
Pagi ini Bu Dewi pergi ke kamar Abian dan dengan perlahan dia memutar gagang pintu kamar Abi yang tidak terkunci.
Bu Dewi melongok ke dalam dan melihat Abian sudah tidak ada di tempat tidurnya.
Bu Dewi terus saja berjalan dan matanya menyapu ke sekeliling kamar Abian dan dia tidak melihat Abi.
"Abi ke mana ya?" gumam Bu Dewi sambil masih melihat ke sekeliling kamar Abi.
Tiba-tiba saja Abi muncul dari arah kamar mandi dan menyapa mamanya yang seperti mencari-cari sesuatu.
"Ma," panggil Abi pada Bu Dewi.
"Eh Bi, kirain mama kamu ke mana," ujar Bu Dewi setengah kaget melihat Abian yang sudah berdiri di belakangnya.
"Ada apa ma?" tanya Abi.
"Gak ada Bi, mama cuma khawatir sama keadaan kamu karena semalam kamu sepertinya kecapekan sekali sampai tidur tanpa ganti baju," ujar Bu Dewi pada Abi.
"Iya ma, semalam aku memang sangat lelah sekali," kata Abi.
__ADS_1
"Sekarang bagaimana?" tanya Bu Dewi prihatin.
"Sudah gak apa-apa ma," jawab Abi.
"Ya sudah kalau begitu mama tunggu sarapan ya," ucap Bu Dewi sambil menepuk pundak Abian.
"Ya ma," kata Abi.
Kemudian Bu Dewi keluar dari kamar Abian dan berjalan menuju ke meja makan dan di sana terlihat pak Yuda sudah duduk menunggu untuk sarapan pagi ini.
"Bagaimana Abian ma?" tanya pak Yuda ketika melihat istrinya datang menghampirinya.
"Sudah bangun pa, dan kelihatannya sudah agak segaran," ucap Bu Dewi sambil menarik kursi makan dan duduk di samping pak Yuda.
"Di coba aja pa, nanti."
"Iya ma, mudah-mudahan Abian mau mengerti," kata pak Yuda sambil menghela nafasnya panjang.
"Ya semoga saja pa," timpal Bu Dewi.
__ADS_1
Dan tak lama kemudian Abian sudah tiba di meja makan dan ikut bergabung bersama papa dan mamanya.
"Ayo Bi sarapan, ini mama sudah masakin rendang kesukaan kamu," ujar Bu Dewi sambil menunjukkan mangkuk yang berisi penuh rendang itu.
"Iya ma, lalu Abi mulai mengambil nasi dan beberapa rendang dan mulai menyantap sarapannya.
Begitu pula dengan pak Yuda dan Bu Dewi, mereka juga mulai menyantap sarapan mereka.
"Bi," panggil pak Yuda kemudian di tengah-tengah acara sarapan pagi mereka.
Abian mengangkat kepalanya dan melihat ke arah papanya yang duduk di hadapannya "Iya pa," jawab Abi sambil tetap mengunyah makanannya.
"Ada yang mau papa omongin sama kamu Bi," lanjut pak Yuda.
"Mau ngomongin soal apa pa?" tanya Abi lagi sambil masih menyendok makanannya.
Pak Yuda mulai menghentikan makannya dan menatap Abian sambil berkata padanya " Begini Bi, kemaren siang om Hendra dan istrinya datang ke rumah dan om Hendra mengatakan kalau saat ini dia butuh bantuan dari papa demi menyelamatkan Mala dari Beno yang selalu mengancam Mala," tutur pak Yuda pada Abian.
"Maksudnya pa?" Abi mengerutkan kedua alisnya masih belum mengerti dengan apa yang di ucapkan papanya.
__ADS_1
"Bi om Hendra meminta bantuan papa untuk bisa menikahkan kamu dengan Mala agar Mala terhindar dari Beno," kata pak Yuda menyampaikannya dengan sangat hati-hati sekali pada Abian.
"Menikah!!" pekik Abian sambil menghentikan makannya dan melemparkan sendok yang di pegangnya itu ke piring yang ada di depannya.