Dia Canduku..

Dia Canduku..
9.


__ADS_3

**kamar Reeneta**


Reeneta berbaring di tempat tidurnya, perasaannya masih syok tapi ada rasa bahagia. Ia menyentuh keningnya , ada rasa panas terbakar tapi nyaman dan seakan bulu kuduknya berdiri semua , ia merinding Bukan karena takut tapi ada perasaan bahagia yang tak bisa hilang. Ketika ia memikirkan Jordy, sentuhannya, tatapannya , nada bicaranya, semuanya meneduhkan, semuanya membuat Reeneta nyaman.


'Ahh.. tiap kali ingat kenapa jadi merinding yaa, ada rasa geli yang tak bisa ku jelaskan. Aku kenapa yaa Tuhan' Reeneta bicara sendiri. Ini kali pertama Ia dicium seseorang. Sensasi ini baru pertama kali Ia rasakan.


Lalu ia menengok hp yang baru di berikan Jordy, 'bagus sekali, harganya kira-kira berapa yaa' , Reeneta menimbang.


' kalau harus nge balikin sebagai hutang, butuh berapa tahun coba ? , ahh mana udah ga kerja lagi '


Reeneta ingat ia pernah mencatat nomor Qaila , jika sewaktu waktu dibutuhkan. Di ketiknya nomor tersebut dan menelepon .


hallo.. siapa nih ? di seberang suara Qaila mulai terdengar.


hai Qai, ini aku..., kata Reeneta.


Reen, ini kamu ?? Qaila masih terdengar ga percaya.


Iyaa aku, save yaa, ini nomor aku, kata Reeneta.


hahh gilaa.. dari zaman SMA sampai sekarang ku bujuk bujuk mau belikan hp, kau menolak, tapi lihattt... sekarang kau punya hp, aku sungguh merasa dikhianati tau, Qaila berteriak


Apa sih, ini dikasih pinjem Jordy , Reeneta sedikit malu.


jadi Jordy niih ? sial aku kalah dari Jordy !! , Qaila memaki diri sendiri.


hahah.. kau ini bisa aja. Jordy ... ehm... janji mau biayain hidupku , Reeneta berhenti bicara.


kau gilaa ? aku juga sudah tawar kan itu sejak dulu tapi kau tolak terus. Ahh mau mandiri , ahh mau kerja keras, ahh mau bahagiain diri sendiri ,kamu ga sadar ? , tanya Qaila

__ADS_1


entah kenapa kalau sama Jordy jadi ga berkutik, gabisa nolak, gabisa menghindar , pokonya asal ikut dia aja . Aku jadi bingung , kata Reeneta


Halah... tanda tanda bakalan bucin setengah mampuus siih ini. Bisa ketebak, kata Qaila


masa sih ? kamu gitu ? , tanya Reeneta.


mana ada aku gitu ? Aku tu tukang buat orang jadi bucin sama aku, ga mungkin lah aku yang bucin, hahahaha


dimana ? aku samperin.. , kata Qaila


dirumah, kesini gih, ada banyak yang mau aku ceritain ke kamu, jawab Qaila


gilaa.. aku juga udah ga sabar pingin dengar, aku otw, waiittt...


okeh Qaii .... tuutt, telepon terputus.


***


Jordy


" Habis dari mana aku tanya wooy ? " kata Aldy sambil menepuk tangan di depan wajah Jordy.


" Dari mana ? Dari ngambil belanjaanmu kan? " Jordy tersenyum. Ia memandang wajah Aldy yang keheranan .


" Kamu kenapa sih ? Will.. temen lu kayaknya udah mulai gila sih" Aldy masih memandang Jordy heran, dan Jordy membalas tatapan Aldy dengan senyuman.


" Aldy bego dah, Jordy kaya gini pasti lagi jatuh cinta tau" Willy ikutan memandang Jordy dan tersenyum. Aldy menganga serasa tak percaya dan Jordy membalas tatapan nakal Willy dengan senyum lebar.


" Jadi lancar Jord ?" Cici bertanya.

__ADS_1


" Tunggu , kalian tau siapa yang lagi dikejar Jordy? " Aldy melemparkan tanya pada Willy dan Cici.


" Tau dong" Cici dan Willy menyahut bersamaan.


" Siapa ? " Aldy dan Jordy juga bersama - sama bertanya. Cici dan Willy tertawa.


" Gilaa.. aku serius, kalian berdua tau ? " tanya Jordy ke Willy dan Cici.


" Tau Jord, gadis manis di mall waktu itu kan ? " kata Cici.


" Atau gadis cantik di Cafe yang dapat tumpangan gratis saat hujan ? ", Willy menambahi , disahut tawa puas dari Cici dan Willy.


" Siapa sih ? Yang mana deh ? " Aldy masih berpikir, yang mana yang di maksud , karna semua gadis yang ditemuinya dirasa semua cantik dan manis.


" Kalian berdua yaa.. emang detective handal , Sejak kapan kalian tau ?", tanya Jordy.


" Aku ? Udah ngerasa dari awal waktu di mall sih, " Cici membalas.


" Kalau aku sudah tau dari di cafe , saat kamu masukin dia ke mobilmu.. aku udah bener-bener yakin" Sahut Willy.


" Sejak kapan kamu izinin orang asing masuk mobilmu, ? kecuali kita, kamu ga pernah ada kamu kasih tumpangan ke orang lain " , imbuh Cici.


" Iyaa.. Gatau kenapa , aku jadi peduli dan perhatian banget sama dia . ", kata Jordy sambil tersenyum.


" Karna lagi jatuh cinta " Cici menjawab. Jordy terdiam tapi dia tersenyum malu.


Aldy masih kebingungan, menerka - nerka siapa yang dimaksud , tapi ia lupa .


" Sial, yang mana sih ? " Aldy bingung, membuat ke tiga temannya tertawa terbahak bahak .

__ADS_1


" Tapi ini bakal jadi yang pertama buat Jordy jatuh cinta kaya gini kan .... woh, wahhh seruuu!!! " Aldy berkata setengah berteriak.


###


__ADS_2