
“Kala itu dunia diambang kehancuran, peradaban musnah. Hanya satu kalimat yang menggambarkan peristiwa di dalam cerita tersebut, neraka jatuh ke dunia. Orang ke-13 tersebut berhasil membunuh empat dari dua belas orang dengan kekuatan besar. Disaat-saat terakhir ketika delapan orang dengan kekuatan hebat berhasil mengepungnya, keajaiban dunia terjadi. Kalimat terakhir yang tertulis dibuku hanyalah, dewa turun ke dunia ini.”
Satu kata yang membekas dalam ingatan semua orang hanyalah ‘Dewa’. Mereka tidak bisa membayangkan sosok seperti itu di dunia ini, melihat mereka sudah seperti keajaiban sekali dalam seribu tahun.
Namun abaikan pembahasan soal Dewa yang turun ke dunia, point pentingnya ada pada kemiripan cerita dengan pembahasan saat ini.
“Lewati bagian akhirnya, aku merasa ada kemiripan cerita dengan pembahasan ini. Apa mungkin cerita itu berdasarkan kisah nyata dari sosok misteri dan kerajaan Etherbelt ini?” Tanya Asoka ketika memijat keningnya.
“Kemiripannya tidak bisa dihindari. Mari berspekulasi bahwa cerita tersebut adalah apa yang terjadi di masa lalu, yang artinya ada 13 Pahlawan generasi sebelumnya yang datang ke dunia ini.”
Cukup aneh mengingat sihir Summoner Hero yang seharusnya memanggil 12 Pahlawan namun di masa lalu sihir tersebut memanggil 13 orang pahlawan.
Lantas hal tersebut patut dipertanyakan keaslian ceritanya. Nyatanya cerita tentang Pahlawan generasi sebelumnya sangatlah absurd dan seakan dihapus dari dunia ini.
“Ini pertama kalinya aku mendengarnya. Namun di generasi sekarang apakah ada 13 Pahlawan juga?” Tanya Asoka menatap satu persatu para Raja.
Mereka secara bersamaan menggelengkan kepalanya karena setiap dari mereka hanya berhasil memanggil empat. Para Pahlawan lainnya juga menggelengkan kepala yang menunjukkan bahwa mereka datang hanya berempat.
“Jika begitu apakah kisah ini hanya karangan belaka? Di mana kamu menemukannya?” Tanya Alexei kepada Ray yang menjadi orang yang menceritakan kisah tersebut.
“Sejak kecil aku selalu menyukai kisah kepahlawanan seperti itu. Ada banyak kisah yang kubaca dan dengar. Lalu cerita Pahlawan ini kudengar dari mendiang kakekku. Dia selalu berkata untukku tidak melupakan cerita ini, apa yang sudah turun-temurun di keluargaku agar kisah ini tidak hilang ditelan waktu.”
__ADS_1
“Apakah ada kemungkinan bahwa ceritanya berubah seiring waktu? Mengingat Pahlawan sebelumnya hidup seribu tahun yang lalu, kemungkinan berubahnya cerita tidak dapat disangkal.” Altucray menambahkan.
Kemungkinan akan selalu ada namun pada kenyataannya Ray mengungkapkan bahwa kisah itu tidak pernah berubah, seakan ada sebuah sihir yang mengikat keluarga Ray untuk tidak melupakan cerita tersebut setelah mendengarnya.
Misteri terus saja bertumpuk seakan ada banyak hal yang disembunyikan dari dunia ini. Rudeus hanya memijat kepalanya dengan lelah karena berpikir keras bukanlah keahliannya.
“Membunuh empat Pahlawan ya, aku sungguh penasaran kisah lengkap tentang apa yang terjadi di masa lalu. Memangnya tidak ada cerita lain atau semacamnya?” Tanya Takumi yang bersandar pada kursinya.
“Sayangnya tidak, Tuan Takumi. Memang ada beberapa hal yang harus saya rahasiakan, namun tidak satupun berhubungan dengan para Pahlawan di masa lalu. Yang saya ketahui bahwa dunia seribu tahun lalu adalah masa kekacauan. Di catatan leluhurku menuliskan bahwa pada kala itu sisi gelap dunia bermunculan.” Ucap Alexei.
