
Dari arah dalam terlihat bibik sedang berjalan menuju kearah Abian dan Reyna dengan membawa nampan yang berisi dua gelas teh hangat.
Bibik tersenyum bahagia melihat Abian dan Reyna sedang bergurau.
"Non permisi, ini teh nya non dan mas Abian," kata bibik sambil meletakkan dua gelas teh itu di atas meja tempat Abian dan Reyna duduk.
"Oh iya Bik, terimaksih ya Bik," kata Reyna sambil tersenyum pada bibik.
"Iya non, sama-sama," lalu bibik pergi masuk ke dalam lagi.
"Bi, minum tehnya mumpung masih hangat," ujar Reyna pada Abian.
"Ya," ujar Abian sambil meraih gelas yang berisi teh tersebut dan mulai meminumnya sampai habis.
"Yuk berangkat sekarang," ajak Reyna pada Abian sambil berdiri di hadapan Abian.
"Kenapa buru-buru Rey, ini masih jam berapa?" kata Abian sambil memegangi lengan Reyna.
"Aku ada meeting hari ini Bi.....," kata Reyna pada Abian sambil mengangkat alisnya menatap Abian.
"Meeting? lagi?" tanya Abian sambil mengerutkan alisnya.
"Iyya."
"Masih belum selesai meeting nya yang kemaren?" tanya Abian agak kesal.
__ADS_1
"Iya, meeting kemaren di lanjut pagi ini lagi."
"Hmmmm," Abian bergumam sambil mencibirkan bibirnya menatap Reyna.
"Kenapa Bi....?" tanya Reyna heran.
"Gak apa-apa, cuma kamu nanti harus ingat jangan sampai terlambat makan siang lagi seperti kemaren."
"Oh.....itu, iya iya aku gak akan telat makan lagi, janji," kata Reyna sambil tersenyum meyakinkan Abian.
"Oke, awas kalau sampai telat lagi."
"Iya.....sayang......," ujar Reyna sambil Bergelayut manja pada Abian.
"Ayo berangkat," Abian menggandeng lengan Reyna sambil berjalan menuju keluar rumah.
"Ada apa?" tanya Abian heran.
"Aku belum pamit bibik," ujar Reyna sambil berlari ke belakang mencari bibik.
"Bik.....aku berangkat ya," kata Reyna setelah menemukan bibik sedang beres-beres di dapur.
"Iya non, hati-hati di jalan ya non," pesan bibik pada Reyna.
"Iya Bik," jawab Reyna yang kemudian melangkah pergi meninggalkan bibik yang masih beres-beres di dapur.
__ADS_1
Kemudian Reyna berjalan menghampiri Abian yang masih berdiri di teras rumah menunggu dirinya.
"Yuk Bi," ujar Reyna pada Abian.
Kemudian Abian dan Reyna berjalan menuju ke arah mobil Abian yang di parkir di halaman rumah Reyna.
Setelah mereka berdua masuk ke dalam mobil, Abian pun bergegas menyalakan mobilnya dan tak lama mobil Honda Civic itupun melaju pergi meninggalkan rumah Reyna.
Beberapa menit kemudian mereka pun sampai di kantor tempat keduanya bekerja.
"Bi, aku duluan ya," kata Reyna ketika sampai di depan ruang kantornya.
"Ya," jawab Abian dengan tersenyum pada Reyna.
Setelah Reyna masuk ke dalam kantornya, Abian pun berjalan menuju ke ruang kerjanya.
"Hai Bi, baru datang kamu?" sapa Mala pada Abian yang melintas di ruangan nya.
"Iya," jawab Abian sambil terus melangkah menuju ke ruang kerjanya.
Mala memperhatikan Abian terus sampai Abian menghilang dari pandangan nya.
Abian masuk ke dalam ruang kantornya dan duduk di kursi kerjanya sambil mulai mempersiapkan pekerjaan yang akan di kerjakan nya pagi ini.
Abian mulai mengerjakan pekerjaan kantornya dan tiba-tiba terdengar suara Mala yang masuk ke dalam ruang kantornya.
__ADS_1
"Bi, kamu lagi sibuk?" tanya Mala berbasa-basi sambil berjalan mendekat ke arah meja Abian.
Abian menghentikan tangannya yang lagi mengutak-atik lap topnya, sambil melihat ke arah Mala.