Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab.10


__ADS_3

Abian berjalan dengan tergesa-gesa menuju ke ruang kantor Reyna yang berada tak jauh dari ruang kantornya sendiri.


Setiba di depan ruang kantor Reyna, langsung saja Abian menerobos masuk ke dalam tanpa mengetuk pintunya terlebih dahulu.


Reyna tercengang melihat Abian yang masuk ke dalam ruangannya seperti itu, Reyna mengerutkan kedua alisnya sambil bertanya pada Abian.


"Abi......ada apa.....!!?" pekik Reyna pada Abian.


Abian menghela nafas dalam-dalam sambil menatap Reyna dan berkata padanya.


"Mmmmm ... kamu gak apa-apa kan Rey?" tanya Abian.


"Maksud mu Bi?" Reyna balik bertanya dengan raut muka bingung.


"Kamu gak marah kan karena tadi aku dapat kiriman makanan dari Mala?" tanya Abian sambil menatap mata Reyna.


"Marah? kamu ini apa-apaan sih Bi....ya enggaklah aku gak marah Bi....emang kenapa kamu kok bertanya seperti itu?" ucap Reyna sambil tersenyum pada Abian.


"Mmm .... gak apa-apa Rey, cuma aku takut kamu marah saja tadi."


"Ah kamu Bi, ada-ada saja," tukas Reyna tersenyum geli melihat sikap Abian tadi.

__ADS_1


"Ya sudah Rey, kalau begitu aku kembali ke ruangan ku ya, jangan lupa nanti pulangnya bareng aku," ujar Abian sambil beranjak hendak keluar dari ruang kantor Reyna.


"Iya," kata Reyna sambil memperhatikan Abian yang menghilang dari hadapan nya.


Abian kembali melangkah menuju ke ruang kantornya dan setelah tiba di dalam ruang kantornya, Abian sangat terkejut sekali melihat Mala yang sudah berada di dalam kantornya.


Mala mengetahui kedatangan Abian dan dengan segera Mala meraih kotak nasi yang ia berikan pada Abian tadi.


"Mala? ada apa?" tanya Abian sedikit heran.


"Mmm ....maaf Bi, ini tadi aku masuk ke kantor mu, aku gak tahu kalau kamu gak ada di dalam, aku....cuma mau mengambil kotak nasi ini," ujar Mala sambil menunjukkan kotak nasi yang ada di tangan nya.


"Oh itu, maaf ya Mala kotak nasinya belum aku cuci."


"Terimakasih ya."


"Iya, kalau begitu aku balik ke ruanganku," ujar Mala.


"Oke," ucap Abian.


Lalu Mala beranjak pergi dari ruang kantor Abian.

__ADS_1


Setelah kepergian Mala dari ruang kantornya, Abian pun mulai mengerjakan pekerjaan kantornya lagi.


Sementara di dalam ruang kantor Reyna tampak Reyna pun sedang mengerjakan pekerjaan kantornya juga dan tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul empat lewat sore ini.


"Wah sudah jam empat ini," ujar Reyna sambil mengangkat lengan kanannya melihat ke arah jam tangan nya.


Lalu Reyna mulai merapikan semua buku-buku yang berserakan di atas meja kerjanya dan mematikan lap top nya.


Di dalam ruang kantor Abian, Abian pun terlihat sedang sibuk membereskan dan merapikan semua buku-buku yang ada di atas meja kerjanya.


Lalu Abian mengambil kunci mobil nya yang di taruh nya di dalam laci meja kerjanya.


Setelah itu Abian bergegas keluar dari ruang kantornya.


Di depan ruang kantor Abian terlihat Mala juga sedang bergegas mau pulang.


"Hai Bi," sapa Mala pada Abian ketika Abian melintas di depan ruangannya.


"Hai Mala," ujar Abian sambil terus melangkah.


"Bi!" teriak Mala memanggil Abian yang sedang berjalan.

__ADS_1


Abian menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Mala yang barusan memanggil nya.


"Ya," jawab Abian.


__ADS_2