Dia Canduku..

Dia Canduku..
43.


__ADS_3

Kini Jordy dan teman temannya sudah masuk ke Sekolah Menengah Atas dan mereka sudah mulai terbiasa dengan semua yang berbau Genk. Mengurus perselisihan antar Genk atau antar bisnis masing-masing keluarga kaya sudah mulai terbiasa. Setahun, Di bawah kepemimpinan Jordy perang antar Genk semakin berkurang , karena Jordy dengan bantuan Willy selalu mengakhiri perselisihan dengan cara diplomasi dan kesepakatan.


Tapi suatu ketika ada kelompok tanpa nama yang entah kenapa bisa membuat Jordy dan kawan-kawan nya kalang kabut. Mereka mulai menyerang dan membuat kerusakan membabi buta, tapi anehnya mereka tak bisa dilacak.


Sampai puncaknya Aldy dan Willy yang kala itu ditugaskan mempimpin pencarian kelompok pengganggu tanpa nama ini menghilang.


" Jord, sebelum menghilang Willy sudah curiga jika ini ada campur tangan orang kita sendiri", kata Cici.


" Maksud mu?" , tanya Jordy.


" Ada pengkhianat Jord", kata Cici yang nampak tak yakin dengan ucapannya sendiri.


" Tapi siapa? ", Jordy mulai menimbang.


" Coba kamu pikirkan , enggak mungkin mereka tahu basecamp dan jadwal anggota anggota kita untuk berkumpul dan anehnya mereka datang mengganggu selalu tepat waktu kan ? ", kata Cici.


" Maksudmu? Ada mata mata yang memberikan informasi jadwal keanggotaan saat berkumpul lalu menyerang mereka?", tanya Jordy.


Cici hanya mengangguk.


" Benar juga, tapi siapa dibalik semua ini, apa Willy sudah mencurigai seseorang?", tanya Jordy.


" Maaf Jord.. apa kamu juga tidak aneh melihat gelagat Silvy. Aku mendengar kini ini mendirikan perkumpulan wanita dan termasuk pria juga di dalamnya. Informan Willy baru saja mengatakan kepaku, mereka sangat aneh dan tertutup", kata Cici.


" Jangan bilang kamu mencurigai Silvy !!" , Jordy nampak marah.


" Entahlah Jord. . ", Kata Cici yang kini mulai bingung. Willy dan Aldy belum juga kembali.


" Aku akan mengerahkan usaha mencari mereka, Jangan khawatir Ci", kata Jordy berusaha menenangkan Cici.


***

__ADS_1


Dengan mengerahkan banyak mata mata yang bekerja untuk Willy sebelumnya , akhirnya Jordy berhasil menemukan titik terang. Jordy dan Cici beserta banyak anggota Genk berniat untuk menyerang tempat Willy dan Aldy ditawan.


Di sebuah bangunan bekas gudang triplek milik keluarga Silvy, mereka menemukan titik penyekapan disitu. Dari awal Cici sudah mulai meyakinkan Jordy kalau Silvy adalah dalangnya, tapi Jordy tetap masih belum yakin.


Dan betapa terkejutnya Jordy karena kecurigaan Cici selama ini tepat, disana ada Silvy dan yang paling menyakitkan Jordy, adalah Andri. Teman sepermainan dan seperjuangan nya mengkhianati nya. Silvy dan Andri berusaha menghancurkannya.


" Hay Jordy sayang, kamu memang pantas menjadi pimpinan Genk, kalian berhasil menemukan kami yaa .." , kata Silvy yang duduk di samping Andri.


Jordy masih nampak syok, ia terdiam dan tak percaya pada apa yang dilihatnya kini. Silvy kekasihnya dan Andri sahabatnya yang dengan tega menusuknya dari belakang. Apalagi mereka tega menyiksa Aldy dan Willy , sungguh tidak bisa dimaafkan.


" Tutup mulutmu, kau wanita yang sangat jahat" , teriak Cici.


" Hey.. kamu yang tutup mulut. Selama ini mendengarkan kamu bicara membuatku muak", kata Andri.


" Aku gak nyangka kamu dibalik semua ini Andriii.....", Cici membalasnya dengan berteriak.


" Ssttt.. jangan teriak-teriak di tempat orang yaa Cici tersayang" , Silvy menimpali.


