Dia Canduku..

Dia Canduku..
66.


__ADS_3

Jordy memutuskan untuk segera menemui Paman Sasongko di kantornya, untuk membicarakan tentang perjodohan yang dilakukan Mama nya.


" Wahh.. duduk Jord, tumben sekali kamu sampai datang ke tempat paman, kalau dirasa-rasa sudah lama juga kita tidak bertemu yaa.." sambut Paman Sasongko sambil mempersilahkan Jordy untuk duduk.


" Mungkin sejak Papa dan Mama pergi ke luar negeri aku sudah jarang bertemu dengan paman yaa", ucap Jordy ramah.


" Benar juga , lalu apa yang membawa mu jauh-jauh kemari Jord", tanya Paman Sasongko.


" Paman pasti sudah tahu jika Mama ingin menjodohkan aku dan Aira, putri paman...", kata Jordy.


" Tentu.. tentu.. kemaren Mama mu juga dari sini lho Jord, baru saja membicarakan masalah ini. Apa ada masalah?", tanya Paman Sasongko.


" Iya sebenarnya ada sedikit miss komunikasi antara aku dan Mama.. maaf yaa Paman, bukannya aku ingin bersikap kurang ajar pada paman.. tapi sebenarnya aku tak bisa bertunangan dengan Aira, aku sudah memiliki kekasih ", jelas Jordy.


" Hahaha.. paman mengerti, zaman sekarang mana ada anak muda yang menerima perjodohan iyaa kan. Tapi tekad Mama mu cukup bulat Jord", tidak disangka Paman Sasongko menanggapi ini dengan santai.


Padahal Jordy sudah menyiapkan kalau - kalau sikap Paman sama dengan Mamanya yang akan memaksakan kehendak.


" Paman juga sebenarnya tidak ingin memaksakan perjodohan ini, nanti tunggu keputusan dari Aira saja", kata Paman Sasongko.


" Maksud paman? ", tanya Jordy.


" Kamu tahu sendiri kan, kalau Aira kuliah di luar negeri, Dia sudah punya pacar atau belum Paman sebenarnya belum mengetahui nya. Jadi paman juga menyuruh Mama mu untuk menunggu keputusan dari Aira, tapi ternyata Mama mu sedikit tidak sabaran.. hahaha", jelas paman Sasongko.


" Ahh .. begitu ternyata", kata Jordy.


" Apa ada masalah Jord? ", tanya Paman Sasongko.


" Sepertinya Mama hanya kurang mengenal kekasih ku saja, jadi tidak setuju dan dengan terburu - buru ingin aku tunangan dengan orang lain" , Jawab Jordy.


" Haaaha.. itu hal yang biasa Jord", ucap paman Sasongko.


Jordy tersenyum.

__ADS_1


" Ahh.. Tapi kamu sebenarnya datang tepat waktu, sebentar lagi Aira datang kemari Jord", sambung paman Sasongko.


" Apa dia sudah kembali ? ", Jordy terlihat penasaran.


" Seharusnya dia sudah sampai di Bandara Global satu jam yang lalu", kata Paman Sasongko pada Jordy.


Tok... Tok...


Suara pintu diketuk dengan pelan. Seorang gadis se usia dengan Jordy masuk ke dalam ruangan.


Ia gadis yang cukup tinggi dengan perawakan yang ramping , cukup manis, terlihat ceria dengan wajah yang tegas. Dia Aira.


" Pah... ", Gadis itu langsung memeluk paman Sasongko.


" Kamu sudah sampai sayang, bagaimana perjalanan nya?", Paman Sasongko menyuruh Aira segera duduk di samping Jordy.


" Perjalanan yang membosankan , begitu begitu saja", kata Aira sambil memandang Jordy.


" Ini Jordy, anaknya Tante Anita, waktu kecil bukankah kalian sering bermain bersama", kata Paman Sasongko.


" Ahh.. begitu, tapi aku lupa" , kata Aira.


" Benar Juga . . Bukankah kamu sudah dihubungi sendiri oleh Mama nya Jordy?", kata Paman Sasongko.


" Mama ku sampai menghubungi mu sendiri? ", tanya Jordy.


" Ahh iya benar , Jadi kamu yang akan di tunangkan denganku?", tanya Aira pada Jordy.


" Aku datang kesini untuk memberitahu paman jika aku ingin membatalkan perjodohan ini", kata Jordy.


" Hahh.. Kenapa?", Aira kini penasaran.


" Jordy sudah punya kekasih nak.. dan sebenarnya Papah juga belum menyetujui pertungangan kalian. Papah takut kamu sudah punya kekasih disana", kata Paman Sasongko.

__ADS_1


" Kalau modelnya seperti Jordy begini.. rasanya aku susah menolak nya Pah ...hhhaa", Aira tertawa dan paman Sasongko juga ikut tertawa. Jordy menahan kesal karena ia merasa sedang di lecehkan.


" Ahh.. aku bercanda", kata Aira.


" Sebenarnya aku memang tidak punya kekasih Pah, tapi aku juga tidak ingin asal menyetujui saja perjodohan ini. Aku hanya ingin menikah dengan orang yang kucintai dan tentunya yang mencintai aku", lanjut Aira.


" Lalu gimana Jord?", tanya Paman Sasongko.


" Dibatalkan saja Paman, toh kita sama-sama tidak mau menikahi orang yang kita cintai kan?", Jawab Jordy.


" Aku terserah saja ", kata Paman Sasongko.


" Tidak bisa langsung dibatalkan , Aku sudah berjanji pada Tante Anita kita akan kencan dua kali , kalau tetap tidak cocok, aku akan membatalkan nya sendiri ke Tante Anita", ucap Aira


" Aira, aku sudah punya kekasih , tidak mungkin bisa kencan dengan mu, itu tidak akan membuatku nyaman", ucap Jordy.


" Ganti saja namanya jadi bukan kencan... hangout bareng ?", Aira memberi masukan.


" Tetap saja aku tak bisa pergi bersama mu", kata Jordy.


" Kalau kamu tidak mau, aku akan bilang ke Tante Anita untuk segera mengurus pertunangan kita", kata Aira.


Jordy menatapnya tajam, ada rasa ingin marah yabg ditahannya.


" Maaf kan Aira Jord, Aira memang sangat usil", kata Paman Sasongko.


" Ayoo kita pergi sekarang",kata Aira yang segera berdiri, mencium tangan Papah nya dan pergi keluar.


Jordy dengan terpaksa dan langkah kaki yang gontai mengikuti dari belakang.


' Menyebalkan', kata Jordy dalam hati.


***

__ADS_1


__ADS_2