Semua orang kembali merenungkan, mereka tidak menemukan banyak jawaban dari situasi ini. Ketidakhadiran Rigel dan Ozaru cerdas yang memiliki ketajaman menyebabkan lubang besar yang tidak bisa ditumeren
“Yah, sebaiknya kita lewati ini karena mencapai kebuntuannya. Untuk sekarang mari dengarkan apa yang Natalia sampaikan mengenai sosok misteri yang dia jumpai ketika membawa Rigel.” Marcel memberikan tanda untuk peralihan topik.
Mencoba mencarinya? Itu konyol mengingat waktu tidak pernah berhenti untuk berjalan. Tentunya ada beberapa eksistensi yang tetap hidup dalam waktu yang lama, contohnya saja Ratu peri yang disayangkannya telah meninggal.
Bertanya kepada Priscilla atau peri tingkat tinggi lainnya yang sudah hidup lama mungkin bagus, namun hanya dengan mengetahui fakta tentang Pahlawan generasi sebelumnya tidak akan membantu mereka memecahkan situasi yang akan terjadi ke depannya.
“Mengenai itu, saya ingin menjelaskannya secara pribadi kepada Tuan Rigel terlebih dahulu. Pesan terakhir dari sosok misteri itu adalah menyampaikan sebuah pesan yang ditujukkan kepada Tuan Rigel. Ini juga demi keamanan saya, ada kemungkinan ketika saya tidak menyampaikan pesan terakhir kepada Tuan Rigel, sesuatu akan terjadi.”
Bukan hanya untuk keamanannya saja, Natalia khawatir akan memunculkan masalah yang tidak diperlukan karena kecerobohannya dalam mengungkapkan informasi.
__ADS_1
Namun ada sesuatu yang aneh dari hal tersebut. Mengenai apa pesannya mungkin hanya Natalia dan si pemberi itu sendiri yang mengetahuinya, tetapi apapun itu bukanlah masalah serta keganjilan yang terjadi pada saat ini.
“Tunggu tunggu tunggu! Maksudmu dia menitipkan pesan kepada Rigel?” Tanya Yuri dengan tercengang.
Mungkin bukan kejutan besar jika seseorang menitipkan pesan mengingat ada lebih banyak kejutan yang terjadi pada sekarang ini. Namun apa yang terjadi pada hal ini adalah anomali yang sulit dipahami.
“Ya. Sosok misteri itu adalah sosok yang hidup seribu tahun lalu, kan? Waktu di mana kita belum mencapai dunia ini.” Hazama menambahkan dengan merinding.
Seribu tahun bukanlah waktu yang singkat seperti mengedipkan mata. Seribu tahun adalah waktu di mana umur manusia tidak akan pernah mencapai tiga digit nol, bahkan sebelum mencapai dua digit nol nyawa mereka sudah hilang.
“Bukan hanya belum mencapai, kita mungkin saja belum dilahirkan loh!” Ucap Marcel dengan wajah bermasalah.
Umur mereka mungkin baru menginjak dua puluh tahun ini lantas seribu tahun adalah masa yang sangat jauh dari mereka hidup.
Memang tidak ada masalah dengan waktu yang panjang tersebut, apa yang sudah berlalu maka biarlah berlalu. Mereka tidak dapat berbuat apapun pada masa yang sudah lama berlalu, namun ada keganjilan yang tidak bisa diabaikan.
“Namun bagaimana mungkin yang seperti ini ada? Bagaimana caranya.”
Bukan masalah dengan bagaimana sosok misteri itu tetap ada meski seribu tahu berlalu. Tempat ini bukan bumi, tempat ini adalah dunia dengan sihir dan terbang bukan hal mustahil.
“Sosok misterius ini yang berasal dari masa yang jauh menyampaikan pesannya ke zaman kita hidup, namun masalahnya adalah bagaimana dia bisa mengenali Tuan Rigel.” Merial menyentuh point utama yang sudah diketahui semua orang.
__ADS_1
Siapapun akan tahu bahwa hal ini sangatlah aneh. Sosok yang hidup dari zaman yang jauh mengenali Rigel sampai mengirimkan pesan kepadanya. Maka ada satu pertanyaan mutlak yang terlintas dalam benak semua orang. Secara serempak orang-orang di ruang diskusi menyerukan pertanyaan yang sama.
“Siapa Rigel sebenarnya?”