Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 98


__ADS_3

Lalu Reyna turun dari mobil Abian dan melangkah masuk ke teras rumahnya, dari dalam mobil Abian masih memperhatikan Reyna yang sedang berjalan menuju ke pintu rumahnya dan ketika Reyna sudah masuk ke dalam rumah, Abian langsung menjalankan mobilnya dan pergi meninggalkan rumah Reyna.


Tak berapa lama dalam perjalanan, Abian pun akhirnya sampai juga di rumahnya dan dengan segera dia memasukkan mobilnya ke dalam garasi.


Lalu Abian keluar dari mobilnya dan bergegas masuk ke dalam rumah.


Bu Dewi yang melihat Abian masuk dengan wajah lesu segera menghampirinya.


"Bi, kamu kenapa?" tanya Bu Dewi pada Abi.


"Gak apa-apa ma, aku cuma capek aja mau langsung istirahat," ucap Abian sambil terus melangkah menuju ke kamarnya.


Bu Dewi mengerutkan keningnya melihat sikap Abian yang seperti itu.


Tiba-tiba pak Yuda datang menghampiri Bu Dewi yang masih tetap berdiri di tempatnya itu.


"Ma, Abi sudah datang?" tanya pak Yuda.


"Sudah pa, tapi sepertinya dia lagi capek pa," ucap Bu Dewi pada pak Yuda.

__ADS_1


Pak Yuda mengerutkan keningnya sambil menatap istrinya.


"Sebaiknya jangan mengatakan apapun saat ini pada Abi," kata Bu Dewi memperingatkan pak Yuda.


"Iya ma, kita tunggu sampai Abi tenang dulu," timpal pak Yuda.


"Iya betul pa," ujar Bu Dewi.


Kemudian mereka berdua pun berjalan bersama menuju ke arah ruang tengah.


"Abi gak di ajak makan malam ma?" tanya pak Yuda setelah melihat jarum jam menunjukkan angka tujuh malam ini.


Setiba di depan kamar Abi dengan perlahan Bu Dewi mengetuk daun pintu kamar Abi.


Beberapa kali ketukan yang di lakukan Bu Dewi tidak mendapatkan jawaban dari dalam kamar.


"Apa Abi sudah tidur ya?" gumam Bu Dewi yang kemudian dengan perlahan memutar gagang pintu kamar Abi.


Perlahan pintu kamar Abi pun mulai terbuka dan Bu Dewi melihat anaknya itu sedang tidur di atas ranjangnya tanpa berganti pakaian.

__ADS_1


Bu Dewi berjalan mendekat ke arah tempat tidur Abian dan dia menggelengkan kepalanya setelah melihat Abian yang belum ganti pakaian sepulang dari kerja tadi.


"Ada apa dengan anak ini? kenapa dia sampai gak mau ganti baju dan membersihkan dirinya dulu dan lebih memilih langsung tidur begitu saja," gumam bu Dewi sambil mengusap ujung kepala Abian.


"Bi....," panggil Bu Dewi sambil menepuk-nepuk dengan halus lengan Abian.


Tapi Abi tetap saja tidak mau bangun dari tidurnya sepertinya dia kecapekan dan tertidur dengan pulas sekali sampai tidak mendengar mamanya yang membangunkan nya.


Karena Abi gak bangun-bangun meski Bu Dewi sudah membangunkannya sedari tadi, akhirnya Bu Dewi memilih untuk keluar dari kamar Abi dan membiarkan Abian tetap tidur.


Bu Dewi keluar dari kamar Abi dan kembali menutup pintu kamar Abi dengan perlahan takut mengganggu tidur Abian.


Lalu Bu Dewi kembali berjalan menuju ke meja makan di mana pak Yuda sudah menunggunya sedari tadi.


"Abi mana ma? Kok gak ikut ke sini?" tanya pak Yuda yang melihat Bu Dewi berjalan sendirian saja.


"Aku gak tega membangunkan Abi pa, sepertinya dia sangat capek sekali sampai-sampai tadi dia gak ganti baju dan membersihkan dirinya sebelum tidur," tutur Bu Dewi.


Pak Yuda mengangguk-anggukkan kepalanya sambil menatap istrinya.

__ADS_1


__ADS_2