Dia Canduku..

Dia Canduku..
104.


__ADS_3

Reeneta baru saja selesai membersihkan apartemen baru nya. Meskipun apartemen nya terlihat sangat kosong karena hanya ada sedikit perabot bawaan disana. Tapi itu sangat memudahkan pekerjaan nya untuk membersihkan apartemen ini. Untungnya ada kasur yang bisa ia gunakan untuk merebahkan tubuhnya yang cukup lelah.


Reeneta mengambil hp nya, Ia mengecek notifikasi nya dan belum ada satupun panggilan masuk atau chat masuk dari Jordy sejak kedatangannya di kota Global ini. Padahal Jordy sudah mendapatkan nomor baru Reeneta. Sebenarnya Reeneta sama seperti perempuan -perempuan lain , yang ingin di kejar atau sekedar di berikan perhatian. Tapi nampaknya Jordy juga sedang bermain tarik ulur padanya. Kesepakatan mereka tempo hari mungkin benar-benar akan dilakukan oleh Jordy.


' Dasar Aku!! Lain di hati lain di lidah . Maunya di kejar giliran di kejar gak mau, Aishhh.. apa dia benar-benar tidak dekat dengan wanita manapun yaa?' , pikiran Reeneta traveling kemana- mana.


Reeneta akhirnya hanya memberi tahu Bianca dan Qaila jika dirinya sudah pindah dari hotel ke apartemen ini. Akhirnya setelah mencari kesana kemari, mulai browsing di internet dan info dari media sosial tentang penyewaan rumah/apartemen, Reeneta berhasil mendapatkan apartemen yang bisa di sewa. Tapi pemilik apartemen tersebut hanya menginginkan sewa bulanan, meskipun Reeneta sebenarnya ingin langsung membayar untuk satu tahun kedepan.


Tapi, karena pemilik unit apartemen itu juga tidak bisa menjanjikan untuk menyewakan unitnya dalam jangka panjang. Mengingat itu adalah apartemen yang telah dipersiapkan sang pemilik untuk hadiah pernikahan bagi anaknya. Pesta pernikahan anak pemilik apartemen tersebut juga akan dilangsungkan beberapa bulan lagi. Jadi mau tidak mau Reeneta menyetujui nya untuk sementara ini, dan dia akan mencari hunian lain secepatnya.


Ting... Chat masuk ke hp Reeneta.


...' Hai.. Reen, aku sudah mengirimkan ke email mu yaa, proposal tentang rancangan tawaran kerja sama kita dengan beberapa perusahaan, kamu pelajari dulu yaa'...


...√√...


Setelah Reeneta membaca pesan dari Bianca, Ia langsung mempersiapkan laptop dan segala keperluan kerjanya. Untung saja di dalam apartemen ini juga sudah dilengkapi beberapa meja dan kursi jadi Reeneta tidak perlu mengeluarkan budget lagi untuk membeli perlengkapan yang baru.


Reeneta berusaha 1 untuk fokus membaca proposal kiriman dari Bianca dan segera mempelajari beberapa profil perusahaan yang akan menjadi rekan bisnisnya nya. Grow.bag, perusahaan milik Jordy masuk daftar list perusahaan yang akan di masuki oleh BA Management.


" Dasar!! Aku yakin kak Bianca atau Kak Arnold pasti sudah merencanakan semua ini. Mereka benar-benar sudah mempersiapkan semuanya ternyata", kata Reeneta pada dirinya sendiri.

__ADS_1


Reeneta sudah menduga jika ke ikut sertaan perusahaan Jordy pasti sudah di rencanakan oleh mereka semua. Tapi Reeneta harus tetap profesional dalam bekerja. Tidak mungkin dia bisa menolak project rancangan dari Bianca yang sudah benar -benar tersusun rapi bahkan sudah dapat dipastikan ini akan memberikan hasil yang bagus bagi Grow.bag.


##


Tok.. Tok.. Tok..


