
Mala segera berjalan ke arah basemen di mana mobilnya di parkir di sana.
Dan setelah sampai di basemen dengan segera Mala masuk ke dalam mobilnya yang berwarna silver itu.
Lalu tak berapa lama kemudian Mala sudah menjalankan mobilnya dengan cepat melaju meninggalkan gedung kantornya dan menuju ke rumah Abian.
Mala melewati jalanan yang penuh lalu lalang kendaraan, dan tak berapa lama dia pun sampai juga di rumah Abian.
Mala memarkir mobilnya di halaman rumah Abian dan dengan segera Mala berjalan menuju ke rumah Abi.
"Tok, tok, tok..." Mala mengetuk pintu rumah itu dan tak lama kemudian keluar bibik yang membukakan pintu untuk Mala.
"Bik, aku mau ketemu sama Bu Dewi," ujar Mala pada asisten rumah tangga Abian itu.
"Oh iya non, tunggu sebentar ya," ucap bibik yang kemudian berjalan masuk ke dalam.
Bibik berjalan menghampiri Bu Dewi yang sedang santai melihat acara televisi di ruang tengah.
"Buk, di depan ada non Mala mau ketemu sama ibuk katanya," ujar bibik pada Bu Dewi.
__ADS_1
"Suruh masuk ke sini saja bik," kata Bu Dewi pada bibik.
"Baik buk," ucap bibik yang kemudian kembali lagi berjalan ke ruang tamu untuk menemui Mala.
"Non Mala di suruh masuk ke dalam sama Bu Dewi, Bu Dewi ada di ruang tengah," ujar bibik pada Mala yang sudah menunggunya.
"Iya Bik, makasih ya," kata Mala sambil tersenyum pada bibik.
Lalu Mala bergegas masuk ke dalam ruang tengah dan menemui Bu Dewi yang sedang duduk santai sambil menikmati acara televisi.
"Tante," sapa Mala setelah mendekat ke arah Bu Dewi.
"Iya Tante," ujar Mala yang lalu duduk di sebelah Bu Dewi.
"Kamu mau ngomong soal apa Mala?" tanya Bu Dewi ketika Mala sudah duduk di sebelahnya.
Mala menatap Bu Dewi sambil menunjukkan wajah sedihnya " Mmm ... begini Tante, saya mau minta bantuan sama Tante," ujar Mala.
"Bantuan apa Mala?" tanya Bu Dewi lagi.
__ADS_1
"Mmm ... begini Tante, tadi itu saya mendapat ancaman dari Beno, dia bilang kalau saya tidak jadian sama Abian dia akan melakukan sesuatu pada saya Tante..." ujar Mala dengan memelas.
"Maksudnya melakukan sesuatu apa Mala?" tanya Bu Dewi lagi gak ngerti.
"Beno akan menyakiti saya Tante dan dia akan terus menerus meneror saya dan membuat hidup saya tidak tenang Tante."
"Terus, apa yang bisa Tante lakukan...?" ucap Bu Dewi.
"Tante bantuin Mala untuk bisa jadi pacarnya Abian Tante."
Bu dewi terkejut dengan permintaan Mala, lalu Bu Dewi spontan berkata "Tapi kan Abian sudah punya Reyna?" ucap Bu Dewi pada Mala.
"Iya Tante... Mala tahu itu...ini gak sungguhan kok Tante, Mala cuma mau minta tolong sama Abian untuk menjadi pacar bohongan Mala," ujar Mala.
"Maksudnya, kamu cuma pura-pura jadi pacarnya Abian gitu?" tanya Bu Dewi lagi.
Mala menganggukkan kepalanya pada Bu Dewi " Iya Tante, biar Beno gak ganggu Mala lagi dan gak nyakitin Mala lagi...Tante mau kan bantuin Mala," ujar Mala sambil pasang muka sedih di depan Bu Dewi.
"Tante akan coba ngomong sama Abian nanti ya," ucap Bu Dewi pada Mala karena Bu Dewi juga merasa sudah punya hutang Budi pada Mala jadi sekarang Bu Dewi harus menolong Mala.
__ADS_1