" Aku gak menyangka kalian bisa melakukan hal sehina ini" , ucap Cici.


Jordy masih diam memendam amarah, tangannya mengepal, seakan tak sabar lagi untuk menerang lawan lawannya.


" Tahan Jord, pasti kamu gak ingin kan? terjadi apa apa pada sahabat mu tercinta itu", kata Silvy lagi, memberi gesture ke arah Aldy dan Willy di tahan.


" Sebenarnya apa yang kalian inginkan ?" , Jordy mulai membuka pertanyaan.


" Kedudukan, Kehormatan , Kekuasaan, banyak sayang", kata Silvy sambil tertawa.


" Kamu selama ini beralasan sakit, tapi sumber penyakitnya memang kamu Andri, pantas saja semenjak mengenal Silvy kamu berubah..", teriak Cici lagi.


" Aku muak dengan kalian!!! Kalian selalu saja memprioritaskan Jordy, tanpa pernah sedikitpun memandangku jika aku juga sepadan dengan Jordy. Dan kamu Jord, orang lemah macam kamu tidak pantas menjadi pemimpin kami" , kata Andri.

__ADS_1


" Jord, dia benar-benar sudah gila, Wanita itu, Silvy seorang phyco", teriak Aldy tapi dari belakang Aldy dipukul dengan balok oleh anak buah Silvy membuat Aldy mengejang dan kesakitan.


" Cukupp!! Lepaskan mereka aku akan mencoba mendengarkan kalian dulu, apapun yang kalian mau, aku bisaaa...", pinta Jordy ke Silvy dan Andri tapi langsung di tahan oleh Andri.


" Jordy.. Jordy.. jangan terlalu naif, apa yang aku minta mungkin kamu gak akan pernah bisa mewujudkan", kata Andri.


" Coba pilih, aku akan melepaskan Willy, kalau kamu cium Cici", kata Silvy.


" Silvy!!!! Keterlaluan kamu!!! Apa kamu semudah itu mempermainkan orang lain, Jordy ini kekasihmu ", kata Cici.


" Aku tidak pernah benar-benar menyukai nya, dari awal aku menyukai Andri. Tapi Jordy yang mengejar ku duluan", kata Silvy.


" Dannnn aku yang menyuruhnya menjadi kekasih Jordy agar aku bisa membuktikan ke kamu Jord, kamu tidak bisa selalu menang dariku. Aku memang ingin menghancurkan kalian", kata Andri.


" Jika saja kamu jujur apa yang kamu rasakan pada kami, ini semua tak perlu terjadi. Selama ini kamu diam dan selayaknya sahabat , ku anggap kamu baik baik saja ", kata Jordy pada Andri.


" Jangan gila kamu, baik-baik saja? Sahabat? Kamu hanya menganggap aku sebagai anak buah mu kan?", kata Andri.


" Itu gak benar", ucap Jordy.


" Percuma Jord, aku sudah memberitahu nya , tapi gak mempan" , kata Willy dengan tertatih.


" Dari kita kecil kita selalu bersama berempat, tapi entah kenapa cuma Jordy yang selalu menjadi pusat perhatian dan yang mendominasi , kamu yang selama ini sok bijak dan dewasa kan Will? Apa kamu bisa menjawab kenapa? ", tanya Andri pada Willy.


" Itu mudah... Karena dia memang pantas ", kata Willy sambil tersenyum.


" Brenggggsek kalian, sampai akhir pun kalian tetap berada di pihaknya" , kata Andri menatap Willy dan Aldy dengan tajam.


" Kami tak perlu berada di pihak seorang pengkhianat seperti mu" , kata Aldy.


" Sudahlah sayaang, kita akhiri saja secepatnya",kata Silvy yang langsung memeluk Andri dari belakang. Andri langsung mencium bibir Silvy, sengaja melakukannya dihadapan Jordy untuk membuat Jordy marah dan cemburu.

__ADS_1


Tapi kini Jordy sudah tidak emosional lagi, melainkan dirinya seakan jijik melihat Silvy. Semua pengkhianatan yang Silvy dan Andri lakukan benar benar merobek hatinya. Dan sudah tidak ada rasa apapun untuk wanita yang selama ini menyandang status sebagai kekasihnya itu.


***


__ADS_2