
Mala yang mendengar ucapan Abi barusan sedikit tersinggung dan ia menggerutu dalam hati " Kenapa Reyna saja yang di sebut sama Abi padahal kan aku juga mau pulang, sudah jelas tadi kalau aku juga mau pulang, hufghhh... Abi ngeselin banget sih padahal papa dan mamanya care banget sama aku eh.. dia malah enggak," gerutu Mala sambil melirik pada Abi dan Reyna yang sudah berdiri dari tempat duduknya.
"Mmm ... Bi, aku juga dianterin kan...?" tanya Mala basa-basi pada Abian.
"Ya," jawab Abi datar.
Mala mengerucutkan bibirnya agak kesal dengan sikap Abi yang seperti itu tapi dia berusaha untuk diam saja karena ia bertekad harus bersikap baik di mata Abi, mama dan papanya.
"Om, Tante saya pamit pulang dulu dan terimaksih untuk makan malamnya," ujar Reyna sambil menyalami tangan mama dan papa Abian.
Bu Dewi dan pak Yuda tersenyum sambil menganggukkan kepalanya pada Reyna, lalu Mala yang melihat hal itu juga ikutan pamit sambil menyalami tangan papa dan mamanya Abi.
"Bi, hati-hati bawa mobilnya ya," pesan Bu Dewi pada Abian.
"Iya ma," jawab Abi.
Lalu mereka bertiga pun beranjak pergi dari ruang tengah itu dan berjalan menuju ke halaman rumah di mana mobil Abi di parkir di sana.
Kemudian mereka bertiga pun masuk ke dalam mobil dan menduduki tempat semula di mana Reyna duduk di bagian depan di samping Abi sedangkan Mala duduk di kursi tengah di belakang Abi dan Reyna.
__ADS_1
Lalu Abian mengemudikan mobilnya melaju meninggalkan halaman rumahnya.
Suasana di dalam mobil kembali hening dan hanya terdengar suara audio music mobil saja.
Sebenarnya Mala jengah juga dengan suasana yang seperti itu lalu dengan sengaja Mala menguap.
"Kamu ngantuk Mala?" tanya Reyna yang mendengar Mala di belakang menguap.
"Iya Rey, aku mulai ngantuk nih," ucap Mala sambil menyandarkan kepalanya di punggung kursi mobil.
"Kamu tiduran aja di situ, biar nanti kalau sudah sampai rumahmu di bangunin sama Abi, ya kan Bi?" Reyna menoleh pada Abi yang sedang fokus menyetir.
Mala merasa mendapatkan bahan pembicaraan dan akhirnya Mala juga ikut ngomong.
"Bener ya Bi, nanti aku dibangunin...?" tanya Mala pada Abi.
"Ya," jawab Abi tanpa menoleh pada Mala.
"Kalau begitu aku rebahan di sini aja," ujar Mala sambil merebahkan tubuhnya di kursi mobil itu.
__ADS_1
Reyna menoleh ke belakang dan tersenyum melihat Mala yang sudah merebahkan tubuhnya di kursi sambil memejamkan matanya.
"Bi, Mala tidur sungguhan itu lihat dia sudah memejamkan matanya," ucap Reyna pada Abi.
"Hmm," jawab Abi sambil tetap fokus ke depan.
"Nanti jangan lupa bangunin Mala ya Bi kalau sudah sampai rumahnya," kata Reyna lagi.
Abian menoleh pada Reyna dengan mengerutkan kedua alisnya dan berkata pada Reyna " Kamu aja nanti yang bangunin ya Rey," kata Abi.
"Kan aku turun duluan Bi," ucap Reyna.
"Iya nanti pas kamu turun itu kamu bangunin Mala ya," pinta Abi lagi pada Reyna.
Reyna menatap Abian sambil menipiskan bibirnya, dia merasa kalau Abi enggan untuk membangunkan Mala nanti.
"Rey?" Abi menunggu jawaban Reyna.
"Mmm ... iya udah nanti aku yang bangunin Mala," ujar Reyna.
__ADS_1
Abi menoleh lagi pada Reyna dan tersenyum padanya sambil mengelus kepala Reyna.