
Reeneta dan Jordy berjalan di pinggir pantai, Reeneta terlihat menikmati suara ombak. Ia tersenyum kecil dan mengeluarkan hpnya untuk memotret semburat matahari yang mulai menguning.
Jordy masih diam tidak berkata apapun, mungkin dirinya masih kesal. Tapi membiarkan Reeneta juga membuatnya tak nyaman.
Dari kejauhan Qaila dan Aldy berlari menghampiri.
" Lah, kalian kok bisa sampai duluan sih, kan tadi di belakang ", ucap Qaila.
" Kamu yang terlalu lama, ngapain aja di mobil ?", Ejek Reeneta.
" Aku.. ngapain? Ga ngapa-ngapain kok" , ucap Qaila.
" Bohong... Dia tadi menyatakan cinta Ke aku Reen.. " , kata Aldy sambil menggoda.
" Apa?? Enggak.. dasaar!!!", Qaila memukul Aldy yang berlari, Qaila mengejarnya sambil mengumpat.
Berlarian di tepi pantai seperti itu siapapun yang melihat pasti mengira memang seperti sejoli yang sedang pacaran.
" Mereka kekanakan sekali" , kata Jordy .
" Mereka imutt tau, liat mereka sangat cocok kan ? " ,
Reeneta masih memandang mereka yang berlari mengejar ombak.
" Kalau aku? apa aku imutt? ", Kata Jordy yang menarik pinggang Reeneta, membuatnya semakin mendekat pada Jordy.
" Apaa si Jord, kenapa tiba-tiba , ? ",
" Kamu kapan bisa mulai panggil aku sayang ? ", Tanya Jordy.
" Ehmmm.. udah kok" , jawab Reeneta sambil memalingkan wajahnya.
" Kapan? ",
" Bisa lepasin dulu ga ini sa... yang ?", kata Reeneta.
Jordy tersenyum. Tapi tak melepaskan pinggang Reeneta.
__ADS_1
" Kita bersama hampir setahun kan ? Dan baru kali ini dipanggil sayang , apa ga keterlaluan ?",
" Kamu pacaran sama aku bukan sama panggilan ku kan ? Apa hebatnya panggilan sayang? Yang penting hatinya ", kata Reeneta mantap.
" Ih, kamu kapan belajar ngegombal kaya gitu", kata Jordy sambil tertawa.
" Enggak gombal ihh, kenapa tiba-tiba mau dipanggil sayang?" ,
" biar kamu ga lari " , kata Jordy yang disambut senyuman Reeneta
"tapi apa kamu sudah ga marah sama aku ?", Reeneta kini menatap Jordy yang tepat dihadapannya.
" Aku ga pernah marah sama kamu. Tapi aku kesel aja ",
" Kenapa? ",
" Masih tanya ? ",
" Emm, soal yang dibicarakan Qaila tentang Amel kan ?",
Jordy diam kini ia melepaskan pinggang Reeneta, ia duduk dan diikuti Reeneta yang duduk di sampingnya. Reeneta menyandarkan kepala di bahu kekar Jordy.
" Jord, Dia ga nglakuin apa apa , lagian Qaila datang tepat waktu, "
" Kalau Qaila ga Dateng ? ",
" Pasti kena gampar aku", Jordy melihat Reeneta yang malah tersenyum.
" Kalau itu terjadi, dia ga akan selamat", Jordy masih memandang jauh pantai di depannya.
" Tenang aja itu sudah berlalu kan? Dan sekarang semua orang tau Jordy kekasihku, mana ada yang berani ngapa-ngapain aku kan ?",
" Ahh.. kesal sekarang pun rasanya sudah terlambat, lain kali cerita semua ke aku. Aku gak mau kamu kenapa - Napa", kata Jordy .
" Siap ", kata Reeneta yang masih bersandar pada Jordy.
***
__ADS_1
Matahari mulai berwana merah, menandakan ia akan segera kembali ke peraduannya. Qaila dan Aldy juga sudah bergabung dengan Reeneta.
" Ahh.. cantik banget" , ujar Qaila.
" Tapi masih cantikan kamu Qai, "timpal Aldy. Qaila melirik Aldy dengan kesal.
" Kalian beneran udah pacaran ? " , tanya Reeneta polos.
" Gak lahh Reen, Aldy tuh cuma ngarang ",
" Ngarang gimana? Orang aku serius. Reen bilangin ke sahabat mu itu, Aku serius sama dia", ejek Aldy.
Qaila kembali memukul mukul Aldy tapi Aldy masih saja tertawa. Jordy sama sekali tidak tertarik dengan obrolan kekanakan mereka, Ia terus saja menggenggam tangan Reeneta.
" Jord, habis ini aku dan Qaila mau muter-muter lagi sih, kalau kalian mau langsung pulang , pulang aja yaa", kata Aldy.
" Itu kenapa aku minta beda mobil, tau akhirnya akan begini", jawab Jordy datar.
" Ehh mau kemana ? Kok asal sih , aku belum bilang aku mau lhooo.. " kata Qaila. Tapi Aldy diam saja. Masih sibuk memandangi Matahari yang sudah tenggelam habis.
Suasana menjadi semakin gelap, Suara ombak berderu sangat keras. Tenang.. Damaii... Perlahan Matahari terbenam habis dalam Cakra wala, pemandangan yang begitu indah dan diatas mereka bulan sudah bersiap menggantikan matahari yang telah berlalu.
Sesaat Aldy dan Qaila beranjak, mereka pamitan dengan Reeneta yang masih duduk tenang di sebelah Jordy. Mereka berdua berlalu , entah kemana mereka akan pergi
Reeneta tak ingin menggangu privasi Qaila dengan bertanya macam - macam.
Akhirnya Jordy juga mengajak Reeneta beranjak.
Sebelum suara getar hp Jordy terdengar ,
" Siapa? " , tanya Reeneta.
" Willy", sahut Jordy
' ada apa Will? ", Kata Jordy.
Tapi kemudian raut wajah Jordy berubah. Entah Willy membawa kabar apa tapi melihat perubahan wajah pada Jordy , Reeneta tahu itu kabar yang sangat buruk.
__ADS_1
###