Dia Canduku..

Dia Canduku..
55.


__ADS_3

" Seru sekali.. kalian habis ngomongin apa sih?", tanya Jordy yang penasaran.


" Seru .. tapi karena kamu , Qaila jadi keusir tuhhh", kata Reeneta.


" Aku gak menyuruhnya pulang tuh, dia memang harusnya sadar diri, ini waktunya Reeneta ketemu dengan kekasih hatinya", kata Jordy.


" Hmmmm.. kamu yang paling benar deh", kata Reeneta sambil berjalan ke arah dapur.


" Aku masih penasaran, kalian ngomongin apa? ", tanya Jordy.


" Kamu gak boleh kepo sama urusan cewe ihh", kata Reeneta yang manja.


" Soalnya sebut nama aku kan tadi , aku denger lohh", sahut Jordy.


" Hhhha.... Iyaa Qaila curhat , Pokoknya jangan sampai dia ditinggal nikah semua orang karena dia masih jomblo", kata Reeneta sambil membawakan segelas minum untuk Jordy.


" Terus , dia takut kamu ku nikahi sekarang" , tanya Jordy sambil meneguk air dingin.


" Bisa dibilang gitu.. Dann... ", Reeneta duduk di samping Jordy. Menyandarkan kepalanya di bahu Jordy.


" Dan apa?" , tanya Jordy kini sambil mengusap rambut Reeneta dengan lembut.


" Qaila tanya kita pernah melakukan itu atau belom", Reeneta tertawa.

__ADS_1


" Ituuu? Ahh... Dasar anak itu, kamu jawab apa? ", tanya Jordy .


" Belom lah. . Kan emang belummm", kata Reeneta.


" Gimana apa mau coba?" , Jordy menunjukkan ekspresi nya yang nakal .


" Jord... Qaila bilang dia sangsi kamu bisa ngelakuin itu atau tidak...hhhaa", Reeneta mencoba menjahili kekasihnya itu.


" Sialan, kita buktikan saja gimana Reen... Kamu pasti juga sangat penasaran kan?" , kata Jordy kini menggoda Reeneta.


" Jord..... ", Reeneta memukul dada Jordy.


" Enggak lah sayang...Aku tahan sebentar lagi, Setelah kamu syah jadi istri aku, kita bisa melakukan apapun yang kamu mau", kata Jordy.


" Mau aku atau mau kamu itu? ", sindir Reeneta sambil tertawa. Jordy hanya menunjuk dirinya dan ikut tertawa.


" Si Aldy dan Qaila sama - sama tukang gombal, pasti seru kalau mereka jadian kan yaa ..Pasti akan sangat lucu dan sangat manis.." , ucap Reeneta.


" Tidak bisa ... Yang paling manis adalah kamu", Ucap Jordy sambil menngecupp kening Reeneta.


" Oohh iyaa ..Aku kesini mau kasih kabar baik ke kamu sayang, mama Minggu depan bisa pulang", kata Jordy sambil tersenyum.


" Mama mu? Sendiri ? ", tanya Reeneta.

__ADS_1


" Iyaa . . Papa ga bisa ninggalin pekerjaannya. Tapi kamu tenang aja, cukup restu dari Mama, maka Papa juga pasti langsung setuju", kata Jordy.


" Emmmh.. Kenapa aku jadi takut yaa... ", Reeneta merasa ragu.


" Kenapa sih ? Mama pasti akan sangat setuju dan kita bisa menikah juga secepatnya", bisik Jordy ke telinga Reeneta.


" Jord... Aku ini anak dari panti asuhan, orang tua tidak jelas siapa, keluarga apalagi.. aku juga mana punya kekayaan ? Apa kamu pikir Mama mu akan mau menerima orang seperti aku untuk menjadi menantunya ?", Reeneta menunduk bimbang.


Selama ini memang Ia sudah seringkali memikirkan jika nanti orang tua Jordy datang apa yang harus dilakukannya. Tapi tiba-tiba mendengar berita Mama Jordy akan datang , Reeneta jadi semakin ragu.


" Kamu jangan berpikir yang macam-macam. Mama ku mau gak mau harus merestui kita bukan? Karena kamu sudah memiliki hati Anaknya... Jadi Mama juga harus pasrah ", kata Jordy mantap.


" Semoga saja Mama mu bisa sama seperti kamu, menerima aku dengan tulus dan apa adanya yaa Jord, " kata Reeneta.


Jordy lalu memeluk Reeneta.


" Pasti sayang.. pasti Mama akan setuju", ucap Jordy.


" Tapi kenapa aku masih belum yakin yaa ? Aku takut..", kata Reeneta dengan mengencangkan pelukannya.


" Apapun yang terjadi nanti.. Kamu cukup percaya padaku oke...Aku akan memperjuangkan kamu Reen, apapun yang terjadi ", kata Jordy yang disambut senyuman dai Reeneta.


" Aku ga bisa bayangkan jika harus pisah dari kamu, Aku sangat sangat menyayangi kamu, Aku sudah terbiasa hidup denganmu Jord... bagi ku kamu adalah Canduku.. ", suara Reeneta terdengar parau.

__ADS_1


" Aku mengerti. Aku juga merasakan hal yang sama Reen, bagiku, kamu lah satu-satunya, jika bukan denganmu lebih baik aku sendiri selamanya ", kata Jordy.


###


__ADS_2