Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 94


__ADS_3

Lalu pak Hendra dan istrinya berjalan menuju ke rumah pak yuda di mana pak Yuda dan Bu Dewi sudah menyambut mereka di depan pintu.


"Apa kabar Hendra," sapa pak Yuda sambil mengulurkan tangannya ketika pak Hendra sudah berdiri di depannya.


"Baik," ucap pak Hendra sambil tersenyum dan menerima uluran tangan pak Yuda.


Dan mereka berdua pun berpelukan layaknya dua orang sahabat yang sudah lama tidak pernah bersua.


"Oh ya aku dengar-dengar katanya kamu dulu habis kecelakaan?" tanya pak Hendra sambil melepaskan pelukannya dari pak Yuda.


"Iya, aku mengalami kecelakaan dan untungnya ada Mala anakmu yang sudah mendonorkan darahnya untuk aku waktu itu," ujar pak Yuda sambil tersenyum.


"Iya, mmm ... Maaf waktu itu aku gak bisa jenguk kamu, karena posisiku saat itu masih ada di luar kota," ujar pak Hendra.


"Gak apa-apa Ndra, lagian aku sudah sembuh kok," ucap pak Yuda.

__ADS_1


"Mmm ... Pa, kita masuk saja ya ngobrol nya di lanjut di dalam saja," ucap Bu Dewi pada pada pak Yuda.


"Oh iya, aku sampai lupa ayo Ndra masuk ke dalam," ajak pak Yuda pada pak Hendra.


"Mari mbak masuk," ajak Bu Dewi juga pada Bu Vita istrinya pak Hendra.


Kemudian mereka berempat masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tamu.


Lalu Bu Dewi masuk ke dalam dan menemui bibik untuk menyiapkan minuman dan berbagai Camilan untuk. tamu mereka.


Kemudian Bu Dewi keluar lagi menuju ke ruang tamu dan menemui pak Hendra dan istrinya dan tak berapa lama bibik pun keluar sambil membawa nampan yang berisi empat gelas minuman dan beberapa toples yang berisi kue kering.


Dan setelah semua selesai tertata bibik pun kembali masuk ke dapur.


"Mari mbak, pak Hendra silakan di minum dan kuenya juga silahkan di cicipi," ucap Bu Dewi pada pak Hendra dan istrinya.

__ADS_1


"Oh iya," jawab Bu Vita mamanya Mala itu sambil mengambil gelas yang berisi minuman lalu dia meminum sirup melon tersebut dan mencicipi salah satu kue kering yang ada di toples.


"Kuenya enak mbak, ini buat sendiri?" tanya Bu Vita ketika makan salah satu kue kering tersebut.


Bu Dewi tersenyum mendengar pujian dari Bu Vita itu " iya mbak ini aku yang bikin," ujar Bu Dewi sambil tersipu.


"Mbak Dewi hobi buat kue ya?" tanya Bu Vita lagi.


"Mmm ... Iya mbak sedikit," kata Bu Dewi.


"Mmm .... Ngomong-ngomong, sebenarnya kamu ke sini ini ada perlu apa ya Ndra?" tanya pak Yuda pada pak Hendra di sela-sela obrolan mereka.


"Mmm .... begini Yuda, sebenarnya kedatangan aku kesini ini untuk meminta bantuan kamu," ujar pak Hendra sambil menatap pak Yuda.


Suasana menjadi hening sesaat mereka berempat terdiam dan pak Yuda masih belum memberikan komentar nya perihal perkataan pak Hendra barusan.

__ADS_1


Sampai akhirnya pak Hendra mulai berbicara lagi " Yuda, aku mau minta bantuan kamu soal anakku Mala," ujar pak Hendra lebih lanjut.


"Mmm ... Maksudnya bagaimana ya Ndra, aku kok masih belum paham dengan apa yang kamu katakan itu," ucap papanya Abi sambil mengerutkan keningnya menatap pak Hendra.


__ADS_2