
Hari ini Dika mulai bekerja di sebuah bengkel motor dan mobil yang cukup besar, Setelah mendapat penjelasan dari bu Fatma tadi, dia segera bersemangat untuk melaksanakan tugasnya dengan baik
Kendala di bengkel ini selama ini bu Fatma tidak memiliki montir yang sigap dalam menyelesaikan tugas, banyak juga yang bikin ulah, kaya memanipulasi keuangan, terlalu memaksakan uang tips, atau mobil dipinjam dibawa pergi sama salah satu montir,
Selain itu pelayanan mereka kurang bagus, kerja yang tidak disiplin, dan masih banyak lagi
Makanya bengkel yang tadinya ramai pelanggan, mendadak banyak yang komplain, dan akhirnya sepi karena merasa dirugikan dan tak puas dengan pelayanan.
Tugas Dika agak berat memang, sebab dia harus bisa mengembalikan citra nama bengkel yang sudah terlanjur jelek, memberikan pelayanan terbaik dan memberikan service yang membuat pelanggan percaya pada cara kerjanya, selain itu juga memberikan kenyaman an pada pelanggan agar semakin percaya pada bengkel mereka
Awal datang Dika memperkenalkan diri pada beberapa montir yang akan menjadi anak buahnya sekaligus membantunya dalam bekerja, selanjutnya dia mengarahkan untuk bersih bersih terlebih dahulu, memberesi semua barang barang bengkel, merapikan dan menata kembali mana barang yang masih dipakai dan memisahkan barang yang sudah tidak dipakai lagi, setelah itu baru dia membuat iklan bahwa service pertama di bengkel nya selain mendapat full service juga mendapat diskon 35%, apabila pelayanan tidak memuaskan pelanggan boleh komplain.
Awalnya beberapa karyawan bengkel tidak setuju dengan ide Dika, mereka beranggapan itu akan merugikan tenaga mereka, mereka sudah terbiasa bekerja dan memberikan pelayanan sesuai uang tips yang pelanggan berikan, tapi setelah Dika menjelaskan untuk mencobanya terlebih dahulu agar menarik peminat pelanggan, juga menjelaskan bahwa harga yang akan menentukan kualitas pelayanan, mereka akhirnya penasaran dan mengikuti ide dari Dika
Dika juga menjelaskan semakin pelayanan yang diberikan terbaik dan memuaskan maka uang tips akan lebih besar didapatkan, tidak perlu membandrol harga, tapi berikan kualitas yang memuaskan.
Sebuah mobil sport keluaran terbaru masuk ke bengkel mereka, ini adalah pelanggan pertama setelah Dika memasang iklan didepan bengkel, laki laki gagah memakai setelan jas mewah turun dari mobilnya
Doi berjalan mendekati meja duduk Dika yang tersenyum ramah menyapanya
" Selamat siang bos ada yang bisa kami bantu...???" tanya Dika ramah, dia selalu memakai nama bos pada pelanggannya yang baru dikenalnya, tujuannya adalah untuk sanjungan
" Benar disini ame la service full dapat diskon 35%... ???" tanya laki laki itu dengan logat yang tak begitu dipahami Dika
" Iya betul... mau full service...???" tanya Dika menanggapi dengan semangat, pelanggan pertamanya ini
" Ao kak... mobil ku ini baru keluar dari showroom sekitar sebulanan anye aku ni dek keruan luk mane hal hal yang perlu di perhatikan... makanye aku nak minta tulong nga kakak supaya di cek dan di service..." ucapnya lagi yang membuat Dika sedikit puyeng
Dika harus mencermati baik baik kata demi kata supaya paham apa yang dimaksud lelaki ini.
" Jadi baru sebulanan keluar dari showroom bos...??? oke lah aku cek dulu... kalau mobil mewah mah aman terkendali..." balas Dika setelah paham dengan apa yang diinginkan pelanggan pertamanya ini
" Bos bisa tunggu di kursi tunggu..."
" Ao makasih kak..."
" Ngomong apa si bang laki laki itu... pusing gue..." keluh Teguh yang ikut mendengarkan obrolan pelanggan mereka tadi
" Intinya minta di cek kondisi mobil nya soalnya dia nggak paham sama sekali soal mesin mesin mobil... mobil mewahnya baru sebulanan keluar dari showroom...begitu kira kira..." sahut Dika menjelaskan
" Waahhh hebat juga lu bang... cepet paham ama omongannya..." puji Teguh sembari mengacungkan jempol kaya iklan hansaplas tanpa oo...
