Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 48


__ADS_3

Kemudian Abian dan Bu Dewi masuk ke dalam mobil dan dengan segera Abian melaju dengan kencang keluar dari halaman rumah nya menuju ke rumah sakit tempat papanya di rawat saat ini.


"Semoga saja pak Yuda tidak apa-apa, ya Allah lindungilah pak Yuda beliau orang baik," doa bibik mengalir setelah melihat kepergian Abian dan Bu Dewi.


Setelah tiba di rumah sakit tempat papanya di rawat, Abian dan Bu Dewi langsung keluar dari mobil dan mereka pun masuk ke dalam rumah sakit menuju ke UGD.


"Mama duduk sini dulu ya, Abi mau tanya kamar papa pada perawat jaga itu," ucap Abian sambil mendudukkan mamanya di kursi tunggu ruang UGD itu.


Kemudian Abian berjalan mendekat ke arah meja perawat jaga itu.


"Permisi mbak mau tanya, pasien yang bernama bapak Yuda yang kecelakaan barusan ini ada di kamar mana ya?" tanya Abian pada mbak perawat jaga itu.


"Sebentar ya mas, saya lihat dulu datanya," ucap perawat itu dengan ramah.

__ADS_1


Kemudian perawat itu mulai mengutak-utik komputernya mencari data pasien dan beberapa menit kemudian perawat itu sudah menemukan data dari pak Yuda.


"Mas, untuk pak Yuda pasien kecelakaan yang barusan masuk itu ada di kamar aster nomer dua, mas nya jalan lurus saja nanti ada persimpangan mas belok ke kanan dan di situ ada tulisan aster," tutur perawat itu memberikan petunjuk dengan ramah pada Abian.


"Oh ya terimakasih mbak," ucap Abian sambil tersenyum pada perawat tersebut.


"Sama-sama," ucap perawat itu sembari tersenyum menganggukkan kepalanya pada Abian.


Lalu Abian menghampiri Bu Dewi yang masih duduk di kursi tunggu ruang UGD tersebut.


Kemudian Bu Dewi dan Abian melangkah menuju ke arah jalan yang di tunjukkan perawat tadi dan tak berselang lama Abian dan Bu Dewi pun sampai ke kamar pak Yuda.


Abian membuka pintu dengan perlahan dan terlihat seorang dokter dan beberapa perawat sedang memeriksa kondisi pak Yuda.

__ADS_1


Tangis Bu Dewi langsung pecah seketika ketika melihat suaminya terbaring di kamar pesakitan tersebut.


"Ma, sabar ma," ucap Abian berusaha menenangkan Bu Dewi sambil mengelus punggung mamanya.


Kemudian dokter yang sedang menangani kondisi pak Yuda melihat ke arah Abian dan Bu Dewi, lalu dengan perlahan dokter muda itu pun menghampiri mereka.


"Keluarga dari pak Yuda?" tanya dokter itu pada Abian dan Bu Dewi.


"Betul Dok," jawab Abian sambil menganggukkan kepalanya.


"Bagaimana keadaan suami saya dokter?" tanya Bu Dewi tidak sabar pada dokter yang menangani pak Yuda.


"Mmm ... pak Yuda butuh donor darah secepatnya Bu, dan kebetulan di sini lagi kosong untuk stok darah yang di butuhkan pak Yuda, tapi ibu jangan khawatir dulu kami akan usahakan untuk mencari stok darah yang di perlukan pak Yuda, dan....lebih baik juga kalau pihak keluarga juga berusaha untuk mencari stok darah yang di butuhkan pak Yuda," tutur dokter muda tersebut menjelaskan pada Bu Dewi dan Abian.

__ADS_1


"Baik dok, saya akan usahakan untuk mencari stok darah yang sedang di butuhkan papa saat ini," ucap Abian pada dokter itu.


"Bagus! lebih cepat lebih baik," ucap dokter itu sambil tersenyum pada Abian.


__ADS_2