Creator Hero : The Last Hero

Creator Hero : The Last Hero
Ch. 36 Luka Yang ditinggalkan


__ADS_3

Satu minggu setelah pertarungan selesai, berita bahwa para Pahlawan berhasil membunuh Monster Malapetaka yang terakhir tersebar ke penjuru dunia.


Sorak kebahagiaan terdengar diberbagai tempat lantaran dunia ini terbebas sepenuhnya dari bahaya Monster Malapetaka. Namun beritanya tidak cukup sampai di sana, di balik kabar gembira pasti akan ada duka mengikuti.


Fakta bahwa Lucifer dan beserta Pilar Iblisnya campur tangan tentunya disebarkan, namun kemunculan Michael akan dirahasiakan karena akan menjadi kegemparan besar bila malaikat sampai di dunia ini bahkan sebelum perang tiba.


Pengorbanan yang dibutuhkan untuk penaklukan ini tidaklah sedikit. Semua prajurit yang mengikuti pertarungan tersebut dinyatakan meninggal, dan berita tentang kematian Ratu Peri sudah mencapai telinga semua kehidupan.


Siapa yang menyebarkan kematian Ratu Peri? Tentunya alam yang bersedih menyerukan salam perpisahan mereka dengan Ratu Peri. Bagi mereka yang memiliki kepekaan tinggi kepada alam akan memahami bahwa alam tengah berduka.


Bukan sebuah rahasia bahwa Ratu Peri adalah sosok yang menjaga keseimbangan alam. Meski dia tidak menyukai manusia karena menebang hutan, namun dia tidak begitu membencinya karena masih mau menjaga keseimbangan.


Lantas manusia dan semua kehidupan yang bernaung di bawah alam berdoa dalam waktu bersamaan dengan dunia yang menangis. Hujan mengguyur mereka, tetapi tidak mengurungkan niat mereka untuk berdoa mengantarkan kepergian Ratu peri.


Ratu yang dicintai semua orang, Sylph. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam yang tidak akan terlupakan begitu saja. Alam akan menangis selama beberapa waktu, bahkan sekalipun terdapat pengganti Ratu, duka takkan hilang begitu saja.


“Langit ikut bersedih, duka mendalam kamu ukir di hati kami, tanpa pernah berjumpa, tanpa pernah saling menyapa, kami manusia yang berada dalam naungan alam mengantar kepergianmu.”


Menyatukan kedua tangan selayak berdoa, memejamkan mata selayak bersedih, mengunci suara selayak menghormati, seribu kata takkan mampu menjelaskan arti kesedihan.


Seribu jawaban tidaklah mampu menjawab rasa kehilangan, luka yang ditinggalkan. Dunia, kehidupan yang bergantung kepada peri dan pahlawan sekali lagi diingatkan bahwa cobaan yang akan datang semakin berat, rintangan akan semakin sulit dilalui.


Sisi baik dari luka ini adalah menyadarkan semua mahkluk bahwa inilah saatnya untuk bersatu. Bergantung kepada Pahlawan? Omong kosong! Mereka juga manusia dan tidak akan sanggup memikul semua beban di pundak kecil mereka.


“Pertarungan tidak lagi mudah, kita harus menyatukan kekuatan.”

__ADS_1


Di tengah duka dunia terdapat kemarahan membara di hati semua orang. Tidak lagi bisa berdiam menunggu hasil, sekaranglah saatnya untuk saling merangkul.


Berbagai pejuang dari berbagai golongan, tua dan muda, manusia dan setengah manusia, pria dan wanita, sekaranglah waktunya untuk dunia bergerak.


***


Region, di mana Kaisar Surgawi berkumpul dan para Pahlawan yang dalam masa pemulihan berada. Dengan kembalinya Takumi, Ozaru dan Hazama dari masa kritis, hanya tersisa Rigel seorang yang belum sadarkan diri.


Untuk beberapa hal mereka mengadakan pertemuan membahas hal yang tertunda. Wajah semua orang tidak ada yang tampak baik, lantaran duka kematian Ratu Peri juga membekas dalam dada.


Belum lagi dengan kembalinya kepribadian bodoh Ozaru, ahli taktis mereka menurun. Dikarenakan kepribadiannya yang bengkok, dia tidak dihadirkan dalam pertemuan ini dan diminta untuk beristirahat.


