
Reyna tersenyum pada Abian, dia tahu kalau Abi gak enak padanya pas dia suruh bangunin Mala makanya Abi meminta dirinya yang bangunin Mala.
"Makasih ya Bi kamu selalu menjaga perasaanku, beruntungnya aku memiliki kamu," batin Reyna sambil tetap menikmati wajah Abi yang sedang mengemudikan mobilnya.
Sementara Mala tetap tertidur dengan pulas dan dia tidak mendengar apa yang di bicarakan oleh Abi dan Reyna barusan.
Beberapa menit dalam perjalanan akhirnya Abian sampai juga di rumah Reyna.
"Aku bangunin Mala dulu ya Bi," ucap Reyna sambil membuka pintu mobil dan keluar lalu dia membuka pintu mobil bagian tengah di mana Mala sedang tertidur.
Reyna membungkukkan badannya dan tangan nya mulai menepuk-nepuk dengan perlahan tubuh Mala yang masih tertidur.
"Mala,Mala,Mala ... bangun Mala," Reyna berusaha membangunkan Mala beberapa kali dan akhirnya Mala mulai membuka matanya dengan perlahan dan menatap pada Reyna yang ada di depannya.
"Ada apa Rey?" tanya Mala setengah tidak sadar.
Reyna tersenyum lalu berkata pada Mala "Kamu ketiduran Mala dan tadi aku bangunin kamu soalnya aku sudah sampai duluan," ujar Reyna pada Mala.
"Oh gitu ya, jadi... tinggal aku berdua sama Abi," kata Mala.
__ADS_1
"Iya," jawab Reyna.
"Makasih ya Rey udah bangunin aku,"ucap Mala sambil membetulkan duduknya.
"Iya, kalau begitu aku pulang dulu ya."
"Iya Rey," ujar Mala.
"Bi, makasih ya," ucap Reyna pada Abian yang masih duduk di belakang kemudi mobilnya.
"Iya Rey hati-hati ya," ucap Abian sambil tersenyum pada Reyna.
Lalu Reyna menutup pintu mobil itu dan bergegas masuk ke dalam rumahnya.
Pandangan Abian terus fokus ke depan dan dia tidak menghiraukan Mala yang berada di kursi belakang yang sedari tadi terus memperhatikan dirinya.
"Duuuhhh ... senangnya kalau gini, jadi semobil berduaan dengan Abian," batin Mala sambil tersenyum-senyum sendiri.
Abian tidak mengeluarkan sepatah katapun selama dalam perjalanan menuju ke rumahnya Mala.
__ADS_1
Tapi Mala tak perduli dengan hal itu karena menurutnya sekarang ini adalah moment yang paling membahagiakan buat dirinya karena bisa berduaan semobil dengan Abi.
"Bi, kamu masih ingat kan jalan ke rumahku?" tanya Mala berbasa-basi pada Abian.
"Masih," jawab Abi tanpa menoleh ke arah Mala.
Mala mengerutkan keningnya melihat sikap Abian yang masih cuek padanya.
Tak berapa lama Abian sudah sampai di rumah Mala " Sudah sampai Mala," ujar Abian pada Mala.
"Oh iya, mmm ... makasih ya Bi udah anterin aku sampai rumah," ucap Mala sebelum turun dari mobil Abi.
"Iya," jawab Abi sambil menganggukkan kepalanya.
Kemudian Mala membuka pintu mobil itu dan lalu keluar dari mobil dan masih berdiri di samping mobil Abian.
Setelah melihat Mala keluar dari mobilnya, Abian langsung menjalankan mobilnya untuk pergi dari rumah Mala.
Pun begitu dengan Mala, setelah mobil Abian pergi meninggalkan dirinya ia langsung masuk ke dalam rumahnya.
__ADS_1
Tepat pukul sepuluh lewat tiga puluh menit malam ini, Abian sudah tiba di rumahnya kembali setelah mengantar Reyna dan Mala pulang ke rumahnya masing-masing.
Abian segera memasukkan mobilnya ke dalam garasi rumahnya, setelah itu Abian masuk ke dalam rumah yang sudah sepi karena papa dan mamanya pasti sudah tidur.