." gumam Melisa yang masih didengar Dika

__ADS_1


" Dia bilang begitu...??? kamu tau siapa orang yang dia maksud...!!!" tanya Dika panik


Melisa hanya menggeleng tanda tak mengerti, Dika menghela nafas lega


" Ya udah lain kali kalau orang itu datang lagi jangan ajak ngobrol sebisa mungkin menghindar... dia bukan orang baik..." nasehat Dika


Melisa tak membantah lagi, doi hanya mengiyakan apa yang disampaikan Dika


***


Malam ini Dika sudah datang di kontrakan Wawan, setelah memastikan Melisa terlelap dalam tidurnya karena kelelahan


Dika sengaja tak memberitahu Melisa soal kedatangan Wawan dan niatnya malam ini menemui Wawan, padahal aslinya Melisa sudah tau kalau Wawan pulang,


Dika masih ingin Melisa tak mengetahui soal rahasia nya dengan klan Mafia


" Melisa udah tidur Dik....???" tanya Wawan sembari menyodorkan segelas kopi pada Dika untuk teman mengobrol


" Udah... kayaknya dia kecapean makanya tidur cepet..." sahut Dika sambil menyruput kopinya


" Oke sekarang jelasin pada ku siapa laki laki tadi siang itu...!!! ini ada hubungan nya dengan perubahan Faizal kan...!!!" tuntut Wawan tanpa basa basi lagi


Dika menghela nafas panjang, sudah saat nya rahasia terbesar yang selama ini dipendamnya rapat rapat Wawan harus tau sekarang


" Dia adalah anak buah klan Mafia..." sahut Dika pelan


" Awal mula nya terjadi waktu aku bertemu dengan Mereka di jalan pas aku balik dari bengkel dan mendapati mobil mereka mogok... aku menolongnya mengecek mobilnya... ternyata mereka adalah komplotan Mafia yang berdarah dingin dan kejam... aku terjebak dengan iming iming uang banyak dengan waktu singkat...." Dika menceritakan semuanya dengan bibir bergetar, ada rasa takut di dadanya ketika jujur pada Wawan


" Ya Alloh Dika....!!!! jangan bilang uang yang kamu dapatkan dalam waktu singkat untuk nebus bengkel ini dari mereka... karena kerja sama kamu dengan klan Mafia itu...!!!" tebak Wawan curiga


" Kamu benar Wan... aku mendapatkan uang ini dari kerjasama ku dengan mereka...!!!" Dika meng iyakan


" Aku mengambil barang barang haram dari pemasok dan membawanya ke markas bos Reyden... dari situlah aku mendapatkan upah..."


Wawan Syok...!!!


Dia meraup wajahnya frustasi


" Aku terjerat perjanjian dengan mereka... aku tak bisa menghindar dari mereka meskipun aku berusaha untuk menyembunyikan keberadaan ku... bahkan menyuruh semua orang merahasiakan nya sekalipun... mereka lebih licik mereka mendatangi kalian dan ternyata Faizal yang masuk dalam perangkap mereka... diperalat untuk mencari keberadaan ku dan memancingku menemui mereka...."


" Jadi kamu tau kalau Faizal ada bersama mereka...???" tanya Wawan


" Iya...!!! Faizal terjebak dalam perjanjian dengan komplotan mafia itu...!!!"


" Kamu konyol Dik...!!! sangat konyol dan Gila...!!!!" Maki Wawan

__ADS_1


" Kenapa kamu gak mikir sejauh itu Dik...!!! bisa bisa nya lu bertindak konyol sekonyol konyol nya...!!! lu gak mikir apa kalau lu masuk dunia Mafia maka lu akan selama nya terjebak didalam nya...!!!!"