Pintu ruang kerja Jordy terbuka , terlihat Nina sekretaris Jordy berjalan mendekati meja Jordy. Jordy yang memang sedang menunggunya memperlihatkan senyum dingin seperti biasanya.


" Gimana Nin? Hal yang tadi ku minta kamu membaca laporan nya, apa semua sudah beres?", tanya Jordy.


" Sudah terkendali semua pak.. dan pak Willy juga sudah menginfokan jika aplikasi di lapangan berjalan tanpa gangguan, baik driver , restaurant maupun customer sudah bisa menggunakan aplikasi Bag_Food tanpa kendala", jelas Nina.


" Baguslah, ini juga baru satu minggu Bag_Food berjalan , jika aplikasi terus aman dan tanpa kendala aku yakin pasti Bag_Food akan menjadi pelopor jasa antar makanan yang paling banyak diminati untuk saat ini", kata Jordy.


Nina merupakan karyawan pertama yang berhasil di rekrut oleh Jordy dalam perjalanan danpengembangan Grow.bag. Dari awal merintis perusahan ini hingga sebesar sekarang, Nina selalu mengikuti perjalanan Grow.bag. Jadi Jordy sudah sangat percaya pada Nina dan memberikan jabatan sekretaris serta sebagai tangan kanannya.


" Ohh iya Pak, ada yang ingin saya laporkan. Ini adalah jadwal anda untuk dua hari kedepan", Nina menyerahkan map berisi catatan jadwal harian untuk Jordy.


" Tumben Nin, aku ada jadwal di hari Sabtu? ", tanya Jordy melihat jadwal hari sabtu nya, yang biasanya ia hanya rebahan di rumah, kini dirinya harus mengikuti meeting bersama Willy dan Aldy serta BA Management.


" Maaf pak, Pak Willy dan Pak Aldy yang menjadwalkannya , mereka berdua bilang anda pasti akan setuju. Dan saya mau tidak mau, maaf... ", Nina tidak melanjutkan perkataannya.

__ADS_1


" Iya gapapa Nin, aku pasti akan datang , karena ini akan menjadi project terbaru yang sudah ku nantikan. Hanya saja sedikit aneh jika sabtu harus bekerja ", kata Jordy sambil tersenyum.


" Emm.. sepertinya bapak sangat menantikan project ini yaa, anda terlihat begitu bahagia" , ucap Nina.


" Begitu lah .. semoga lancar yaa Nin", kata Jordy.


" Tapi pak, apa saya perlu ikut masuk juga ?", tanya Nina.


" Jangan, kamu tetap libur saja Nin", kata Jordy.


" Terimakasih banyak pak..", senyum Nina tampak merekah, Ia merasa Jordy selalu baik padanya.


" Oiya pak, saya juga ingin menyampaikan setelah ini meeting dengan pemeliharaan jaringan dan pengembangan sistem bersama Pak Aldy, apa Pak Jordy berkenan hadir ", tanya Nina.


" Sepertinya tidak, segera infokan ke Aldy ya.., dan tolong suruh Aldy datang menemui ku selepas dua meeting", pinta Jordy.


" Baik akan saya sampaikan. Kalau begitu , saya izin keluar dulu", kata Nina.


" Terimakasih Nin", kata Jordy dan Nina hanya mengangguk lalu melangkah pergi.


Selepas Nina pergi, Jordy membaca ulang jadwal meeting nya bersama BA Management. Jordy tersenyum, akhirnya Ia akan melihat Reeneta lagi , bekerja bersama Reeneta lagi. Ia ingin mendekatkan diri lagi pada pujaan hatinya itu. Di pikiran Jordy, asal mereka selalu dekat , Jordy yakin Reeneta akan kembali padanya lagi cepat atau lambat.

__ADS_1


" Persetann dengan janji atau kesepakatan yang ku buat padamu. Meskipun aku berjanji akan menunggu sampai kamu siap , aku tidak akan yakin jika belum memaksamu sampai akhir", ucap Jordy pada dirinya sendiri.


##


__ADS_2