Bukan karena lukanya yang belum pulih, tetapi suasana hatinya tidak membaik. Seketika dia sadar, Ozaru mencari keberadaan Misa dan saat tahu dia telah tiada, entah bagaimana Ozaru mengamuk karena merasa sakit di dadanya.


Dia mungkin tidak memahami perasaan tersebut, namun untungnya Ray mampu mengatasinya. Yah, sekarang pembahasan pentingnya tidak berada pada Ozaru.


Empat Kandidat Kaisar Surgawi, sembilan Pahlawan, dan tiga tambahan termasuk Natalia, ada Leo dan Odin.


“Penaklukan Monster Malapetaka meninggalkan luka yang tidak tersembuhkan. Pertarungan tersebut berdampak besar tidak hanya kepada kita, tetapi juga dunia ini.”


Dimulai dari energi kehidupan yang menipis menyebabkan tanah tidak sesubur biasanya, mana yang tidak akan pulih cepat dikarenakan menipisnya mana alam.


Perekonomian dunia jelas akan menjadi masalah karena hasil panen akan menurun pesat, bahkan pejuang yang menggunakan mana akan lebih lama memulihkan mananya.


Menipisnya mana alam berdampak sangat luas karena bagi manusia, mana alam adalah penyembuh energi mana yang mereka miliki. Akan sulit untuk mengatasi hal tersebut dan belum lagi saat Ragnarok tiba.

__ADS_1


Mana jelas akan terkontaminasi antara alam, kegelapan dan cahaya. Tidak ada masalah hanya dengan cahaya, namun kegelapan jelas merepotkan karena tidak semua orang memiliki afinitas tersebut.


“Kemunduran dalam hal ekonomi, berkurangnya kekuatan tempur di pihak kita, dua hal itu tidak terbantahkan.” Rudeus mengelus dagunya seakan berpikir keras.


Masalah perekonomian juga sangat penting dan berhubungan dengan pertarungan yang akan datang terutamanya Ragnarok.


Bahkan jika semua umat manusia saling bergandengan tangan untuk berperang, uang masihlah dibutuhkan. Dimulai dari biaya makan para tentara, pasokan senjata lengkap hingga kompensasi jika diperlukan.


Pengeluaran tidak akan kecil. Segala peperangan pasti membutuhkan biaya dan karena itulah setiap kerajaan tidak memulai perang sembarangan.


“Perekonomian mungkin bisa kita atasi entah bagaimana. Seandainya manusia berhasil bertahan dari cobaan berat yang akan datang, kita sudah memiliki ikatan yang kuat nantinya. Bukannya mustahil kita melengkapi satu sama lain untuk mengatasi perekonomian.”


“Seperti kata Alexei bahwa mungkin kita mampu mengatasinya. Selain itu, setiap dari negara kita unggul di satu bidang.” Altucray melengkapi.


Unggul dalam satu bidang, yang artinya negara mereka memiliki satu produk yang unggul. Contohnya Kekaisaran Timur yang memiliki hasil tambang berlimpah, Ruberios dengan peternakannya dan Britannia hasil panennya. Belum lagi satu pendatang baru tidaklah kalah hebatnya...


“Ya, bukan bermaksud sombong namun negaraku, Region mungkin mampu menjadi titik balik perekonomian dunia dan bidang lainnya.” Asoka menambahkan.


Semuanya segera mengangguk setuju, lagi pula gelar ‘Negara paling maju’ milik Kekaisaran Timur sudah direnggut oleh Region berkat senjata dan barang yang dibuat oleh Rigel.


“Mengenai mana yang menipis kita mungkin bisa mengakalinya. Negaraku menghasilkan puluhan ton batu sihir setiap tahunnya, aku yakin kita akan mampu mengatasinya.”


Dikarenakan tidak ada lagi hal mengkhawatirkan tentangnya maka pembahasan disudahi sampai sini dan berlanjut ke topik selanjutnya.


“Selain kemunduran dalam hal ekonomi dan berkurangnya mana alam, masalah lainnya adalah sosok misteri yang saya temukan ketika pergi ke tempat Tuan Rigel yang sedang tidak sadarkan diri dan sosok itu mengungkapkan beberapa hal yang tampaknya tidak bisa diabaikan.”

__ADS_1


Seketika ruangan menjadi hening dengan perasaan tidak nyaman. Sosok misteri yang dimaksud tentunya mengundang kekhawatiran besar mengingat apa yang mereka temukan ketika penaklukan Acnologia.


[KaryaKaaarsa/YatoNime]


__ADS_2