" Aku tau Wan... aku salah... aku sudah salah jalan...!!! aku terlalu terobsesi untuk punya uang banyak dengan cepat...!!! aku gak terima bengkel ku diambil alih orang lain... aku juga gak terima dulu mendiang Je memilih pengusaha muda itu dan melupakan aku...!!! makanya aku gelap mata... aku menerima tawaran klan Mafia itu...!!!!" keluh Dika menyadari semua kesalahan nya


" Lalu kalau sudah seperti ini kamu bisa apa...!!! kamu bahkan secara tidak langsung sudah menyeret Faizal yang tak tau menahu ikut masuk ke dunia Mafia itu...!!! lu gak mikir sih Dik resiko apa yang bakal lu hadapi ketika lu berurusan dengan mereka...!!!" sangking emosinya ucapan Wawan jadi gak terkontrol, sampai aku kamu jadi lu gue


" Dimana mana Dik gak ada orang baik yang tulus untuk orang yang baru kita kenal... kenapa lu sebodoh itu main meng iyakan mereka...lu gak mikir panjang apa dengan resikonya...gak cuman lu Dik yang terancam tapi Melisa juga apa lu gak kasiham sama dia...!!!"


" Aku sudah menyesali semua Wan... aku ongin memgakhiri semua nya... semuanya...!!! apa yang ku mau sudah ku dapat...ini sudah lebih dari cukup jadi aku gak mau berurusan lagi dengan mereka...!!! hanya aku gak tau apa yang harus aku lakukan saat ini... karena mereka memanfaatkan Faizal untuk memojokan ku...!!!"


Wawan tertunduk lesu, frustasi rasanya mengetahui kenyataan kalau kedua sahabat terbaiknya rupanya berurusan dengan klan Mafia yang terkenal keji tak tau ampun itu


Tetapi nasi sudah menjadi bubur, semua tak bisa disesali lagi


" Saran ku... kamu tetap harus temui mereka Dik... selesaikan urusan mu dengan mereka jangan sampai melibatkan orang orang disekitarmu lagi...!!! kamu yang memulai maka kamu juga yang harus menyelesaikan nya...!!!" saran Wawan


" Aku cuman syok... aku gak nyangka aja kamu bisa bertindak sebodoh ini... otakmu terlalu dibutakan dengan uang...!!!"


" Aku mohon Wan... rahasiakan ini dari istriku aku gak mau dia tau soal ini... aku gak mau dia kepikiran... aku mau dia bahagia..."


" Justru dengan kekonyolan kamu inilah kamu sudah membuatnya menderita Dik...!!!!"


" Dalam waktu dekat ini aku akan pergi menemui mereka... aku titip Melisa pada mu Wan... tolong sementara ijin dulu sama mbak Ervina... handle bengkel ku dan jaga Melisa..." pinta Dika meminta pertolongan Wawan


" Aku coba usahakan Dik... tapi aku gak janji..." balas Wawan datar


Dika menghela nafas sumpeknya, tak ada yang bisa diperbuatnya lagi, selain datang dan menyelesaikan urusan nya, jika Dika terus menunda yang ada hanya akan membuat murka bos Reyden, dan itu justru akan membahayakan orang orang disekitar Dika tetutama Melisa


Benar kata Wawan, nasi sudah menjadi bubur... penyesalan pun tak ada artinya


Apapun yang terjadi akan Dika hadapi sebagai konsekuensi atas kecerobohan nya....!!!!


" Aku percaya kamu bisa Dik...!!!" Wawan menepuk bahu Dika menguatkan, saat ini yang Dika butuhkan bukan disalah kan, di pojokkan tapi suport dan dukungan dari orang orang terdekatnya


" Selesaikan semua nya dan pulang dengan kemenangan... Faizal butuh bantuan mu...!!!!"


Dika menatap Wawan dengan mata berkaca kaca, rupanya Wawan adalah sahabat yang tetap akan selalu ada disetiap apapun keadaan dan kesulitan Dika


" Aku janji aku akan menyelesaikan semuanya....!!!!"


Bersambung~


Masalah emang masih ruwet ya Readers... karena tanpa masalah cerita ini akan hambar dan membosankan....hihihihiii


Jangan lupa bantu Vote nya yaaa

__ADS_1


Author butuh dukungan kalian juga lhooooo


Happy Reading....


__ADS_2