Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 87


__ADS_3

Lalu dengan segera Beno bangkit dari duduknya dan tersenyum pada Dewa sambil berkata padanya " Iya betul saya Beno," ucapnya pada Dewa.


Dewa kembali tersenyum pada Beno sambil mengulurkan tangan kanannya pada Beno " Kenalkan saya Dewa kepala bagian operasional di kantor ini," ucap Dewa pada Beno.


"Beno," kata Beno seraya menyalami tangan Dewa.


"Kalau begitu kita ngobrol di ruangan saya saja," ucap Dewa pada Beno.


"Boleh," kata Beno.


Kemudian mereka berdua pun berjalan bersama menuju ke ruang kantor Dewa, dan tak lama Dewa dan Beno sudah sampai di ruang kantor Dewa.


"Mari silahkan masuk," ajak Dewa pada Beno sambil membuka pintu ruang kantornya.

__ADS_1


Kemudian Beno masuk ke dalam ruang kantor Dewa dan duduk di sofa yang tersedia di ruang kantor Dewa tersebut.


Lalu Dewa juga duduk di sofa tersebut dan mereka mulai terlibat suatu pembicaraan " Mmm ... saya sudah mendapat kabar kalau anda di rekomendasikan oleh pak Rahmat untuk bisa masuk ke kantor ini," ujar Dewa berbicara pada Beno.


"Iya benar, pak Rahmat itu adalah paman aku dan kebetulan aku juga lagi butuh pekerjaan jadi aku minta bantuan pada pak Rahmat dan akhirnya aku di suruh datang ke kantor ini untuk menemui pak Dewa," kata Beno menjelaskan kedatangannya ke kantor itu.


"Ya dan kebetulan ada lowongan pekerjaan di bagian supervisor area di kantor ini, karena orang supervisor area yang sebelumnya sudah resign beberapa hari yang lalu dan kita lagi mencari penggantinya dan kebetulan juga pak Rahmat sudah merekomendasikan anda untuk masuk di sini," ucap Dewa tersenyum pada Beno.


"Ya, terimaksih karena sudah mau menerima aku untuk bekerja di kantor ini," kata Beno senang.


"Mmm ... Gak usah panggil aku mas lah, panggil aku Beno saja kita kan seumuran sepertinya," ujar Beno pada Dewa.


"Oh oke," kata Dewa menganggukkan kepalanya pada Beno.

__ADS_1


"Aku dulu pernah ikut pak Rahmat bekerja di perusahan CV.pesat dan aku dulu juga jadi supervisor area di sana lalu setelah lima tahun bekerja di CV.pesat aku mengundurkan diri karena harus ikut orang tua aku yang pindah ke Kalimantan dan ternyata usaha papa aku di sana tidak berjalan lancar kami mengalami kerugian yang sangat besar sehingga menyebabkan kebangkrutan dan akhirnya aku dan keluargaku kembali lagi ke kota ini sejak tiga tahun yang lalu," cerita Beno pada Dewa.


Dewa mengangguk-anggukan kepalanya setelah Beno selesai bercerita padanya.


"Kalau begitu kamu bisa mulai bekerja di kantor ini mulai besok ya, dan aku berharap kamu bisa mengikuti semua prosedur dan peraturan yang ada di kantor ini," ujar Dewa agak tegas.


"Oke siap, aku akan mematuhi semua prosedur dan peraturan di kantor ini," kata Beno dengan penuh semangat.


"Kalau begitu aku pamit dulu pak Dewa,"ujar Beno pada Dewa.


"Iya dan selamat bergabung dengan kita besok," lagi-lagi Dewa mengulurkan tangannya pada Beno.


"Ya," ucap Beno sambil menyambut uluran tangan Dewa.

__ADS_1


Kemudian Beno keluar dari ruang kantor Dewa dan berjalan menuju pintu keluar dari gedung perkantoran itu menuju ke mobilnya yang di parkir di depan gedung kantor tersebut.


__ADS_2