Dia Canduku..

Dia Canduku..
39.


__ADS_3

Kedua wanita itu pergi meninggalkan ruangan yang kini hanya menyisakan Andri dan Reeneta.


Andri mulai mendekati Reeneta yang masih terduduk di kursi dengan kaki nya yang terikat.


" Ren Ren kenapa kamu harus sama Jordy sih... Kamu nggak tahu kan orang seperti apa dia? ," tanya Andri yang mulai tersenyum dengan jahat.


Reeneta hanya menatap Andri tanpa berkomentar.


" Andai kamu masih sendiri Ren..", Andri mulai memegang pundak Reeneta. Reeneta berusaha untuk melepaskan diri dari tangan Andri.


" Kenapa sekarang kamu enggak mau disentuh orang lain ? tapi kamu mau disentuh sama Jordy? Kamu itu nggak tahu Ren orang seperti apa Jordy? ", bentak Andri.


" Itu bukan urusan kamu", kata Reeneta yang mulai terlihat kesal.


" Ya benar memang bukan urusan ku, tapi aku masih mau kamu Ren.. hhha" , Andri terlihat puas melihat Reeneta yang marah.


Reeneta berusaha menghindar dan mengangkat tangan nya, karena Andri berusaha mendekati wajah Reeneta , Andri ingin memegang pipi Reeneta.


" Dulu aku sangat mengagumi kamu Ren... bukan hanya sekedar kagum tapi memang aku mulai jatuh cinta sama kamu, kupikir kamu wanita yang berbeda tapi nyatanya melihat sosok Jordy yang kaya dan tampan Kamu langsung jatuh hati begitu saja, sama saja seperti ****** yang lain" , kata Andri sambil berjalan kebelakang Kursi Reeneta.


Reeneta masih diam saja dengan Andri yang sedang bicara tak masuk akal, pikirnya ia tak perlu menjelaskan apapun pada Andri. Toh Andri memang sudah terlihat kurang waras.


" Dulu kamu menolakku apa karna melihatku sebagai orang miskin Reen ", tanya Andri yang kini memasang wajah serius.


" Pertanyaan konyol macam itu tak perlu ku jawab", kata Reeneta datar.


" Jordy selalu saja mengalahkan aku, membuatku kesal saja. Ku kira setelah kembali dari pengasingan aku bisa mendapatkan kamu, tapi Jordy mendahului ku", Andri menggebrak meja kecil di samping Reeneta duduk.


" Aku tulus mencintai kanu Reen.... ", kini Andri memandang Reeneta dengan wajah mengiba.


" Andri yang aku kenal dahulu bukan psyco seperti ini", kata Reeneta.

__ADS_1


" Hhhaa .. aku hampir berubah Reen, asal sama kamu yaa.. Kamu gak tahu usaha apa saja selama dua tahun saat sekolah untuk hanya bisa dekat denganmu? ", Kata Andri.


Reeneta mulai mengingat kembali saat sekolah dahulu. Andri memang masuk sekolah di pertengahan semester, dulu sampai membuat heboh teman teman di sekolah karena ada siswa pindahan yang tampan. Tak tahunya siswa tampan itu hanya melihat ke arah Reeneta. Selama dua tahun mengejar cinta Reeneta tapi tetap saja tidak membuahkan hasil.


" Kenapa kamu menolak ku Reen?", bentak Andri.


" Kamu gak bisa memaksakan kemauan mu", kata Reeneta.


" Bisa. Aku tahu aku bisa, asal saat itu aku bukan sebagai orang buangan. Seandainya Jordy si ke pa rat itu tidak membuatku menjalani pengasingan. Dan aku tetap bisa menggunakan kekayaanku . Aku yakin bisa mendapatkan kamu" , kata Andri.


" Apa kamu tidak berpikir? Jika Jordy tidak membuang mu, kamu gak akan pernah bertemu denganku", sindir Reeneta.


" Ahh, kamu benar juga, jadi apa aku perlu berterima kasih padanya?hhhhaa... " , kata Andri sambil meminum minuman di atas meja kecil yang harusnya untuk Reeneta.


" Meskipun aku tau kamu kaya saat itu, aku ga mungkin bisa menyukai kamu Andri" , kata Reeneta ketus.


" Aku hanya tau wanita yang mau bersama dengan Jordy hanya wanita ja Lang" , kata Andri.


" Hhhaha Yahh memang seperti itu", Andri tersenyum bahagia.


" Apa kamu cemburu ?", lanjut Andri mulai mendekati Reeneta lagi.


" Sama sekali tidak", Reeneta hanya tersenyum ketus , mengisyaratkan pada Andri untuk tidak konyol.


" Ketika aku dan Silvy sama- sama kembali dari pengasingan, dia memintaku untuk bekerjasama membalas dendam. Awalnya aku menolak dan hanya ingin hidup biasa, aku ingin kembali mengejarmu. Tapi melihat kamu berakhir menjadi kekasih Jordy, darahku naik dan aku sangat marah, aku tak bisa berpikir panjang lagi. Aku menyetujui bekerja sama dengan Silvy, menjatuhkan Jordy , membalas dendam", kata Andri.


" Cukup basa-basinya Apa yang sebenarnya ingin kamu katakan padaku? " , tanya Reeneta


" Kamu Putus sama Jordy dan aku akan menerima kamu Reen", Andri mulai mengiba lagi.


" Kamu bercanda?", Jawab Reeneta.

__ADS_1


" Aku nggak kalah kaya sama Jordy Reen.. Jika setelah ini aku bisa mengalahkan dia, aku bisa memimpin Gangster dan kamu akan bangga sama aku", lanjut Andri.


" Dulu aku pikir kamu tetap orang baik, mungkin kamu memang sedikit kasar dan suka memaksa, tapi bukan berarti jahat, ku pikir kamu hanya orang yang sedang jatuh cinta. Tapi ternyata kamu memang benar-benar orang jahat Ann..", kata Reeneta.


" Ohh yaa? Kamu sempat berpikiran seperti itu Reen? Aku ingat dengan jelas usaha terakhir ku di prom waktu itu..", kata Andri.


" Sudahlah jangan banyak bicara dan lepaskan aku!!! Aku ingin pulang" , kata Reeneta


" Jangan bilang kamu ingin bertemu dengan Jordy Reen?, tanya Andri marah.


" Apa sebenarnya masalah di antara kalian? Kenapa kamu yang orang kaya bisa sampai terbuang sekolah di tempatku yang katanya sekolah rendahan", tanya Reeneta.


" Jangan bilang kamu juga tidak tahu apa-apa tentang Jordy dan kami Reen?", tanya Andri.


Reeneta mengangkat bahunya menandakan kalau memang dirinya benar-benar tidak tahu apa-apa tentang Jordy. Andri tertawa melihat itu.


" Hahahaha kamu memang masih lugu seperti dahulu", kata Andri.


Tiba -tiba pintu tergeser dan Silvy memasuki ruangan.


" Kenapa ditutup ? ", tanya Silvy.


" Ingin sedikit membuatnya tertekan ", kata Andri.


" Jadi gimana ? " tanya Silvy lagi.


" Kita harus menceritakan semuanya dengan jelas kepada Reeneta. Dia benar-benar tidak tahu apa-apa soal Jordy. Dasar Bo doh... " , kata Andri dengan tertawa.


" Dengan senang hati, jika kamu ingin tahu yang sesungguhnya kamu harus mendengarkan cerita langsung dariku ", Silvy tersenyum dengan seringainya yang menakutkan.


###

__ADS_1


__ADS_2