Dua Cinta Untuk Abian

Dua Cinta Untuk Abian
Bab. 15


__ADS_3

Setelah beberapa menit dalam perjalanan akhirnya Mala sampai juga di rumah Abian.


Kemudian Mala memasuki pelataran rumah Abian dan memarkir mobilnya di halaman rumah Abian itu.


Mala berjalan menuju pintu rumah Abian dan dengan perlahan Mala mulai mengetuk pintu rumah itu.


"Tok tok tok ....."


Dan tak berapa lama muncul seorang perempuan yang usianya sekitar lima puluhan wajahnya terlihat masih cantik dan tampak sangat anggun sekali dan perempuan itu tak lain adalah ibu Dewi mamanya Abian sendiri.


Mala tersenyum pada Bu Dewi sambil menganggukkan kepalanya tanda hormat.


Dan Bu Dewi pun tersenyum dengan ramah pada Mala.


"Mau cari siapa ya?" tanya Bu Dewi kemudian pada Mala.


"Mmm .... saya teman sekantornya Abian Tante," ujar Dewi.


"Oh....teman nya Abian, sudah janjian sama Abian?" tanya Bu Dewi lebih lanjut.


"Belum sih Tante, saya memang gak bilang-bilang pada Abian kalau mau ke sini," kata Mala pada Bu Dewi.


"Oh....kalau begitu ayo masuk masuk," ajak Bu Dewi pada Mala mempersilahkan untuk masuk.

__ADS_1


"Iya Tante makasih, oh ya Tante ini saya tadi masak rendang kesukaan nya Abian," ujar Mala sambil menyodorkan kotak yang berisi rendang yang di bawanya tadi.


"Oh ...... kamu baik sekali, tahu juga kalau Abian sukanya sama rendang.


Mala tersipu malu mendengar Bu Dewi memujinya.


"Ngomong-ngomong terimakasih ya sudah repot-repot bawakan rendang buat Abian."


"Gak kok Tante, saya gak repot malah saya senang bisa masakin makanan kesukaan Abian," kata Mala dengan bangga.


"Oh ya ngomong-ngomong nama kamu siapa?" tanya Bu Dewi lebih lanjut.


"Mmm ... nama saya Mala Tante."


"Ah Tante ada-ada saja," ucap Mala jadi tersipu.


"Tapi gimana ini ya Abian masih tidur itu, dia memang suka bangun siang kalau hari Minggu begini," kata Bu Dewi pada Mala.


"Gak apa-apa Tante, saya ngobrol sama Tante saja."


"Oh ya sudah kalau begitu, sebentar ya Tante buatin kamu minuman," ujar Bu Dewi sambil bangkit dari tempat duduknya hendak masuk ke dalam.


"Gak usah repot-repot Tante," kata Mala pada Bu Dewi.

__ADS_1


"Enggak gak apa-apa kok," kata Bu Dewi sambil tersenyum dan terus melangkah masuk kedalam rumahnya .


Mala memperhatikan Bu Dewi sampai dia menghilang masuk ke dalam rumahnya.


"Ternyata mamanya Abian itu orangnya sangat ramah banget," Mala bermonolog.


Mata Mala menyapu ke seluruh ruangan rumah Abian yang tampak agak mewah dan dari arah dalam tampak Bu Dewi keluar sambil membawakan nampan yang berisi segelas minuman.


Lalu Bu Dewi berjalan mendekat ke arah Mala dan setelah itu Bu Dewi meletakkan minuman itu di atas meja tempat Mala duduk.


"Maaf ya Tante jadi ngerepotin Tante," ucap Mala sambil menundukkan kepalanya.


"Enggak gak ngerepoti kok," ujar Bu Dewi sambil tersenyum dengan anggun nya pada Mala.


"Mmm .... oh ya, kamu sudah lama kerja di


CV. cipta persada?" tanya Bu Dewi pada Mala.


"Iya Tante," jawab Mala.


Bu Dewi mengangguk-angguk kan kepalanya lalu Bu Dewi bertanya lagi pada Mala.


"Kalau begitu kamu dan Abian juga sudah lama berteman nya?"

__ADS_1


"Mmm .... sebenarnya saya baru aja dekat sama Abian Tante, semenjak.....," Mala tak melanjutkan kata-katanya.


__ADS_2