
Mala masuk ke dalam ruang tamu dan duduk di sana sambil meletakkan puding yang di bawanya di atas meja tamu tersebut.
"Pasti Abian belum berangkat juga kali ya," batin Mala dalam hatinya.
Bibik yang tadi menemui Mala masuk ke dalam ruang tengah di sana terlihat Bu Dewi, pak Yuda dan Abian sudah berkumpul untuk sarapan pagi ini.
Kemudian bibik berjalan mendekati Bu Dewi dan berkata pada Bu Dewi.
"Bu, ada tamu di luar nyari ibu katanya," ujar bibik pada Bu Dewi yang belum memulai makan sarapan nya.
"Siapa ma? pagi-pagi begini datangnya," tanya pak Yuda pada Bu Dewi.
"Aku juga gak tahu pa, sebentar ya mama keluar dulu kalian teruskan saja sarapan nya," ujar Bu Dewi pada pak Yuda dan Abian.
Abian lalu melihat pada mamanya yang beranjak dari kursi meja makan dan berjalan menuju ke ruang tamu tanpa komentar apapun.
Bu Dewi sudah tiba di ruang tamu dan dia melihat Mala yang duduk di kursi tamu, lalu Bu Dewi berjalan mendekati Mala.
"Eh... Mala sepagi ini kamu datang," pekik Bu Dewi ketika melihat siapa yang datang.
__ADS_1
Mala tersenyum melihat kedatangan Bu Dewi, Mala tampak senang sekali melihat wanita itu yang selalu ramah dan welcome dengan kehadiran nya.
"Iya Tante," jawab Mala sambil mengulas senyumnya pada mamanya Abian itu.
Kemudian Bu Dewi duduk di depan Mala dan melanjutkan pertanyaan nya lagi pada Mala.
"Ada apa Mala, kok kamu datang sepagi ini kesini?" tanya Bu Dewi lagi.
"Mmm ... gak ada apa-apa sih sebenarnya Tante, cuma saya mau ngasih puding ini pada Tante," kata Mala sambil menyodorkan puding buatannya yang ada di atas meja tamu pada Bu Dewi.
"Oh ... cantik sekali pudingnya, ini buatan kamu sendiri?" tanya Bu Dewi sambil terkagum-kagum melihat penampilan dari puding buatan Mala tersebut.
"Wah kamu ini multi talenta ya, selain pintar memasak juga pintar buat kue," Bu Dewi masih memuji Mala.
"Ah Tante, itu belum seberapa di bandingkan kemampuan yang Tante punya," kata Mala merendah.
Bu Dewi tersenyum pada Mala karena skill nya sama persis dengan skill yang di miliki Mala yaitu hobi memasak dan membuat kue.
"Kalau kamu rajin belajar pasti banyak resep masakan dan kue yang bisa kamu kuasai bahkan mungkin nanti kamu bisa melebihi Tante pinter nya."
__ADS_1
"Iya Tante," Mala tersenyum.
"Oh ya ngomong-ngomong terimakasih untuk pudingnya," kata Bu Dewi sambil tersenyum pada Mala.
"Iya Tante, sama-sama," ucap Mala dengan senang karena Bu Dewi menerima pemberiannya.
"Oh ya, kalau begitu ayo sarapan bareng di dalam ada Abian dan papanya sedang sarapan juga," ajak Bu Dewi pada Mala.
"Wah..senengnya," batin Mala dalam hatinya kegirangan mendengar ajakan Bu Dewi.
"Loh kok malah bengong," timpal Bu Dewi melihat Mala yang tidak menjawab ajakan nya barusan.
"Eh, iya Tante," ucap Mala sambil menganggukkan kepalanya menyetujui ajakan dari Bu Dewi tadi.
"Yuk masuk," ajak Bu Dewi pada Mala.
Kemudian Mala berjalan bersama Bu Dewi menuju ke ruang tengah.
"Pa, ini dapat kiriman puding dari Mala hasil buatan nya sendiri loh pa," ujar Bu Dewi sambil meletakkan puding itu di atas meja makan.
__ADS_1