__ADS_1
" Yahhh memahami aja sambil merangkai apa yang disampaikannya..." sahut Dika sembari mengecek mobil sport mewah milik pelanggannya itu.
" Ini pelanggan pertama kita Guh... harus kita kasih pelayanan yang terbaik supaya kita dapat kepercayaan..." ajak Dika bersemangat
" Siap bang....!!!!"
Sekitar lima belas menit Dika selesai mengecek mobil sport itu, rupanya semua masih bagus nggak ada masalah, iyalah mobil mewah yang supet mahal terus baru sebulanan dipakai masa iya udah ada yang harus diservice....
Ngadi ngadi aja ini si pemilik
Dika mendekati pelanggannya yang sedang sibuk membaca koran sambil menyilang kaki, kalau dilihat dari gestur, penampilan dan perawakan, laki laki ini bukanlah orang sembarangan, pasti pengusaha sukses yang banyak digandrungi gadis gadis
Hebat juga dia, diusia nya yang masih muda sudah memiliki mobil sport mewah
Puji Dika dalam hati
" Eee maaf bos sudah selesai..." ujar Dika
" Semua masih aman terkendali..." jelasnya sembari mengembalikan kunci mobil mewah itu
" Ao sukurlah kak ame dek bedie yang bermasalah...oya... dem ngopi kaba...???"
Dika hanya menggeleng, dia hanya tau kata kopi selebihnya blank...
Dika hanya tersenyum sembari mengangguk, Kemudian laki laki itu berlari kemobilnya, mengambil bungkusan yang ternyata isinya kopi bubuk yang super harum, serta gula
Langsung diseduhnya untuk dua gelas
Dika hanya diam memperhatikan, laki laki bos ini ramah juga rupanya dan sangat humble
" Ini kopi asli sandi Dusun aku... Lahat Palembang... ini umak aku dewe yang numbuk..." ujarnya sembari menyodorkan gelas kopi pada Dika
" Bos asli Palembang...???" tanya Dika yang bingung mau ngomong apa
" Hahaha ao... aku asli sandi Lahat Palembang...kelihatannya kaba tu paham same omongan aku...?!"
" Hehe nggak terlalu paham si pak hanya mencoba memahami saja..." sahut Dika
" Aaahhh tapi baru kaba lo yang ketemu aku langsung pacak ngobrol luk ini..." sahut lelaki itu bangga
" Kayaknya Bos ini pengusaha sukses ya masih muda udah punya mobil sport mewah..." puji Dika mencoba tambah mencairkan suasana
__ADS_1
" Dek juga lah... aku nih hanya ngiring jeme baik hati yang galak bantu aku buat mewujudkan cita cita aku sedari kecil...dan mobil itu tuh..." laki laki itu menunjuk ke mobil nya
" Itu hadiah dari pak presdir karena aku pacak memimpin kantor cabang dengan baik, omset penjualan meningkat dan operasional kantor kondusif...." terangnya santai
" Berarti sudah lama di Jakarta...???" tanya Dika lagi
" Lum mpai satu tahun aku... eeehh kaba tu bukan asli Jakarta ya.. logatnye dek same nga jeme jeme Betawi..."
" Saya asli Jawa bos... baru sekitar 4 harian di Jakarta..."
" Banyak nian rupanye jeme Jawe ku temui di Jakarta ni... anye.. Jakarta kan memang di Jawa ya..."
" Iya masih di pulau Jawa..."
" Luk mane kopi nyo..??? nikmat...?"
" Wahhh mantap pak bos... aroma nya harum juga... kental sekali rasa kopi nya..." puji Dika jujur
" Itu Kopi dikelola tangan umak aku dewe... mulai dari metik mpai jadi kopi bubuk..."
" Pantes aroma nya khas...."
" Aku bawa banyak ni... ame la kaba galak dua bungkus buat kaba..." Laki laki itu memberikan dua bungkus kopi pada Dika
" Wahhh makasih pak bos... bisa ngopi nikmat ini tiap pagi..." Dika menerimanya dengan senang
" Oya pak bos kita ini belum kenalan.... panggil aja saya Dika..." Dika mengulurkan tangan memperkenalkan diri
" Ohhh au Dika... aku Akbar....!!!!"
Bersambung~
Sabar ya readers Cinta Tanpa Status
Author masih Up tipis tipis dulu, sebab masih focus tertuju penuh pada BUjang Dusun
Sedikit bocoran aja kalau Bujang Dusun udaah mau selesai
Jadi lagi cari alur yang bikin greget dan selalu terngiang ngiang...
Jangan lupa Vote nya ya...
__ADS_1
Untuk suport selalu author amatiran ini
Happy Reading....